Bulog Kediri Pastikan Stok Beras Aman 3 Bulan ke Depan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bulog Kediri.
Bulog Kediri.

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Kediri menjamin ketersediaan pasokan beras di wilayahnya aman hingga memasuki bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri 1444 H.

Kepala Bulog Kediri Heri Sulistyo mengatakan bahwa stok beras yang tersimpan di sejumlah gudang Bulog yang ada di wilayah Kota Kediri, Kabupaten Kediri dan Nganjuk hingga sampai saat ini mencapai 1200 ton. Wilayah kerja Bulog Kediri memang mencakup ketiga wilayah tersebut.

Menurutnya, jumlah beras tersebut lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan beras selama 3 bulan mendatang.

"1200 ton itu lebih dari cukup untuk 3 bulan kedepan," kata Heri, Senin (13/03/2023).

Heri menambahkan, jumlah persediaan tersebut masih bisa bertambah mengingat mulai bulan Maret hingga 3-4 bulan kedepan merupakan masa panen di sejumlah daerah. Terlebih lagi, masa panen tidak hanya di wilayah Kediri raya dan Nganjuk, namun juga sejumlah wilayah tetangga lainnya seperti Jombang dan Mojokerto.

"Tambahan pasokan dari panen yang merata dan menyeluruh di Kediri sekitarnya termasuk wilayah Jombang dan Mojokerto, sehingga serapan Bulog lebih tinggi," ujarnya.

Ia menjelaskan, Bulog Kediri menggunakan semua saluran penyerapan untuk meningkatkan penyerapan, sekaligus menjaga harga dan pasokan beras. Baik itu petani, kelompok tani serta penggilingan-penggilingan mitra yang tersebar di Kediri dan Nganjuk.

Selain itu, Bulog juga terus menjaga komunikasi dengan Dinas Pertanian setempat untuk memantau wilayah-wilayah mana yang akan melakukan panen sehingga bisa dijadikan sasaran penyerapan. Salah satunya seperti yang dilakukan di Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri pekan lalu.

"Kita tahu jadwal wilayah mana yang panen raya. Info dari Dinas Pertanian akan digunakan untuk menggerakkan mitra-mitra sebagai kepanjangan tangan Bulog," tuturnya.

Sebelumnya, Bulog Kediri meningkatkan pasokan beras melalui operasi pasar bersama pemerintah daerah selama dua bulan terakhir. Adapun sebanyak 3100 ton beras telah digelontorkan untuk mendukung operasi pasar tersebut. Hal itu dilakukan guna menjaga harga beras di tingkat konsumen bisa tetap terjangkau.

Untuk diketahui, harga beras memang tengah bergerak naik belakangan ini. Harga beras medium di pasaran masih berada di angka Rp 10 ribu padahal harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan yakni Rp 9450.

"Kita gencar melakukan stabilasi pasokan dan harga pangan. Tujuannya menjaga beras di tingkat konsumen tetap terjangkau sesuai harga HET sehingga pasokan di pasar dan pedagang itu kita tingkatkan," tutupnya. kdr

Berita Terbaru

Pemkot Batu Wajibkan Warga hingga Hotel Pilah Sampah Jadi 3 Jenis per 1 Oktober

Pemkot Batu Wajibkan Warga hingga Hotel Pilah Sampah Jadi 3 Jenis per 1 Oktober

Kamis, 01 Okt 2026 14:30 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Sebagai wujud peduli sampah, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu mulai memberlakukan gerakan Batu Pilah Sampah dari Rumah menjadi tiga…

Hadapi Anomali Musim, Produksi Tembakau di Jombang Menyusut 50 Persen

Hadapi Anomali Musim, Produksi Tembakau di Jombang Menyusut 50 Persen

Kamis, 01 Okt 2026 14:21 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 14:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Fenomena cuaca yang cenderung kering membuat kualitas daun tembakau relatif baik, namun pasokan air yang terbatas menyebabkan hasil…

Angka Stunting Naik 2 Persen, Pemkot Batu Perkuat Intervensi Lintas Sektor

Angka Stunting Naik 2 Persen, Pemkot Batu Perkuat Intervensi Lintas Sektor

Kamis, 01 Okt 2026 14:15 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 14:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Pemerintah Kota (Pemkot) Batu mencatat adanya kenaikan sekitar 2 persen dibandingkan dengan periode sebelumnya, yakni dari 10,19…

Tegaskan Masih Uji Lab, Bantuan Seragam Gratis di Lumajang Molor Hingga Oktober 2026

Tegaskan Masih Uji Lab, Bantuan Seragam Gratis di Lumajang Molor Hingga Oktober 2026

Kamis, 01 Okt 2026 13:09 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 13:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Lumajang menegaskan adanya keterlambatan distribusi seragam gratis bagi…

Warga Baosan Lor Ponorogo Jadi Korban KM Virgo Transport 8, Hingga Kini Masih Hilang

Warga Baosan Lor Ponorogo Jadi Korban KM Virgo Transport 8, Hingga Kini Masih Hilang

Kamis, 01 Okt 2026 12:29 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 12:29 WIB

SURABAYAPAGI.com,Ponorogo — Keluarga Menika Susanti, warga Dukuh Krajan, Desa Baosan Lor, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, hingga kini masih menunggu k…

Usai Dinas Kominfo, Kini Giliran Kantor Dinas Perdagangan Kota Madiun Yang Digeledah KPK

Usai Dinas Kominfo, Kini Giliran Kantor Dinas Perdagangan Kota Madiun Yang Digeledah KPK

Kamis, 01 Okt 2026 12:28 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 12:28 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Mad…