Harga Cabai Merah Besar di Sumenep Naik, Rawit Malah Turun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto ilustrasi.
Foto ilustrasi.

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep – Harga komoditas cabai merah besar di Sumenep, Madura, Jawa Timur mulai menunjukkan kenaikan. Sementara untuk harga komoditas cabai rawit malah menunjukkan penurunan.

Harga cabai merah besar pada pekan ini diketahui mencapai Rp40 ribu per kg. Padahal, pada pekan lalu cabai merah besar seharga Rp35 ribu per kg.

Sementara harga cabai rawit yang sebelumnya sempat naik hingga mencapai Rp85 ribu per kg, saat ini mulai turun menjadi Rp80 ribu per kg.

Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan Sumenep, Noer Lisal Anbiyah mengatakan bahwa cabai memang salah satu komoditas yang harganya sangat fluktuatif dimana perubahan harganya bisa terjadi per hari.

Menurutnya, hal tersebut terjadi karena komoditas cabai sangat dipengaruhi stok dan permintaan konsumen.

“Sejak pertengahan pekan lalu, harga cabai rawit memang turun. Karena di beberapa daerah ada yang mulai panen. Sebaliknya dengan cabai merah, harganya malah naik, karena stok berkurang. Nanti ketika makin banyak yang panen, harga akan berangsur turun,” kata Noer Lisal Anbiyah, Senin (27/3/2023).

Ia menerangkan, harga komoditas lain di awal bulan Ramadhan ini relatif stabil atau tidak mengalami perubahan sejak pekan lalu. Harga bawang merah Rp35 ribu per kg dan harga bawang putih Rp28 ribu per kg.

“Untuk harga telur ayam ras juga masih stabil Rp29 ribu per kg, dan telur ayam kampung juga tetap Rp48 ribu per kg. Sedangkan untuk harga daging sapi tidak mengalami perubahan, tetap Rp120 ribu per kg. Daging ayam broiler Rp36 ribu per kg, dan daging ayam kampung Rp80 ribu per kg,” ujarnya.

Sementara untuk harga minyak goreng awal pekan ini juga tidak mengalami perubahan. Harga minyak goreng curah Rp16 ribu per kg dan minyak goreng kemasan premium Rp40 ribu per 2 liter.

Lebih lanjut, ia menambahkan, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan Sumenep secara rutin melakukan pemantauan harga sembako di Pasar Anom baru sebagai pasar induk, dan Pasar Bangkal sebagai pembanding. smn

Berita Terbaru

Tebing Ampelgading Longsor Diguyur Hujan, Jalan Nasional Malang - Lumajang Dialihkan

Tebing Ampelgading Longsor Diguyur Hujan, Jalan Nasional Malang - Lumajang Dialihkan

Senin, 02 Nov 2026 13:18 WIB

Senin, 02 Nov 2026 13:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Tebing di Desa Tirtomoyo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, longsor pasca diguyur hujan deras hingga semalaman, mengakibatkan…

Dibuka Awal November 2026, Dishub Kebut PJU di Jembatan Sentong Bondowoso 

Dibuka Awal November 2026, Dishub Kebut PJU di Jembatan Sentong Bondowoso 

Senin, 02 Nov 2026 12:56 WIB

Senin, 02 Nov 2026 12:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso melalui Dinas Perhubungan (Dishub) setempat melaporkan Jembatan Sentong direncanakan…

Bidik Peningkatan PAD, Pemkab Ponorogo Hadirkan Wisata Malam di Telaga Ngebel

Bidik Peningkatan PAD, Pemkab Ponorogo Hadirkan Wisata Malam di Telaga Ngebel

Senin, 02 Nov 2026 12:46 WIB

Senin, 02 Nov 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Dalam rangka menarik lebih banyak wisatawan sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Perkuat Pencegahan Narkoba, Pemkab Probolinggo Deklarasikan 10 Desa Bersinar

Perkuat Pencegahan Narkoba, Pemkab Probolinggo Deklarasikan 10 Desa Bersinar

Senin, 02 Nov 2026 12:40 WIB

Senin, 02 Nov 2026 12:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo mulai meluncurkan deklarasi 10 Desa…

Terafiliasi Judol, Ribuan Penerima Bansos di Tulungagung Terancam Dicabut

Terafiliasi Judol, Ribuan Penerima Bansos di Tulungagung Terancam Dicabut

Senin, 02 Nov 2026 12:14 WIB

Senin, 02 Nov 2026 12:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sebanyak ribuan para penerima manfaat bantuan sosial (bansos) di Tulungagung terancam dicabut haknya lantaran kedapatan…

Diduga Masuk Kamar Kos bersama Perempuan Lain, Oknum Guru di Rowokangkung yang Sudah Beristri Akui Perbuatannya

Diduga Masuk Kamar Kos bersama Perempuan Lain, Oknum Guru di Rowokangkung yang Sudah Beristri Akui Perbuatannya

Senin, 02 Nov 2026 11:51 WIB

Senin, 02 Nov 2026 11:51 WIB

SURABAYAPAGI,  Lumajang- Semboyan “Guru Digugu lan Ditiru” yang memiliki makna bahwa seorang guru harus menjadi sosok yang dipercaya, dihormati, serta menjadi t…