Ragam Kuliner Ramadhan Dikenalkan Melalui Lamongan Food Festival

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati saat menyapa para penyedia makanan kuliner khas Lamongan dalam Laffest. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Bupati saat menyapa para penyedia makanan kuliner khas Lamongan dalam Laffest. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Siapa yang tidak percaya kalau Lamongan itu gudangnya kuliner. Bahkan kuliner kota soto ini sudah dikenal di seluruh Nusantara hingga mancanegara, sebut saja Soto Lamongan, Sari Laut Lamongan, Tahu Campur, hingga Pecel Lele.

Selain kuliner diatas, Lamongan masih menyimpan berbagai kuliner khas yang memiliki cita rasa tinggi dan unik. Untuk itu, melalui Lamongan Food Festival (Laffest) yang digelar mulai tanggal 14-16 April 2023 di Alun-alun Lamongan  diharapkan mampu mempromosikan kuliner andalan khas masing-masing kecamatan. 

Lebih dari 30 stand yang menjual aneka ragam kuliner khas dari masing-masing kecamatan diperkenalkan kepada masyarakat luas. 

Seperti sego munduk dari Kecamatan Paciran, Nasi Boran khas Kecamatan Lamongan, Lontong Deprok khas Kecamatan Sukorame, Sego Menyok Sayur Lodeh khas Kecamatan Modo hingga Manuk Teruk khas Kecamatan Sekaran. 

Tak hanya itu saja, makanan khas Bothok Jambal dari Kecamatan Babat yang memiliki warna hitam dengan isian Ikan Jambal juga turut dijual, kemudian ada Sego Kluek dari Ngimbang, Tahu Tek dan masih banyak lainnya. 

Meninjau secara langsung pembukaan Laffest, Jumat (14/4), Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengungkapkan apresiasinya atas terselenggaranya event kuliner terbesar yang mengangkat kuliner khas masing-masing wilayah di Kabupaten Lamongan ini. 

"Jika bicara Lamongan, itu pasti identik dengan kulinernya yang sudah tidak diragukan lagi rasanya. Nah melalui Laffest ini kita menunjukkan bahwa Lamongan adalah kota kuliner yang luar biasa. Untuk itu Saya sampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, Dinas Koperasi dan UMKM, seluruh OPD terkait hingga pelaku UMKM," ucap Pak Yes. 

Melalui geliat ekonomi tersebut, Pak Yes mengajak masyarakat turut menikmati kuliner khas masing-masing wilayah serta mensukseskan program #AyoDitumbasi.

"Masih banyak sekali potensi kuliner Lamongan yang belum diketahui masyarakat luas. Untuk itu, mari kita mengajak keluarga berbondong-bondong ke Alun-alun Lamongan sambil ngabuburit menunggu buka puasa dan numbasi kuliner khas masing-masing wilayah yang ada di Kabupaten Lamongan," tambahnya. 

Tak hanya menghadirkan kuliner saja, event yang diselenggarakan mulai hari Jumat hingga Minggu tersebut, juga dimeriahkan berbagai kegiatan, seperti akustik, talkshow, workshop pembuatan hampers, serta review foto kontes dengan berbagai hadiah menarik. jir

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…