Jemaah Haji Viral: Takut Tak Kebagian Makan, Bawa Beras 5 Kg Dari Rumah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Muhammad Ali, jemaah haji asal Solo, Jawa Tengah yang membawa beras dari rumah karena mengira dapat jatah makan hanya dua kali sehari. Sp/ SBY
Muhammad Ali, jemaah haji asal Solo, Jawa Tengah yang membawa beras dari rumah karena mengira dapat jatah makan hanya dua kali sehari. Sp/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Akhir-akhir ini banyak momen unik hingga viral di musim haji 2023. Kali ini, ada jemaah haji yang berasal dari embarkasi Solo sampai membawa beras dari rumah untuk diolah di Arab Saudi.

Jemaah tersebut diketahui bernama Muhammad Ali yang mengatakan dirinya membawa beras sebanyak 5 kg dan dimasukkan kedalam botol untuk mengantisipasi apabila di tanah suci tidak kebagian makan atau tidak dapat jatah makan.

"Waktu itu sempat disampaikan hanya mendapat makan 2 kali. Jadi saya minta kepada jemaah untuk tetap bawa beras. Dan hampir semua bawa beras," kata Ali, Senin (05/06/2023).

Tak hanya Ali, ternyata banyak jemaah haji lain yang akhirnya juga membawa beras dari rumah untuk antisipasi. Namun, setibanya di Madinah, jemaah haji merasakan betul semua mendapat makan 3 kali sehari.

Sementara itu, nasib beras yang sudah dibawa oleh jemaah haji nantinya akan dikumpulkan menjadi satu dan disumbangkan.

"Tadi ada usulan beras dikumpulkan, lalu akan disumbangkan, nanti akan berkoordinasi lebih lanjut," ucap dia.

Sebagai informasi, beberapa jemaah haji membawa beras dengan berbagai cara, salah satunya dengan dimasukkan ke botol, lalu tutupnya direkatkan pakai lakban agar lebih kuat.

Disisi lain, Pemerintah juga telah menyiapkan 54 perusahaan katering untuk memenuhi kebutuhan makan jemaah haji selama di Makkah. Setiap hari jemaah makan 3 kali. Artinya, selama di Makkah setiap jemaah akan mendapat makan 66 kali. dsy/kmp

Berita Terbaru

Menyusuri Lima Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

Menyusuri Lima Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

Kamis, 15 Okt 2026 18:22 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 18:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pada 2026, lima ruas jalan di Kabupaten Lamongan dibangun melalui program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah…

Klunting, Senjata Ampuh PKK Tekan Stunting

Klunting, Senjata Ampuh PKK Tekan Stunting

Kamis, 15 Okt 2026 18:21 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 18:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Upaya penurunan stunting di Kabupaten Lamongan menunjukkan capaian positif. Prevalensi stunting yang mencapai 27,5 persen pada…

Gus Ipul Sebut Berbelanja di KDKMP Bisa Dongkrak Ekonomi dan Kesejahteraan Warga

Gus Ipul Sebut Berbelanja di KDKMP Bisa Dongkrak Ekonomi dan Kesejahteraan Warga

Kamis, 15 Okt 2026 18:20 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 18:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - KDKMP (Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih) merupakan program nasional, yang dirancang selain sebagai pilar utama pembangun desa,…

Serumpun Dengan Reog Ponorogo, Barongan Blora Ingin Menyusul ke UNESCO

Serumpun Dengan Reog Ponorogo, Barongan Blora Ingin Menyusul ke UNESCO

Kamis, 15 Okt 2026 18:16 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 18:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Pemerintah Kabupaten Blora, Jawa Tengah, menggandeng Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, untuk mendorong kesenian Barongan B…

INVESTOR KOMITMEN WUJUDKAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DAN DUKUNG KEMAJUAN EKONOMI DAERAH

INVESTOR KOMITMEN WUJUDKAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DAN DUKUNG KEMAJUAN EKONOMI DAERAH

Kamis, 15 Okt 2026 18:09 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Kehadiran investasi swasta di Kabupaten Sidoarjo kembali menunjukkan geliat positif yang diyakini mampu menjadi motor penggerak p…

5 Kebutuhan Modal Kerja Mendesak yang Terbantu Pinjaman UMKM Tanpa Jaminan

5 Kebutuhan Modal Kerja Mendesak yang Terbantu Pinjaman UMKM Tanpa Jaminan

Kamis, 15 Okt 2026 17:55 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 17:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Modal kerja adalah dana yang menjaga operasional harian usaha tetap berjalan, mulai dari stok, bahan baku, sampai biaya operasional. Dalam…