Laila Mufidah Ajak Semua Elemen Masyarakat Bergandengan Tangan Ciptakan Kampung Ramah Anak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kasus Kekerasan terhadap anak masih tinggi, maka dari itu sikap ramah kepada anak menjadi atensi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Wakil Ketua KPAI Rita Pranawati menyampaikan, setiap anak mempunyai hak yang sama sebagai warga negara. Oleh karena itu, jangan sampai melakukan tindakan semena-mena dan diskriminasi terhadap anak, agar kelak menjadi generasi dan pemimpin penerus bangsa hebat. 

Rita mengatakan, sejauh ini KPAI telah melakukan berbagai upaya untuk melindungi anak-anak di Indonesia. Ketika ada anak-anak yang mengalami tindakan kekerasan, KPAI dan Pemkot Surabaya akan memberikan perlindungan dan pengawasan. 

"Anak-anak jangan pernah takut ketika mengalami tindak bullying dan kekerasan. Bisa melapor ke orang tua biar nanti diselesaikan di Puspaga terdekat. Begitu pula ketika ada masalah dengan orang tua, bisa juga dibantu oleh Pusat Pendidikan Keluarga (Puspaga)," kata Rita. 

Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Surabaya Laila Mufidah menegaskan dirinya mendukung penuh upaya serius Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang akan mengembangkan RT ramah anak. Dengan mengajak semua warga berkolaborasi, setiap RT harus bergandengan tangan dengan semua pihak. 

Bersama perguruan tinggi, masyarakat pegiat anak, hingga paikolog menangkap potensi anak-anak di setiap RT. Balai RW akan diberdayakan sebagai lembaga pendidikan dan pengembangan diri masyarakat bersama anak-anak. 

Namun demikian, Pimpinan DPRD Surabaya menegaskan bahwa kondisi ekonomi dan sosial warga akan sangat memengaruhi budaya dan tradisi anak-anak di kampung. 

Latar belakang keluarga sangat memengaruhi perilaku keluarga dan warga terhadap anak. Laila menandaskan bahwa usia anak tugasnya adalah belajar dan belajar. Jangan sampai usia anak dipaksa untuk bekerja untuk ikut mencukupi kebutuhan keluarga. 

"Tugas kita semua, Pemkot, kami di DPRD dengan dukungan anggaran untuk mensejahterakan warga. Mengajak pihak ketiga untuk peduli Mensejahterakan mereka. Budaya ramah anak juga dipengaruhi kondisi ini," urai Laila yang pernah menjadi Bunda PAUD ini. 

Sistem pendidikan keluarga dan lingkungan sangat menentukan budaya ramah anak ini. Warga kampung harus mendukung agar iklim pengembangan potensi anak makin maksimal. Namun Laila menegaskan semua langkah harus riil dan taktis. 

"Kita bangga dangan predikat kota ini layak Anak tingkat nasional Berkali-kali. Tapi kami lebih bangga jika kota ini tidak ada lagi kekerasan terhadap anak. Kasus kekerasan anak tidak terjadi dan masa depan anak terjamin," tandas Laila. Alq

Berita Terbaru

Bidik Peningkatan PAD, Pemkab Ponorogo Hadirkan Wisata Malam di Telaga Ngebel

Bidik Peningkatan PAD, Pemkab Ponorogo Hadirkan Wisata Malam di Telaga Ngebel

Senin, 02 Nov 2026 12:46 WIB

Senin, 02 Nov 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Dalam rangka menarik lebih banyak wisatawan sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Perkuat Pencegahan Narkoba, Pemkab Probolinggo Deklarasikan 10 Desa Bersinar

Perkuat Pencegahan Narkoba, Pemkab Probolinggo Deklarasikan 10 Desa Bersinar

Senin, 02 Nov 2026 12:40 WIB

Senin, 02 Nov 2026 12:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo mulai meluncurkan deklarasi 10 Desa…

Terafiliasi Judol, Ribuan Penerima Bansos di Tulungagung Terancam Dicabut

Terafiliasi Judol, Ribuan Penerima Bansos di Tulungagung Terancam Dicabut

Senin, 02 Nov 2026 12:14 WIB

Senin, 02 Nov 2026 12:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sebanyak ribuan para penerima manfaat bantuan sosial (bansos) di Tulungagung terancam dicabut haknya lantaran kedapatan…

Diduga Masuk Kamar Kos bersama Perempuan Lain, Oknum Guru di Rowokangkung yang Sudah Beristri Akui Perbuatannya

Diduga Masuk Kamar Kos bersama Perempuan Lain, Oknum Guru di Rowokangkung yang Sudah Beristri Akui Perbuatannya

Senin, 02 Nov 2026 11:51 WIB

Senin, 02 Nov 2026 11:51 WIB

SURABAYAPAGI,  Lumajang- Semboyan “Guru Digugu lan Ditiru” yang memiliki makna bahwa seorang guru harus menjadi sosok yang dipercaya, dihormati, serta menjadi t…

Kurang Waspada, Pemuda 22 Tahun Tewas Terlindas Truk R.10 di Kota Blitar

Kurang Waspada, Pemuda 22 Tahun Tewas Terlindas Truk R.10 di Kota Blitar

Senin, 02 Nov 2026 11:50 WIB

Senin, 02 Nov 2026 11:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan maut antara Truk R.10 dan pengendara motor di Jalan Kenari Kel. Plosokerep Kec. Sananwetan Kota Blitar pada Minggu 1…

Seragam Gratis Mulai Terdistribusi, Dindik Kota Madiun Siapkan Evaluasi Untuk Tahun Depan

Seragam Gratis Mulai Terdistribusi, Dindik Kota Madiun Siapkan Evaluasi Untuk Tahun Depan

Senin, 02 Nov 2026 11:47 WIB

Senin, 02 Nov 2026 11:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Keterlambatan distribusi bantuan kain seragam sekolah gratis tahun ini menjadi evaluasi Dinas Pendidikan Kota Madiun. Agar tidak…