Krisis Air, Polwan Polres Lumajang Salurkan Bantuan Air Bersih

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polwan Polres Lumajang saat memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat di Desa Boreng.
Polwan Polres Lumajang saat memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat di Desa Boreng.

i

SURABAYAPAGI.COM, Lumajang – Polisi wanita (Polwan) Polres Lumajang melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat desa Boreng yang terdampak krisis air. Masyarakat desa Boreng tersebut membutuhkan air bersih guna kebutuhan sehari-hari baik untuk memasak, minum dan kebutuhan lainya.

Polres Lumajang menurunkan kendaraan taktis yaitu AWC (Armor Water Cannon) yang biasanya digunakan untuk pengamanan unjuk rasa. Namun, kali ini AWC digunakan untuk membantu masyarakat desa Boreng dengan membawa air bersih sebanyak 6000 liter untuk warga yang terdampak krisis air.

Kepala Desa Boreng Zaenal Saefudin membenarkan terjadinya krisis air di Desa Boreng. Selain itu, Zaenal juga menjelaskan penyebab terjadinya krisis air itu.

"Salah satu penyebabnya adalah Dam atau bendungan air yang ada di kali Asem Jebol dan masih dalam proses perbaikan sehingga di wilayah Desa Boreng betul-betul sangat kekurangan air," pungkasnya.

Proses pembagian air bersih ini dilakukan di Desa Boreng RW 6 yang pertama RT 5 dengan memberikan bantuan air sebanyak 2500 liter, selanjutnya di RT 2 kurang lebih 1000 liter dan di rt 4 kurang lebih 2500 liter.

"Setelah dilakukan pengecekan di salah satu sumur warga milik Bunawiyah, benar dengan kedalaman kurang lebih 10 meter tetapi tidak terlihat adanya air sama sekali dan betul-betul kering," kata AKBP Ptu Eka, Kamis (22/9/22).

Dengan adanya bantuan air bersih ini, diharapkan bisa sedikit meringankan beban masyarakat. ari

Berita Terbaru

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Oleh: Putut Kristiawan Dalam birokrasi kita, ada satu "aturan tak tertulis" yang kerap lebih ditakuti ketimbang undang-undang: titah atasan. Ketika loyalitas…

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Manager Keuangan PT KAI Daop 8, Dewi Wahyu K, memilih bungkam usai diperiksa penyidik KPK terkait pengembangan perkara dugaan Tin…

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Allah SWT Allah tidak pernah melampaui batas dan tidak pernah berbuat aniaya (zalim) kepada siapa pun. Keadilan-Nya meliputi balasan amal perbuatan manusia di…

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mobil cekli akan diproduksi di pabrik Nissan di Novo Mesto, Slovenia, bersama Renault Twingo dan Dacia Spring. Nissan dijadwalkan…

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menemui sekitar 1.000 petani asal Indramayu yang datang ke Kantor Pusat Kementerian Pertanian…

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menkeu akui masuknya baju bekas impor ilegal atau balpres impor ke Indonesia, dapat merugikan tukang jahit hingga industri tekstil di dalam…