3 Kios di Pasar Atom Bandung Dilalap Si Jago Merah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Tiga kios di Pasar Atom Bandung, Kecamatan Bandung, Tulungagung terbakar. Tiga mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi kejadian.

Kapolsek Bandung Iptu Dadang Triyanto mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 01.00 WIB oleh seorang penjual kopi yang berada di sekitar pasar. Api muncul dari Toko Sidomuncul yang berada di deret depan Pasar Atom Bandung.

"Pertama kali itu yang mengetahui penjual kopi namanya Pak Jamino. Saat itu ada kilatan-kilatan dari dalam toko. Kemudian dia mencoba mendekat, ternyata kondisi dindingnya sudah panas," kata Iptu Dadang, Minggu (27/11/2022).

Tidak lama kemudian muncul kobaran api dari dalam toko dan dengan cepat membesar membakar seluruh isinya. Api juga sempat merembet ke dua toko di sebelahnya. Saksi akhirnya melaporkan kejadian itu ke aparat kepolisian.

"Kemudian kami hubungi petugas damkar," ujarnya.

Menurut Dadang, ada tiga kios yang terdampak kebakaran. Satu toko ludes terbakar dan dua lainnya mengalami kebakaran ringan.

Sementara Kabid Damkar Satpol PP Tulungagung Gatut Sunu mengatakan, untuk melakukan upaya pemadaman, pihaknya menerjunkan tiga mobil pemadam kebakaran dan dua unit mobil pemasok air.

"Kami pemadaman, Alhamdulillah api bisa dikendalikan, sehingga tidak sampai merembet ke toko dan kios yang lain," ujarnya.

Menurutnya, api bisa dipadamkan dalam waktu satu jam. Petugas damkar lalu melakukan penyemprotan di beberapa titik untuk proses pembasahan agar tidak muncul kebakaran susulan.

"Untuk kondisi Sidomuncul isinya habis terbakar, sedangkan dua toko yang lain hanya kebakaran ringan di bagian atap," imbuhnya.

Polisi lalu melakukan penyelidikan kebakaran yang terjadi di Pasar Atom Bandung. Hasilnya, kebakaran diduga akibat korsleting listrik pada Toko Sidomuncul.

Dadang mengatakan, pasca kebakaran, tim Inafis Satreskrim Polres Tulungagung langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Untuk sementara dari hasil penyelidikan awal, kebakaran karena korsleting listrik. Di toko Sidomuncul itu ada dua lampu yang menyala pada malam hari. Nah stop kontaknya itu terjadi korsleting dan merembet ke yang lain," kata Dadang.

Pihaknya memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka pada kebakaran tersebut. Namun kerugian yang ditimbulkan mencapai lebih dari Rp 300 juta.

"Untuk korban jiwa tidak ada, hanya kerugian materi saja," tutupnya.

Berita Terbaru

Baru 49,25 Persen dari 116 Juta Wajib Pajak Kendaraan yang Patuh

Baru 49,25 Persen dari 116 Juta Wajib Pajak Kendaraan yang Patuh

Kamis, 29 Okt 2026 01:07 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:07 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT Jasa Raharja mencatat tingkat kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor, baru mencapai 49,25 persen hingga September 2026, dari total 116…

Rupiah Melemah ke Rp 18.184 per Dollar AS

Rupiah Melemah ke Rp 18.184 per Dollar AS

Kamis, 29 Okt 2026 01:05 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:05 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan pelemahan nilai tukar rupiah dipengaruhi kombinasi faktor eksternal dan domestik. Tekanan tersebut antara…

IHSG Ditutup Menguat Ikuti Bursa Saham Kawasan Asia

IHSG Ditutup Menguat Ikuti Bursa Saham Kawasan Asia

Kamis, 29 Okt 2026 01:02 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:02 WIB

SURABAYAPAGI.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore ditutup naik mengikuti penguatan bursa saham kawasan Asia. IHSG…

Bahlil Peringatkan KKKS Segera Eksekusi Proyek Migas Mangkrak

Bahlil Peringatkan KKKS Segera Eksekusi Proyek Migas Mangkrak

Kamis, 29 Okt 2026 00:59 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:59 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memberi peringatan keras kepada para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS)…

Istri Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Menangis Histeris

Istri Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Menangis Histeris

Kamis, 29 Okt 2026 00:56 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Prarekonstruksi kasus dugaan pembunuhan Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, AGF (4), di Kota Madiun, diwarnai momen emosional saat…

Jokowi Dipastikan Hadiri Sidang Ijazah Palsu 5 November 2026

Jokowi Dipastikan Hadiri Sidang Ijazah Palsu 5 November 2026

Kamis, 29 Okt 2026 00:53 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dipastikan bakal hadir di sidang perkara fitnah dan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah…