Kasum TNI Letjen Eko Margiyono Berpesan : Baik-baiklah dengan Masyarakat dan Jangan Sakiti Hati Mereka

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemeriksaan kesiapan para prajurit Yonif 511 yang akan laksanakan tugas. SP/Hadi Lestariono
Pemeriksaan kesiapan para prajurit Yonif 511 yang akan laksanakan tugas. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Tugas operasi bagi prajurit TNI merupakan sebuah kehormatan, untuk itu Kasum TNI Letjen TNI Eko Margiyono mengatakan, salah jika memberangkatkan prajurit yang berbuat kesalahan atau pelanggaran.

"Daerah operasi bukan tempat hukuman, melainkan tempat terhormat. Makanya kamu harus bangga bisa berangkat ke daerah penugasan," tegasnya dalam arahannya saat melakukan Riksiapops (Pemeriksaan kesiapan operasi)  di Yonif 511/DY, Kota Blitar, Jawa Timur, Kamis (11/08/2022) siang.

Untuk itu Perwira tinggi TNI dengan bintang kuning emas di pundaknya ini,  meminta agar anggota Satgas Yonif 511/DY yang akan melaksanakan tugas Pamtas RI-Papua Nugini dapat melakukan tugasnya dengan baik dan tidak berbuat pelanggaran dan patuhi arahan dari komandan kalian.

"Jangan berbuat pelanggaran sekecil apapun. Jangan kau permalukan dirimu sendiri, permalukan kesatuanmu dengan hal-hal tidak keprofesionalan kalian," ujarnya.

 

Lebih lanjut Letjen TNI Murgiyanto menyampaikan, jika tugas pokok kalian disana nantinya adalah melaksanakan pembinaan teritorial.

"Meskipun di sana ada Babinsa, Koramil, kalian harus tetap membantu masyarakat di sana. Kalian harus dapat merangkul semua mereka," pesannya.

"Kalau di sana tidak ada guru, kamulah yang jadi gurunya, kalau tidak ada tenaga kesehatan, kamu yang punya kemampuan dapat menjadi tenaga kesehatan, Itu contoh upaya yang bermanfaat bagi masyarakat," pesanya yang penuh wibawa.

Terkait hak-hak yang akan diterima dalam melakukan penugasan nanti, Kasum TNI memerintahkan kepada Dansatgas Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P dan para perwira untuk menyampaikan seluruhnya kepada para prajurit.

"Sampaikan seluruhnya dengan jelas. Kalau sudah haknya kamu berikan, kamu bisa tuntut kewajibannya. Jangan terbalik-balik, jangan ada yang mengambil hak-hak para anggota," tegas Kasum TNI di hadapan seluruh anggota jajaran Yonif 511 Blitar.

Lebih jauh mantan Pangkostrad itu menekankan dan menegaskan supaya mereka tidak bertindak di luar kewenangan dan melakukan tugas di luar tugas pokok dengan dalih atau alasan apapun.

Terkait keberadaan mereka di daerah penugasan, dirinya juga berpesan agar senantiasa berbuat baik terhadap masyarakat. "Baik-baik kalian dengan masyarakat. Jangan ada yang menyakiti hati rakyat. Saya garis bawahi tugas pokokmu adalah pembinaan teritorial," katanya.

Bagi yang keluarga, Kasum TNI ingin mereka dapat mengatur waktu untuk dapat berkomunikasi dengan keluarga. 

"Silahkan digilir waktunya untuk dapat tetap berkomunikasi dengan keluarga. Paling tidak kalian bisa menyapa anak-anak kalian, karena itu juga merupakan dorongan semangat kalian, silahkan saja diatur," pesannya penuh ke bapakan.

Di akhir arahannya, Letjen TNI Eko Margiyono mengingatkan supaya mereka dapat terus mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.

"Jangan lupa tetap berdoa, apapun agama kalian,  karena manusia itu hanya bisa berusaha dan berdoa, yang menentukan hanya Tuhan YME. Saya berharap kalian berangkat 450 orang dan kembali juga 450 orang lengkap," pungkasnya yang di amini seluruh anggota Badak Hitam.

Kunjungannya Kasum TNI Letjen TNI Eko Margiyono dalam kegiatan tersebut di dampingi  Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Piek Budyakto, Waasops Kasad bidang Siapops Brigjen TNI Irnando Arnold B. Sinaga dan Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Deni Rejeki. Les

Tag :

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…