Belum Ditemukan, Pencarian Korban Terseret Gelombang Laut Dilanjutkan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Danramil Panggungrejo Kapten Inf Guntoro pimpin apel Gabungan. SP/Hadi Lestariono
Danramil Panggungrejo Kapten Inf Guntoro pimpin apel Gabungan. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Apel pagi gabungan TNI/POLRI digelar Koramil Panggungrejo dipimpin Danramil Panggungrejo Kapten Inf Guntoro, apel gabungan yang dilaksanakan di halaman Koramil Panggungrejo itu diikuti 14 personil, dari Polsek Panggungrejo 7 orang dan Koramil 7 orang.                           

Apel Gabungan tersebut menurut Kapten Inf Guntoro giat rutin yang digelar setiap hari Selasa itu guna menjaga situasi Kamtibmas dan situasi keamanan pada umumnya di wilayah Kecamatan Panggungrejo.

"Kegiatan apel gabungan TNI dan Polri ini kami laksanakan setiap hari Selasa bersama Polsek Panggungrejo, dengan tujuan menjaga keamanan secara umum dan Kamtibmas di wilayah Hukum Polsek Panggungrejo, sekaligus memberikan rasa aman pada masyarakat, termasuk kesiapan dalam antisipasi bencana alam, untuk itu kita selalu standby dan waspada dengan situasi kondisi alam se wilayah Kecamatan Panggungrejo," terang Kapten Inf Guntoro pada wartawan yang selanjutnya untuk persiapan di Pantai Serang guna pencarian korban terseret gelombang laut.

Sementara itu Iptu Agus Purnomo Kapolsek Panggungrejo menyampaikan bahwa, atensi dari pimpinan tentang pelaksanaan apel gabungan secara rutin setiap satu minggu sekali guna semakin meningkatkan sinergi antar anggota TNI-Polri.

"Seperti atensi yang disampaikan pimpinan (Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom S.IK) - untuk selalu jaga diri dan jaga kesehatan karena cuaca yang tidak menentu serta selalu monitor perkembangan wilayah binaan masing-masing, baik dari Babinsa maupun Babinkamtibmas.”

"Kami bersama Koramil selalu beri informasi yang bijak dan transparan degan selalu bersinergi untuk  segala kegiatan yang ada di masyarakat, sekaligus memberikan rasa aman dan tentram pada masyarakat apalagi dengan cuaca yang ekstrem ini," kata Iptu Agus Purnomo.

Kapolsek menambahkan sampai sekarang korban yang tersèret gelombang Laut Serang belum ditemukan masih dalam pencarian.

"Sehabis apel gabungan kita bersama Pak Danramil menuju ke pantai Serang untuk gabung dengan team pencari korban bersama relawan dan masyarakat, semoga segera ditemukan, karena gelombang tinggi maka kita harus ekstra hati hati," papar Iptu Agus Purnomo. Les

Berita Terbaru

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Manager Keuangan PT KAI Daop 8, Dewi Wahyu K, memilih bungkam usai diperiksa penyidik KPK terkait pengembangan perkara dugaan Tin…

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Allah SWT Allah tidak pernah melampaui batas dan tidak pernah berbuat aniaya (zalim) kepada siapa pun. Keadilan-Nya meliputi balasan amal perbuatan manusia di…

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mobil cekli akan diproduksi di pabrik Nissan di Novo Mesto, Slovenia, bersama Renault Twingo dan Dacia Spring. Nissan dijadwalkan…

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menemui sekitar 1.000 petani asal Indramayu yang datang ke Kantor Pusat Kementerian Pertanian…

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menkeu akui masuknya baju bekas impor ilegal atau balpres impor ke Indonesia, dapat merugikan tukang jahit hingga industri tekstil di dalam…

Kini, Banyak Calon Manajer Kopdes Bertanya Kepastian Kerjanya

Kini, Banyak Calon Manajer Kopdes Bertanya Kepastian Kerjanya

Jumat, 25 Sep 2026 08:19 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:19 WIB

SURABAYAPAGI.com - Belakangan ini banyak sekali calon manajer Koperasi Desa dan Kampung Nelayan yang bertanya-tanya soal kepastian kerjanya. Sebagian besar…