Pedagang di Pasar Legi Blitar Kembali Berjualan, Pasca Dikirimi Surat Peringatan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Sejumlah kios pedagang di lantai dua Pasar Legi kembali buka dan mulai kembali berjualan pasca Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar memberikan surat peringatan kepada para pedagang.

Tak hanya itu, sebagian pedagang yang kiosnya sempat disegel karena lama tutup dan tidak membayar retribusi juga sudah melakukan klarifikasi ke Disperindag.

"Setelah ada surat peringatan, sekarang pedagang di lantai dua mulai banyak yang berjualan lagi," kata Koordinator Pasar Legi dari Disperindag Kota Blitar, Agus Wibowo, Senin (10/10/2022). 

Agus mengatakan, para pedagang yang kiosnya sempat disegel juga sudah melakukan klarifikasi ke Disperindag. 

Sebagian kios yang disegel juga sudah dibuka lagi setelah pemiliknya melakukan klarifikasi ke Disperindag. 

"Kemarin ada sekitar 48 kios pedagang yang disegel. Mereka sudah klarifikasi ke Disperindag. Sebagian kios sudah dibuka segelnya," ujarnya. 

Dikatakannya, Disperindag memang memberikan surat peringatan soal pemanfaatan tempat berjualan kepada semua pedagang di Pasar Legi. 

Para pedagang yang kiosnya tutup diminta untuk segera menempati lagi untuk berjualan.

Bagi pedagang yang tidak melakukan klarifikasi setelah mendapat surat peringatan sebanyak tiga kali dilakukan penyegelan oleh Disperindag. 

Pantauan di lokasi, aktivitas pedagang di lantai dua Pasar Legi mulai ramai lagi. Sejumlah pedagang mulai berjualan kembali di lantai dua Pasar Legi. 

"Sudah mulai banyak pedagang yang berjualan lagi. Perkiraan ada sekitar 20 pedagang di lantai dua yang sudah berjualan lagi. Kemarin memang ada surat peringatan soal pemanfaatan kios dari Disperindag," kata Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Legi, Suhani. 

Suhani mengatakan, surat peringatan dari Disperindag kepada pedagang memang ada dampak positifnya. 

Dampak positifnya, yaitu, sejumlah pedagang mulai menempati kiosnya untuk berjualan lagi. 

"Sebenarnya, kami dari paguyuban juga terus menyemangati pedagang untuk segera berjualan lagi. Tapi, kondisi ekonomi pedagang memang sedang sulit pasca pasar terbakar pada 2016 lalu dan ditambah lagi terdampak pandemi covid-19," ujarnya. 

Setelah para pedagang berjualan lagi, Suhani berharap Pemkot Blitar membantu mempromosikan aktivitas di Pasar Legi kepada masyarakat. 

"Pemkot Blitar bisa membantu promosi Pasar Legi lewat media sosial. Supaya pasar kembali ramai," katanya. 

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…