Kementerian Pertanian RI Melalui Direktorat Serealia Lakukan Kunjungan Kerja ke Kabupaten Blitar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Blitar Hj. Mak Rini Syarifah saat menerima rombongan di Pendapa Agung Ronggo Hadi Negoro. SP/Hadi Lestariono
Bupati Blitar Hj. Mak Rini Syarifah saat menerima rombongan di Pendapa Agung Ronggo Hadi Negoro. SP/Hadi Lestariono

i

Agenda Melihat Langsung Inovasi Bercocok Tanam Teknik Biosaka Tanpa Pupuk Kimia

 

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Rombongan Dirjen Tanaman dan Pangan Kementerian Pertanian yang diwakili team Direktorat Serealea ke wilayah Kabupaten Blitar pada Kamis (12/05). Kedatangan rombongan itu diterima langsung oleh Bupati Blitar Hj. Rini Syarifah di Pendapa Agung Ronggo Hadi Negoro.

Turut mendampingi Bupati  beberapa kepala OPD terkait diantaranya Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertapa) Kabupaten Blitar Ir Wawan Widianto, Asisten II Setda Ulfie Zulfiqar Zuqsas dan Kabag Perekonomian Setda Sri Wahyuni.

Sedang rombongan Direktorat Serealia Kementan RI terdiri dari para ahli dari kalangan akademisi dan peneliti.

Dalam kesempatan ini Bupati Blitar, Hj. Mak Rini mengucapkan terimakasih atas kunjungan dan apresiasi Kementan RI atas inovasi bercocok tanam teknik biosaka yang ditemukan oleh petani asal Desa/Kecamatan Wates  Kabupaten Blitar, Mak Rini panggilan akrab Bupati Blitar ini berharap dengan kunjunganya ke Blitar kedepannya Biosaka dapat dikembangkan di seluruh Indonesia untuk memajukan sektor pertanian.

‘’Biosaka ini sebenarnya sudah cukup lama, sejak tahun 2019. Tapi baru sekarang dilirik oleh Kementan RI. Hari ini Kementan membawa peneliti dan profesor untuk meneliti biosaka. Nanti akan dilihat komposisi dari biosaka ini seperti apa. Mudah-mudahan hasilnya baik dan biosaka bisa dipakai oleh petani di seluruh Indonesia untuk mengurangi beban subsidi pupuk,’’ kata Mak Rini. 

Sedang Direktur Serealia Ditjen Tanaman Pangan Kementan RI,  Dr Ir Moh Ismail W mengatakan biosaka adalah inovasi dan terobosan hebat yang manfaatnya sangat dirasakan petani di tengah situasi mahalnya harga pupuk kimia. Pihaknya memuji produk pupuk organik biosaka yang dalam penerapanya telah berhasil meningkatkan produksi panen.

‘’Kabupaten Blitar telah sukses menciptakan produk organik bernama Biosaka. Ini kreatif yang luar biasa. Untuk itu kita perlu support untuk akademik dan ilmiahnya. Sehingga hari ini kami datang kesini membawa peneliti untuk berdiskusi dengan penemu biosaka, Kadis Dispertapa dan teman-teman pengguna biosaka, untuk itu kami ingin mengetahui secara mendalam bagaimana pupuk ini diciptakan dan diterapkan," ungkap Ismail.  

Untuk diketahui bahwa Biosaka terbuat dari rerumputan yang dicampur dengan air lalu dihancurkan, setelah itu bisa langsung diaplikasikan di lahan untuk semua jenis tanaman. Untuk pemilihan rumput harus memakai rumput yang sehat yang tidak tercampur bahan kimia dan harus diketahui masa pertumbuhan rumput berada di fase vegetatif atau generatif.

Sementara dalam penjelasanya dihadapan dari Direktur Serelea yang terdiri dari 6 Profesor saat pertemuan di Kantor Dinas Pertanian Kab Blitar  penemu Biosaka tanpa dengan pupuk Kimia, yakni Muhamad Ansar (38) warga Desa /Kecamatan Wates Kabupaten Blitar menjelaskan kronologisnya temuan Biosaka tanpa Pupuk Kimia, menurut Ansar awalnya hanya coba coba dengan berbagai bahan dedaunan yang diolah sedemikian rupa untuk pupuk tanaman berbagai jenis mulai dari Padi, sampai pohon buah-buahan seperti Melon sampai Lombok sejak tiga tahun lalu, sehingga sampai saat ini sudah ribuan petani mengikuti cara penanaman dengan Biosaka tanpa Pupuk Kimia.

"Awalnya hanya coba coba, saya tidak kuliah ternyata pihak pemerintah Kabupaten Blitar begitu merespon adanya Biosaka sehingga Bapak Bapak Profesor dari kementerian Pertanian rawuh (hadir) di Blitar untuk melihat dan dialog dengan petani, terima kasih Ibu Rini (Bupati Blitar) atas perhatianya terhadap petani yang juga apresiasi adanya Biosaka," tandas Ansar.

Mengakhiri kunjungan rombongan Direktur Serelea dengan 6 profesor dan para ahli bidang Pertanian lakukan dialog di Desa kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar didampingi Kep Kantor Pertanian Ir.Wawan Widianto, beberapa OPD Pemkab blitar termasuk Asisten Ekonomi dan Pangan Pemkab Blitar Ir.Ulfie Zulfikar Zuazus MM. Dinas Kominfo Kab Blitar/Les

Berita Terbaru

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAG.com, Surabaya - Universitas Airlangga sedang menggelar event AICECS, Airlangga International Cultural Environmental Community Service sebagai wadah…

45 Lapak PKL di Telaga Ngebel Ponorogo Terancam Dibongkar, Pedagang Keluhkan Minim Sosialisasi

45 Lapak PKL di Telaga Ngebel Ponorogo Terancam Dibongkar, Pedagang Keluhkan Minim Sosialisasi

Jumat, 30 Okt 2026 13:17 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Sebanyak 45 tempat usaha milik pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, terancam d…

Pegiat Lingkungan Desak Eksplorasi Geotermal Ngebel Dihentikan, Khawatir Picu Krisis Air

Pegiat Lingkungan Desak Eksplorasi Geotermal Ngebel Dihentikan, Khawatir Picu Krisis Air

Jumat, 30 Okt 2026 13:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Rencana eksplorasi panas bumi atau geotermal di Dukuh Brambang Rt 01 Rw 01 Desa Gondowido Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, J…

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…