Miris ! Di Surabaya Masih Ada Rumah Tak Layak Huni

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah saat mengunjungi tempat tinggal sangat tidak layak huni di Kelurahan Siwalankerto, Kecamatan Wonocolo, Surabaya, Jumat (28/1) kemarin.
Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah saat mengunjungi tempat tinggal sangat tidak layak huni di Kelurahan Siwalankerto, Kecamatan Wonocolo, Surabaya, Jumat (28/1) kemarin.

i

Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah Tuntut RT RW Lebih Peka Kondisi Warganya 

 

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Di tengah kemegahan kota Surabaya masih banyak masyarakat yang memiliki rumah tidak layak huni. Hal itu terungkap saat Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya Laila Mufidah saat berkunjung ke Kelurahan Siwalankerto, Kecamatan Wonocolo. 

 

Laila, dibuat tidak percaya ketika melihat rumah rumah tidak layak huni milik Aisyah (35) warga Kelurahan Siwalankerto, Kecamatan Wonocolo. "Kalau ini bukan saja tidak layak huni. Tapi rumah ini sudah sangat memprihatinkan. Kasihan, bertahun-tahun Ibu Aisyah tinggal di rumah seperti ini," ungkap Laila Mufidah begitu tiba di rumah Aisyah, Jumat (28/1) kemarin. 

Aisyah bersama anaknya yang masih usia TK tinggal di rumah yang membahayakan itu. Tidak saja tembok rumah yang rapuh, bolong, atap dibiarkan bocor menganga, dan berlantai semen. 

Karena kerap bocor hingga lantai seperti tanah karena semennya sudah rusak. Bertahun-tahun, keluarga Aisyah berusaha bertahan dengan kondisi tersebut. Aisyah bersama suami sebelumnya tinggal di rumah ukuran sekitar 5x7 meter itu.

Namun karena tidak kuat dengan keadaan, perempuan yang menjadi orang tua tunggal ini memilih numpang di rumah orang tuanya. Rumah ibu Aisyah ukurannya sangat kecil. Persis bersebelahan dengan rumah Aisyah. Anaknya yang masih TK juga ikut neneknya.

"Kira-kira ada empat tahun lebih rumah saya begini. Saya tinggal bersama emak," ucap Aisyah, yang kurang sempurna dalam berbicara. 

Perempuan yang ditinggal suami dengan satu anak ini pasrah dengan keadaan. Laila makin iba. Politisi perempuan PKB ini juga melihat sendiri kondisi Aisyah mengalami keterbelakangan mental. 

Laila pun menguatkan hati Asisyah dengan merangkul pundak orang tua tunggal tersebut. Setelah ngobrol dengan warga Siwalankerto itu, pimpinan DPRD ini berharap keluarga Aisyah bisa menjadi prioritas dalam Program intervensi Pemkot Surabaya. 

Melihat kondisi tersebut Laila Mufidah mendesak agar camat, lurah, sampai RT dan RW Sebagai perwakilan Pemkot Surabaya harus peka dengan kondisi warganya di setiap kampung. Alq

Berita Terbaru

Stok Mulai Menipis, Harga Cabai Rawit di Kota Batu Tembus Rp60 Ribu per Kg saat Kemarau

Stok Mulai Menipis, Harga Cabai Rawit di Kota Batu Tembus Rp60 Ribu per Kg saat Kemarau

Selasa, 06 Okt 2026 13:54 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 13:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Dipicu oleh makin terbatasnya pasokan dari tingkat produsen, mengakibatkan harga komoditas cabai rawit di tingkat petani kawasan Kota…

DPRD Jatim: Kejar Pengembang Judi Daring, Jangan Hanya Penjarakan Pemain

DPRD Jatim: Kejar Pengembang Judi Daring, Jangan Hanya Penjarakan Pemain

Selasa, 06 Okt 2026 13:33 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 13:33 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Dampak judi daring di Jawa Timur dinilai tak berhenti pada kerugian ekonomi. Praktik tersebut juga mulai memicu persoalan sosial di t…

Minat Menabung Menguat, Danamon Dorong Pertumbuhan Dana Nasabah dan Aktivitas Transaksi

Minat Menabung Menguat, Danamon Dorong Pertumbuhan Dana Nasabah dan Aktivitas Transaksi

Selasa, 06 Okt 2026 13:30 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 13:30 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Minat masyarakat untuk menyimpan dana sebagai langkah antisipasi terhadap kebutuhan dan ketidakpastian ekonomi dinilai semakin m…

Aturan Sertifikasi Diabaikan, Seleksi Direksi Beresiko Cacat Prosedur

Aturan Sertifikasi Diabaikan, Seleksi Direksi Beresiko Cacat Prosedur

Selasa, 06 Okt 2026 12:37 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 12:37 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Magetan - Proses seleksi calon Direksi Perumdam Lawu Tirta Kabupaten Magetan dinilai berpotensi cacat prosedur. Panitia Seleksi (Pansel) d…

Puluhan Dispensasi Kawin Diajukan di Magetan, Mayoritas Hamil di Luar Nikah

Puluhan Dispensasi Kawin Diajukan di Magetan, Mayoritas Hamil di Luar Nikah

Selasa, 06 Okt 2026 12:24 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 12:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pengadilan Agama (PA) Magetan mencatat sebanyak 40 perkara dispensasi kawin sepanjang 2026, yang mana mayoritas permohonan diajukan…

Kabar Manis! Harga Jagung di Magetan Naik 27 Persen, Tembus Rp7.400 per Kg

Kabar Manis! Harga Jagung di Magetan Naik 27 Persen, Tembus Rp7.400 per Kg

Selasa, 06 Okt 2026 12:22 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 12:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sejumlah petani di Kabupaten Magetan kini mendapat kabar manis memasuki panen raya. Pasalnya, saat ini harga jagung pipil kering di…