Komisi D Minta Perawatan Jalan Ponorogo - Pacitan Ditangani Serius

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Komisi D Surawi (batik biru), Wakil Ketua Edi Paripurna dan Heri Romadhon (kanan) saat kunjungan di Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pengelolaan Jalan dan Jembatan Madiun, Rabu (18/5).
Anggota Komisi D Surawi (batik biru), Wakil Ketua Edi Paripurna dan Heri Romadhon (kanan) saat kunjungan di Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pengelolaan Jalan dan Jembatan Madiun, Rabu (18/5).

i

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Komisi D DPRD Jatim mencatat ada sejumlah titik jalan provinsi di Pacitan – Ponorogo dalam kondisi kritis dan sudah lama. Hanya saja ada sejumlah kendala dalam penanganan jalan kritis ini.

“Yang pertama hingga saat ini belum ada desain perbaikan jalan. Selain itu kendala lainnya adalah terkait anggaran yang minim,” ujar Surawi Anggota Komisi D DPRD Jatim saat melakukan kunjungan dengan Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pengelolaan Jalan dan Jembatan Madiun, Rabu (18/5). 

Politisi Partai Demokrat ini menambahkan jika hal ini tidak ditangani secara serius maka akan sangat membahayakan. Lebih lanjut Surawi mengatakan jika penanganan jalan kritis ini dilakukan sepotong-sepotong juga tidak menyelesaikan masalah. 

“Maka usulan kami agar dibuat desain yang menyeluruh. Jika perlu multiyear kontrak agar bisa tuntas. Anggarannya memang besar kalau memang mau selesai. Karena ini kondisi jalan Pacitan – Ponorogo ini sangat kritis,” jelasnya. 

Surawi mengatakan berdasarkan keterangan Kepala UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan Madiun Agus Sutanto, yang menjadi persoalan saat ini adalah hingga saat ini desain itu belum ada pilihan.

“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama baik Dinas PU Bina Marga maupun Komisi B DPRD mendorong percepatan pembangunan itu supaya tidak menjadi lebih parah,” katanya.

Menurutnya karena ini jalan provinsi yang menjadi tanggung jawab provinsi. Akan tetapi harus ada upaya untuk mencari diskresi sumber dana bisa melalui bantuan APBN atau melalui hibah jalan daerah. 

“Yang jelas kita harus mencari solusi agar itu tidak semakin kritis. Ini tidak bisa kita biarkan berlarut-larut kasihan masyarakat nanti yang menjadi korban. Kami mengapresiasi penanganan yang dilakukan UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan Madiun, tetapi harus diketahui anggarannya sangat terbatas tidak cukup memadai dengan kondisi jalan yang ada,” terangnya.

Sementara itu Kepala UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan Madiun Agus Sutanto mengatakan sebenarnya untuk anggaran jalan Ponorogo – Pacitan belum bisa menghitung karena hingga saat ini desainnya belum ada. Ia mengaku saat ini berupaya agar jalan tersebut bisa dilalui dua arah. 

“Dalam waktu dekat informasi dari Dinas PU Bina Marga desainnya sudah selesai. Sebenarnya upaya yang kami lakukan adalah mendatangkan ahli desain dari Universitas Gajah Mada (UGM) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Persoalan lainnya adalah sejauh ini jalan kritis Ponorogo – Pacitan ini adalah tanah gerak, sehingga kami terus melakukan penimbunan setiap dua minggu sekali karena ada penurunan jalan sekitar 30 cm. Kalau ditotal dari 2019 sampai sekarang kami sudah melakukan penimbunan sudah 4 meter,” pungkas anggota Fraksi Partai Demokrat ini. rko

Berita Terbaru

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

Selasa, 13 Okt 2026 21:30 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 21:30 WIB

SurabayaPagi, Sukoharjo - PT PLN (Persero) mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui kemitraan layanan pembayaran tagihan dan…

Bupati Madiun Targetkan Produktivitas Padi 10 Ton per Hektare

Bupati Madiun Targetkan Produktivitas Padi 10 Ton per Hektare

Selasa, 13 Okt 2026 21:13 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 21:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sebagai salah satu wilayah lumbung pangan di wilayah Jawa Timur, Bupati Madiun Hari Wuryanto menargetkan produktivitas padi men…

Bupati Sumenep : Kepastian Hukum Penyusunan RDTR Dukung Pembangunan Daerah

Bupati Sumenep : Kepastian Hukum Penyusunan RDTR Dukung Pembangunan Daerah

Selasa, 13 Okt 2026 20:58 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 20:58 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep  – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menekankan pentingnya kepastian hukum dalam penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) untuk m…

Sidak RSUD Ponorogo, DPRD Soroti Ruang Tunggu Poliklinik Berdesakan hingga Antrean Obat

Sidak RSUD Ponorogo, DPRD Soroti Ruang Tunggu Poliklinik Berdesakan hingga Antrean Obat

Selasa, 13 Okt 2026 17:56 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 17:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Komisi D DPRD Kabupaten Ponorogo menyoroti sejumlah persoalan pelayanan di rumah sakit umum daerah (RSUD) setelah melakukan…

Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewwu Blitar Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewwu Blitar Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Selasa, 13 Okt 2026 15:55 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi terjadi kebakaran di wilayah Kabupaten Blitar, kali ini sebuah Toko bangunan 999 milik LS.49  warga Desa Sukosewu Kec.Gandusari …

MTQ Difabel di Lamongan, Diikuti Ratusan Kafilah dari Jawa Hingga Bali

MTQ Difabel di Lamongan, Diikuti Ratusan Kafilah dari Jawa Hingga Bali

Selasa, 13 Okt 2026 15:46 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Tidak biasanya Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Difabel 2026 yang digelar di Lamongan, diikuti ratusan peserta dari Jawa dan Bali, …