Bakal Capres PDIP Ganjar Pranowo: Proyek Tol itu Interkoneksi Ekonomi Daerah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Ada Dampak Besar Tidak Hanya untuk Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Juga Kehidupan Masyarakat Lebih Mudah dan Menempuh Jarak Efisien Antar Kabupaten/kota 

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Koalisi perubahan NasDem, Demokrat dan PKS, mulai membuka front menyerang kebijakan Jokowi, soal pembangunan jalan tol. Koalisi pendukung Anies Baswedan bersama JK, mantan capres Jokowi, anggap pembangunan jalan tol tak berkeadilan.

Pendapat ini dibalas lebih tajam oleh Bakal calon presiden dari PDIP Ganjar Pranowo.

Minggu (21/5/2023), anggota PKS yang dihubungi Surabaya Pagi melalui telepon selulernya mengatakan, pendapat koalisinya wajar, karena memposisikan oposisi Jokowi. Sedang anggota DPR-RI dari PDIP mengangap pendapat koalisinya pendukung Anies, sangat politis, sebab tak disertai survei dan data akademik.

Bakal calon presiden dari PDIP Ganjar Pranowo, menanggapi dengan tenang kritik calon rival dalam pilpres 2025.

Ganjar berharap siapa pun yang bakal terpilih menjadi presiden pada Pemilu 2024 harus melanjutkan program Tol Trans Sumatera yang dimulai Presiden Joko Widodo.

Harapan Ganjar itu disampaikan usai memimpin konsolidasi kader PDIP Sumatera Selatan di GOR Jakabaring, Kota Palembang, Sumatera Selatan.

"Siapa pun nanti yang jadi presiden, harus menyelesaikan proyek tol ini karena interkoneksinya sangat penting," kata Ganjar dalam keterangan tertulis di Jakarta mengutip Antara, Minggu (21/5/2023).

Menurut Ganjar, dirinya siap melanjutkan program Trans Sumatera jika kelak terpilih menjadi Presiden 2024. Perkembangan proyek Tol Trans Sumatera yang dicanangkan Jokowi dari Lampung sampai Aceh itu sampai awal 2023 telah membentang sepanjang 1.064 kilometer. Jika dirinci, tol Trans Sumatera sepanjang 465 km ruas tol konstruksi dan 599 km ruas tol operasi yang dibangun PT Hutama Karya.

 

Ada Dampak Besar

Ganjar mengatakan, pembangunan tol tersebut memiliki dampak besar tidak hanya untuk pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga kehidupan masyarakat bakal lebih mudah dan menempuh jarak efisien antar-kabupaten/kota.

"Teman-teman DPRD provinsi, beberapa bupati mereka menceritakan betapa pentingnya infrastruktur yang menghubungkan antar-kabupaten/kota ini. Tol itu akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan menghubungkan sentra-sentra yang ada, jadi harus dituntaskan," ucap Ganjar.

 

Pendapat Guru Besar UGM

Prof. Dr. Sunyoto Usman, Guru Besar Sosiologi UGM memberi pandangan mengenai manfaat jalan tol. Ia merujuk pada buku karangan Jamie Davidson, yang terbit pada tahun 2015 dengan judul "Indonesia’s Changing Political Economy: Governing The Roads oleh Jamie S. Davidson terbitan Cambridge University Press. Buku ini diterjemahkan dalam bahasa Indonesia dengan judul ( "Menaja Jalan, Ekonomi Politik Pembangunan Infrastruktur Indonesia" Insist Press, 2019). Buku ini membahas pembangunan jalan tol di Jawa dengan pendekatan “sosiologi politik pembangunan infrastruktur”.

Menurut Sunyoto Usman, fokus peran pemerintah kab/kota terkait dampak jalan tol adalah: 1) Utilisasi jalan tol untuk mengembangkan jaringan (networking) desa-desa dan kawasan industri dengan pasar, terminal, pelabuhan dan bandara; 2) Mengembangkan infrastruktur dan lembaga menjadi “supporting facilities” terhadap networking tersebut; 3) Mengembangkan growth center bagi multifier efek jalan tol, mengutamakan potensi lokal; 4) Mengembangkan kebijakan dan program pemberdayaan masyarakat terkait dengan keberadaan jalan tol; dan 5) Membangun komunikasi, kerjasama dan koordinasi dengan investor, perbankan, lembaga keuangan mikro, pengusaha eksport-import (misal kerajinan).

Sedangkan fokus pemerintah kab/kota terkait utilisasi jalan tol adalah: 1) Menindak-lanjuti regulasi tentang jalan tol yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat dan provinsi, terkait dengan UU jalan; 2) Mengeluarkan regulasi terkait dengan koneksi dan utilisasi jalan kab/kota, jalan provinsi dan jalan tol, 3) Optimalisasi fungsi, fasilitasi, pengawasan dan pemantauan “lembaga-lembaga” terkait dengan koneksi dan utilisasi jalan kab/kota, jalan provinsi dan jalan tol, dan 4) Mengembangkan infrastruktur transportasi (baru/lama) level kab/kota (spt jalan kab/kota, jembatan, terminal, halte, rambu-rambu dsb) sebagai “supporting facilities” jalan tol.

 

Jalan Tol Proyek Strategis Nasional

Sementara Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menekankan bahwa pembangunan jalan tol yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Jalan tol itu bisa digunakan oleh seluruh masyarakat, bisa digunakan oleh seluruh orang yang melintas, bisa digunakan untuk meningkatkan aktivitas ekonomi, meningkatkan konektivitas,” kata Wamenkeu saat meninjau perkembangan pembebasan tanah Tol Solo-Yogyakarta-Kulonprogo di Kantor Kelurahan Purwomartani, Yogyakarta, Kamis (25/8/2022). n erc/jk/rmc

Berita Terbaru

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai bagian dari duka atas tragedi kecelakaan pekerjaan yang menewaskan 4 karyawan dan 3 lainya masih perawatan, semua karyawan…

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemkot Madiun ingin memperjelas peran forum yang mengoordinasikan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Untuk itu, Pemkot m…

Dibangun Fasilitas Lengkap, Progres Pembangunan RSUD Sedati Melebihi Target

Dibangun Fasilitas Lengkap, Progres Pembangunan RSUD Sedati Melebihi Target

Jumat, 25 Sep 2026 17:22 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 17:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Demi meningkatkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Sidoarjo, khususnya di wilayah Sedati dan sekitarnya, pembangunan RSUD Sedati…