Belasan Rumah di Madiun Rusak Akibat Angin Kencang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Angin kencang merusak sejumlah rumah di Desa Dawuhan dan Desa Duren kabupaten Madiun pada Senin (7/11). Kerusakan rumah akibat angin kencang bervariasi, mulai dari kerusakan ringan hingga berat.

Bahkan, angin kencang tersebut juga merobohkan satu rumah yang hampir selesai dibangun.

Menurut pengakuan warga, angin disertai hujan deras terjadi sekitar pukul 3 sore. Angin dan hujan tersebut datang dari arah timur ke barat.

Angin kencang itu pun menerjang semua yang ia lalui termasuk rumah-rumah warga.

Saat kejadian angin kencang itu terjadi, warga merasa panik lantaran angin yang begitu kencang.

Beruntungnya, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, namun belasan rumah mengalami kerusakan ringan pada bagian atap hingga rusak berat. Dan bahkan satu rumah yang hampir selesai dibangun roboh rata dengan tanah.

Usai terjangan angin, warga dibantu BPBD, TNI dan Kepolisian Sektor Pilangkenceng langsung bergotong royong membersihkan pohon yang roboh dan rumah yang rusak.

Dikutip dari berbagai sumber, rumah yang menjadi korban terjangan angin saat masih ini ada sebelas rumah.

Rumah-rumah tersebut berada di beberapa desa, diantaranya 8 rumah di Desa Dawuhan, 3 rumah di Desa Duren.

Diperkirakan jumlah rumah yang rusak akan bertambah, karena pendataan masih berlangsung karena hingga malam wilayah setempat masih diguyur hujan deras.

Berita Terbaru

Pascapenahanan SY, Pelayanan Publik di DTPHP Jember Tetap Berjalan Optimal

Pascapenahanan SY, Pelayanan Publik di DTPHP Jember Tetap Berjalan Optimal

Rabu, 28 Okt 2026 10:36 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 10:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Menindaklanjuti pascapenahanan SY kepala organisasi perangkat daerah (OPD) tersebut setelah ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan…

Ibu Dini Hancur Mengetahui Anaknya Jadi Korban Mutilasi, Minta Tersangka Dihukum Mati

Ibu Dini Hancur Mengetahui Anaknya Jadi Korban Mutilasi, Minta Tersangka Dihukum Mati

Rabu, 28 Okt 2026 08:19 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 08:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Harti, ibu kandung Dini Hardiyanti (30) meminta tersangka Dwi Bagus dihukum seberat-beratnya, bahkan ia menuntut hukuman mati. Harti …

Presiden BEM Unair Dijemput Paksa Polda Jatim

Presiden BEM Unair Dijemput Paksa Polda Jatim

Rabu, 28 Okt 2026 02:05 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 02:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Presiden BEM Unair, M Rizqi Senja Wirawan disebut sempat dijemput oleh Polda Jatim di kediamannya pada 19 Oktober 2026…

Mabuk! Tabrak Lari di Depan Grahadi, Erica Natasha Diadili

Mabuk! Tabrak Lari di Depan Grahadi, Erica Natasha Diadili

Rabu, 28 Okt 2026 02:03 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 02:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Erica Natasha Risakotta diadili di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya atas perkara kecelakaan beruntun yang menewaskan Rachmad P…

MENGACU TERORISME, UU TIPIKOR AKAN DIKAJI ULANG

MENGACU TERORISME, UU TIPIKOR AKAN DIKAJI ULANG

Rabu, 28 Okt 2026 02:00 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 02:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra…

TEP Unair kembangkan format keuangan digital untuk BUMDes

TEP Unair kembangkan format keuangan digital untuk BUMDes

Rabu, 28 Okt 2026 01:58 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 01:58 WIB

SURABAYAPAGI.com – Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Airlangga (Unair) mengembangkan format laporan keuangan digital guna memudahkan pengurus BUMDes di D…