Gubernur Khofifah Optimistis Jatim Jadi Lumbung Pangan Nasional

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

 

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Ketahanan pangan Jatim hingga saat ini dalam posisi sangat baik, untuk itu Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa optimisme dapat mengandalkan provinsi yang dipimpinnya sebagai lumbung pangan nasional.

Selain itu, menurut dia, ketersediaan bahan pangan Jatim dalam kondisi surplus dan menjadi tulang punggung nasional, utamanya untuk wilayah Indonesia bagian timur.

"Insya Allah Jatim tetap bisa menjadi lumbung pangan nasional," katanya,kemarin.

Mengacu data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2020 dan 2021, Jatim menjadi provinsi penghasil padi tertinggi nasional. Produksi padi Jatim di 2021 mencapai 9,94 juta ton Gabah Kering Giling (GKG).

"Mudah-mudahan di 2022 ini produksi padi di Jatim masih tertinggi nasional. Terima kasih kami sampaikan pada petani dan peternak atas kerja kerasnya sehingga hasil produksi pangan kita sangat signifikan," ujarnya.

Khofifah menandaskan produksi daging sapi di Jatim tertinggi se- Indonesia. Populasi sapi saat ini mencapai 5,1 juta eko . Selain itu produksi ikan tuna di Jatim juga tercatat sebagai tertinggi nasional.

"Betapa penting menjaga ketahanan pangan. Bahkan menurut saya kita sudah waktunya masuk ke kedaulatan pangan. Maka menjaga produktivitas pangan harus maksimal kita upayakan," tuturnya.

Gubernur Khofifah terus mendorong sektor pertanian untuk semakin meningkatkan performa dan produktivitasnya di wilayahnya masing-masing.

Menurutnya, hasil panen petani Jatim masih bisa dimaksimalkan bahkan dengan kualitas padi premium lagi jika memiliki alat mesin pertanian (Alsintan) canggih.

 Untuk itu, Gubernur Khofifah memberikan solusi khusus dengan pemberian grace periode Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dikhususkan untuk pengadaan Alsintan petani.

"Kalau ada sektor yang bisa mendapat KUR dengan grace period selama empat tahun, maka sektor pangan terutama padi juga diharapkan bisa mendapatkan kesempatan yang sama," ujarnya.

Lebih detail Khofifah menjelaskan, bahwa KUR yang dimaksud kali ini adalah untuk keperluan pemenuhan Alsintan yang harganya cukup mahal bagi gabungan kelompok tani (gapoktan) secara umum.

“Maka jika KUR-nya mendapat grace period akan sangat meringankan para petani dalam menyelesaikan cicilan untuk memenuhi kebutuhan alat-alat pertanian yang lebih canggih demi meningkatkan kualitas dan produktifitas hasil panennya,” ucapnya.

Berita Terbaru

Evaluasi Satgas MBG Ponorogo, IPAL dan SDM Jadi Catatan

Evaluasi Satgas MBG Ponorogo, IPAL dan SDM Jadi Catatan

Kamis, 24 Sep 2026 15:43 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, memimpin langsung rapat evaluasi penting terkait percepatan pembangunan dapur…

Penuhi Standar Kualitas MBG, Bondowoso Perkuat Koordinasi SPPG hingga Satgas

Penuhi Standar Kualitas MBG, Bondowoso Perkuat Koordinasi SPPG hingga Satgas

Kamis, 24 Sep 2026 15:25 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Guna meningkatkan kualitas program Makan Bergizi Gratis (MBG), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso memperkuat koordinasi dan…

Pemkab Ngawi Pasang 260 Titik PJU, Sasar Jalur Rawan dan Akses Pertanian

Pemkab Ngawi Pasang 260 Titik PJU, Sasar Jalur Rawan dan Akses Pertanian

Kamis, 24 Sep 2026 15:18 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Sebagai upaya nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan keselamatan lalu lintas serta mendukung kelancaran mobilitas dan aktivitas…

Kekeringan Meluas di 12 Desa di Malang, Pendistribusian Air Capai 2,65 Juta Liter

Kekeringan Meluas di 12 Desa di Malang, Pendistribusian Air Capai 2,65 Juta Liter

Kamis, 24 Sep 2026 15:13 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Memasuki puncak kemarau panjang menyebabkan wilayah Kabupaten Malang mengalami kekeringan hingga krisis air bersih. Akibatnya 12…

Perubahan Desil, Dinsos Magetan Temukan 240 Data Anomali Penerima Bansos

Perubahan Desil, Dinsos Magetan Temukan 240 Data Anomali Penerima Bansos

Kamis, 24 Sep 2026 15:07 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Berdasarkan perubahan nilai desil cukup mencolok, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Magetan menemukan sekitar 240 data penerima…

Akibat Aplikasi HGI, Tiga Orang di Surabaya Masuk Bui 1 Tahun

Akibat Aplikasi HGI, Tiga Orang di Surabaya Masuk Bui 1 Tahun

Kamis, 24 Sep 2026 14:58 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 14:58 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Perkara aplikasi Higgs Games Island (HGI) berujung pada hukuman penjara bagi tiga warga kawasan Simo, Surabaya, yakni AL, EK, dan YS. K…