Heboh! Mahasiswa UGM Diduga Mesum Saat KKN, Begini Kesaksian Lurah di Purworejo

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kades Pucungroto, Eddy Widodo (kanan). SP/ SBY
Kades Pucungroto, Eddy Widodo (kanan). SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dua mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) diduga mesum di lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan tengah viral di media sosial. Pada saat itu kedua mahasiswa tersebut tengah melakukan KKN di Desa Pucungroto, Kecamatan Kaligesing, Purworejo, dan tinggal di rumah kepala desa.

Menurut Kepala Desa atau Lurah Pucungroto, Eddy Widodo, dirinya menepis kabar viral tersebut. Dirinya mengakui istrinya sempat memergoki pasangan itu duduk berdua, namun tidak berbuat mesum.

"Kasus itu sebenarnya nggak seperti itu. Sekarang baru saya selidiki biang keladinya siapa," kata Eddy Widodo, Selasa (04/07/2023).

Dia menduga ada orang yang sakit hati sehingga membuat kabar yang tidak benar dan memviralkannya.  "Tapi nggak tahu yang memviralkan itu mungkin ada sakit hati atau apa. Saya prihatin sekali," kata Eddy.

Eddy selaku tuan rumah menegaskan tidak ada perbuatan mesum yang dilakukan oleh mahasiswa KKN UGM itu di rumahnya. "Kalau kejadian bener-bener mesum, saya sendiri yang usir, tapi ini kan nggak," kata dia.

Adapun istri Eddy, Siti Maesaroh, mengakui pernah menemui kedua mahasiswa itu tengah duduk berdua. Namun mereka tidak melakukan perbuatan mesum. "Saya pas di rumah lihat mereka duduk berdua, di depannya ada laptop," kata Siti Maesaroh di lokasi yang sama.

Sekali lagi, Kepala Desa atau Lurah Pucungroto, Eddy Widodo menegaskan bahwa kejadian sesungguhnya tidak sesuai dengan apa yang telah viral di Twitter. Eddy mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar satu minggu lalu, yakni pada 26 Juni 2023.

Sementara itu, Direktur Pengabdian kepada Masyarakat (DPKM) UGM Rustamaji mengatakan, tindakan sejoli yang tengah berduaan itu memang kurang bisa diterima bagi adat masyarakat setempat.

"Mungkin yang namanya adik-adik (mahasiswa) mungkin ada bersentuhan tangan, atau apa gitu dan itu kalau di lokasi kurang pas ya. Tapi kejadian yang sebenarnya saya belum bisa menyampaikan karena belum ada hasil (investigasi)," ujar Rustamaji.

"Tidak bisa memastikan tapi (kedua mahasiswa) ada kedekatan khusus mungkin," lanjut dia.

Pasca kejadian, pihak yang memergoki sejoli itu melaporkan kepada perwakilan kampus di lokasi. Teguran dan pembinaan oleh DPL diberikan kepada mahasiswa yang bersangkutan setelahnya.

Lebih lanjut, Rustamaji menyebut UGM telah menjalin komunikasi dengan kepala desa setempat dan unit mahasiswa di lokasi KKN. Berdasarkan hasil koordinasi, mahasiswa UGM masih diperbolehkan melanjutkan KKN di desa tersebut.

Mengenai mahasiswa yang terlibat mesum, Rustamaji mengaku pihak kampus akan mengupayakan pembinaan. Pembinaan dalam bentuk paling berat adalah mahasiswa bersangkutan ditarik dari lokasi KKN. dsy

Berita Terbaru

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai bagian dari duka atas tragedi kecelakaan pekerjaan yang menewaskan 4 karyawan dan 3 lainya masih perawatan, semua karyawan…

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemkot Madiun ingin memperjelas peran forum yang mengoordinasikan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Untuk itu, Pemkot m…