Mensos Risma Sempatkan Kunjungi RR Balita Korban Penganiayaan di RSUD Ngudi Waluyo Blitar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mensos Tri Rismaharini saat mengunjungi balita korban penganiayaan. SP/Hadi Lestariono
Mensos Tri Rismaharini saat mengunjungi balita korban penganiayaan. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Kunjungan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini ke Blitar pada Minggu (4/9) siang kemarin guna menjenguk balita RR (3) yang menjadi korban dugaan penganiayaan oleh orang tua angkatnya. Rombongan Tri Risma langsung menuju RSUD Ngudi Waluyo Wlingi usainya melakukan kunjungan kerja di Sidoarjo. 

Mensos langsung mendatangi kamar inap balita RR di RSUD Ngudi Waluyo langsung melihat dan memastikan kondisi balita yang diduga mengalami penganiayaan oleh orang tua angkat sekaligus tetangganya. 

Dari luar kamar inap, mensos menyapa keluarga balita RR. Dia juga sempat memberikan sejumlah mainan kepada balita berusia tiga tahun itu. 

Tri Rismaharini mengaku, prihatin dengan kondisi balita RR yang mengalami luka luka pada bagian tubuhnya, untuk itulah sang Ibu Menteri ini memutuskan untuk menjenguk balita RR yang sedang dirawat di RSUD Ngudi Waluyo.

 

"Saya mendengar dan membaca mengenai kondisi balita ini. Apa masalahnya, kok aneh anak mengapa kok dititipkan ke tetangganya," ujar Risma usai menjenguk balita RR pada wartawan, Minggu (4/9/2022). 

Lebih jauh Risma menyebutkan, kondisi fisik balita RR sudah mulai membaik. Namun, untuk kondisi psikisnya masih perlu penanganan lebih serius, kan sang balita hanya ingin bersama ibu dan neneknya saja. 

"Ibunya sudah kembali, sudah izin PJTKI untuk merawat anaknya. Karena kondisi anaknya kayaknya trauma berat. Jadi staf saya tinggal disini untuk menangani kondisi ini," pungkas Risma dengan serius.

Diketahui, seorang balita berinisial RR (3) asal Kecamatan Talun Kabupaten Blitar dilarikan ke rumah sakit usai mengalami luka di tubuhnya. Balita itu diduga menjadi korban penganiayaan oleh orang tua angkat, yang juga tetangganya. Sementara, kondisi nahas pada balita itu ditemukan oleh nenek kandungnya yang datang menjenguk. Les

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…