Kuatkan Sinergitas Penanganan Stunting, Wali Kota Ning Ita Ikuti Rakor Eksklusif Kemenkes RI

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Mojokerto Ning Ita saat mengikuti rakor eksklusif stunting di Kemenkes RI
Wali Kota Mojokerto Ning Ita saat mengikuti rakor eksklusif stunting di Kemenkes RI

i

SURABAYA PAGI COM, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menghadiri rapat koordinasi (rakor) stunting, di Kantor Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), Selasa (21/2) sore.

Rapat diikuti oleh Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat (Dirjen Kesmas), Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kemenkes RI, Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Kepala BPS Kota Mojokerto dan Plt Kepala Dinkes P2KB Kota Mojokerto.

Rakor tersebut mendiskusikan terkait upaya Pemerintah Kota Mojokerto dalam menurunkan stunting menjadi zero stunting. Serta menguatkan sinergitas lintas stakeholder untuk mengefektifkan program sensitif dan spesifik.

Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan Pemerintah Kota Mojokerto telah berupaya all out menangani persoalan stunting dari mulai hulu ke hilir secara preventif.

Yakni dimulai dari remaja, calon pengantin, pada saat ibu hamil, hingga balita. Dengan harapan agar jangan sampai anak mengalami kurang gizi atau salah pola asuh.

"Pas balita udah kadung stunting kita kawal dari sisi gizinya. Dan prosesnya pun kita kerjakan secara keroyokan lintas OPD, sehingga tidak hanya bertumpu pada Dinkes saja," ujar perempuan yang akrab disapa Ning Ita.

Selain itu, Pemerintah Kota Mojokerto juga mempunyai beberapa inovasi diantaranya adalah Gempa Genting (segenggam sampah untuk atasi stunting) yang merupakan inovasi dari Kelurahan Prajurit Kulon yang meraih penghargaan IGA 2022 dan Dashat (Dapur Sehat Atasi Stunting) yang dilaunching oleh Ning Ita pada September 2022 lalu.

Ning Ita menambahkan bahwa selain mencegah agar tidak ada kasus stunting baru, penanganan stunting juga harus diselesaikan secara bertahap.

“Karena data kita sangat valid sehingga pasti program itu bisa kita laksanakan tepat sasaran,” tuturnya. Untuk itu, Ia berharap, Rakor kali ini bisa memberi petunjuk tekhnis tentang arah kebijakan Kemenkes RI dalam penanganan stunting untuk diterapkan langsung di Kota Mojokerto.

"Kita terus berupaya agar Kota Mojokerto yang mungil ini terbebas dari kasus stunting. Sehingga cita-cita zero stunting bisa terwujud," pungkasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinkes P2KB Kota Mojokerto, dr Farida Mariana mengatakan Kota Mojokerto sudah melaksanakan sejumlah kegiatan penanganan stunting sesuai arah kebijakan Kemenkes RI terkait transformasi layanan kesehatan.

"Berbagai indikator kegiatan sudah kita laksanakan, sehingga semua sudah terlaksana sesuai relnya," tegasnya. Dwi

Tag :

Berita Terbaru

Tak Hanya Hidup Sehat, Warga Mojokerto Dibekali Keterampilan Menyelamatkan Nyawa

Tak Hanya Hidup Sehat, Warga Mojokerto Dibekali Keterampilan Menyelamatkan Nyawa

Minggu, 27 Sep 2026 15:35 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Menjaga kesehatan bukan hanya tentang mencegah penyakit, tetapi juga kesiapan menghadapi kondisi darurat yang dapat terjadi kapan …

Kick Off Road HUT IDI, Ning Ita Dorong Kolaborasi Perkuat Pengabdian kepada Masyarakat

Kick Off Road HUT IDI, Ning Ita Dorong Kolaborasi Perkuat Pengabdian kepada Masyarakat

Minggu, 27 Sep 2026 15:31 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita mendorong penguatan kolaborasi antara Pemerintah Kota Mojokerto dan Ikatan…

Kekeringan Musim Kemarau, Polsek Gandusari bersama Tiga Pilar, Toga dan Tomas Salurkan Bantuan Air Bersih

Kekeringan Musim Kemarau, Polsek Gandusari bersama Tiga Pilar, Toga dan Tomas Salurkan Bantuan Air Bersih

Minggu, 27 Sep 2026 15:28 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dalam rangka membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di tengah kondisi kekeringan, di musim kemarau yang panjang ini,…

Sumur Mengering saat Kemarau, Puluhan Desa di Trenggalek Krisis Air Bersih

Sumur Mengering saat Kemarau, Puluhan Desa di Trenggalek Krisis Air Bersih

Minggu, 27 Sep 2026 14:50 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 14:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Setelah debit sumur warga terus menurun saat musim kemarau panjang, kini sedikitnya 50 desa di 12 kecamatan di Kabupaten…

Siap Dibuka 28 September, Tiket Online Kawasan Taman Kawah Ijen Sudah Bisa Dipesan

Siap Dibuka 28 September, Tiket Online Kawasan Taman Kawah Ijen Sudah Bisa Dipesan

Minggu, 27 Sep 2026 14:35 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 14:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Menindaklanjuti penanganan darurat kebakaran dan evaluasi keselamatan kawasan Taman Wisata Alam Kawah Ijen Banyuwangi telah…

Tertibkan Sampah Visual, Pemkot Batu Bakal Siapkan 8 Ruang Kreatif Seniman

Tertibkan Sampah Visual, Pemkot Batu Bakal Siapkan 8 Ruang Kreatif Seniman

Minggu, 27 Sep 2026 14:21 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 14:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Menindaklanjuti permasalahan sampah di Kota Batu tidak melulu berupa limbah fisik yang berserakan di jalanan mulai dari baliho dan…