Wanita BO Surabaya, Ditemukan Tewas Telanjang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Lokasi kamar kos milik Ervina, telah dipasangi police line usai dirinya tergeletak tak di kamar kos.
Lokasi kamar kos milik Ervina, telah dipasangi police line usai dirinya tergeletak tak di kamar kos.

i

Ervina Krisnaeni (26) warga Krembangan Surabaya secara tragis ditemukan tergeletak di dalam kamar mandi tempat kosnya di Krembung Sidoarjo, Sabtu (24/12/2022) malam. Ada apa?

 

SIDOARJO, Moch Ilham

 

Suasana wilayah indekost Ervina di Krembung, Sidoarjo, Sabtu malam itu mendadak geger. Pasalnya, tetangga kos dan warga sekitar menemukan Ervina dalam keadaan telanjang dan kedua tangan dan kakinya terikat tali rafia.

Kasi Humas Polresta Sidoarjo, Iptu Tri Novi Handono saat dikonfirmasi memaparkan bahwa insiden tersebut pertama kali dilaporkan oleh AS (24) yang juga pacar korban.

"Kepada kepolisian, AS mengaku sempat menghubungi korban melalui WhatsApp 'Kok suwe?'. Korban juga sempat menjawab 'Nambah Durasi'. Selang beberapa lama pacarnya mengirim pesan ke korban lagi, tetapi tidak dibalas," papar Novi, Minggu (25/12/2022).

Lebih lanjut, Novi menjelaskan bahwa pacar korban merasa curiga karena pesan singkatnya tidak lagi dibalas. Saat itu juga ia mengecek ke kamar kos korban dan mendapati korban tergeletak di kamar mandi dengan keadaan tidak berbusana.

"Saat ditemukan pertama kali, kedua tangan dan kedua kaki korban diikat dengan tali rafia. Serta bagian muka korban dibekap dengan handuk warna biru serta di bagian leher diduga terdapat luka bekas cekikan. Dan saat itu diketahui korban masih hidup dan langsung dibawa ke Puskesmas terdekat," imbuhnya.

Dalam perjalanannya ke Puskesmas Krembung, korban disarankan untuk langsung ke Rumah Sakit. Namun saat dirumah sakit, menurut petugas medis, korban dinyatakan meninggal. Dari olah TKP yang dilakukan pihak kepolisian, polisi mengamankan beberapa barang bukti di antaranya tali rafia sepanjang 110 cm, handuk warna biru laut, dan empat buah HP.

Dari informasi yang didapat, korban selama ini berprofesi menjajakan dirinya melalui aplikasi michat dengan tarif 250 rb per jam.

Korban mulai kost di tempat tersebut sejak Oktober 2022 dengan AS, yang tak lain pacar korban atau calon suami.

Pemilik kos, Iwan mengatakan barang berharga milik korab raib. Informasi itu ia dapat setelah polisi melakukan olah TKP dugaan pembunuhan pada Sabtu (24/12/2022) malam. "Gelang yang dipakai dan handphone milik korban hilang," kata Iwan, Minggu (25/12/2022).

Sri (45), warga sekitar kos korban menjelaskan bahwa warga sekitar kos itu tidak terlalu mengenal korban. Warga tidak tahu nama lengkapnya hanya nama panggilannya Vina. Warga juga tidak tahu apa pekerjaan korban.

"Warga cuma tahu kalau korban ini punya anak laki-laki yang masih Taman Kanak-kanak. Orangnya memang jarang bergaul dengan warga sekitar," jelas Sri.

Hingga Minggu (25/12/2022) malam, kepolisian masih menelusuri dugaan pembunuhan wanita Surabaya di Sidoarjo ini. ham/cr2/rmc

Berita Terbaru

Data Pribadi di Website Resmi Rawan disalahgunakan, Fraksi PDI-P Minta Pemprov Lakukan Langkah Serius

Data Pribadi di Website Resmi Rawan disalahgunakan, Fraksi PDI-P Minta Pemprov Lakukan Langkah Serius

Minggu, 27 Sep 2026 07:05 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 07:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyalahgunaan identitas untuk pinjaman online (pinjol) ilegal menjadi perhatian Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur. Pemprov…

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Jajaran Imigrasi se-Jawa Timur memperkuat pengawasan keimigrasian berbasis desa melalui program Desa Binaan Imigrasi (DBI) dan…

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun kembali menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial kepada masyarakat,…

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…