Bank Jatim Fasilitasi UMKM Terminal dan Pembayaran QRIS Bus Trans Jatim

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Mojokerto - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur kembali meresmikan armada bus Trans Jatim. Setelah meresmikan koridor I tepat setahun yang lalu, kali ini Pemprov Jatim meresmikan koridor II Rute Mojokerto-Terminal Purabaya Sidoarjo pada hari Minggu (20/8) bertempat di Terminal Kertajaya Mojokerto. Peresmian dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Dalam kesempatan tersebut, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) melakukan penandatanganan Kerjasama dengan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur terkait Pemberdayaan UMKM melalui Penyediaan Fasilitas dan Media Promosi Untuk Tenant di Terminal Mojokerto yang ditandatangai langsung oleh Senior Executive Vice President Korporasi, Sindikasi dan Kelembagaan Bank Jatim Koerniawan Prijambodo dan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jatim Nyono.

Gubernur Jatim Khofifah Indah Parawansa dalam sambutannya menyampaikan, Bus Trans Jatim menjadi transportasi umum favorit bagi masyarakat. Sejak diluncurkan Bus Trans Jatim Koridor 1 di terminal Porong Sidoarjo tahun lalu, jumlah penumpang terus meningkat. Sehingga Dishub Pemrov Jatim saat ini telah menambah jumlah Bus tersebut. Kemudian saat ini Pemprov Jatim juga membuka rute baru Bus Trans Jatim Koridor II dengan rute Mojokerto -Surabaya.

“Kami berharap dengan dibukanya transportasi massal yang murah dan terjangkau tersebut akan menambah kunjungan wisata ke wilayah Mojokerto”, ucap Khofifah. Selain itu , dengan dibukanya Koridor II tersebut diharapkan juga dapat meningkatkan daya beli di wilayah Mojokerto sehingga roda perekonomian akan bergerak cepat,” harap Khofiah Khofifah

Sementara itu, dalam Sambutannya, Nyono menyampaikan bahwa tingginya penumpang yang menggunakan Trans Jatim, membuat Pemprov Jawa Timur bersama Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur meresmikan Trans Jatim Koridor II.

“Saat ini, Bus Trans Jatim Koridor II memiliki 20 armada yang beroperasi setiap harinya, mulai Pukul 05.00-21.00 WIB dan 2 armada Bus cadangan. Bus ini juga telah dibekali dengan tekhnologi terbaru dan Aplikasi sehingga pengguna transportasi Trans Jatim semakin dipermudah,” imbuh Nyono.

“Saat ini terdapat 53 halte bus Trans Jatim yang akan memudahkan penumpang dalam menikmati transportasi masal tersebut. Selain itu,.Informasi lengkap tentang rute, lokasi halte, jadwal bus, dan data penumpang dapat diakses melalui aplikasi AJAIB atau Aplikasi Jatim Informasi Bus di Google Play Store dan App Store,” terang Nyono. 

Direktur Bank Jatim Busrul Iman menyampaikan bahwa penandatanganan kerjasama dengan Dishub Jatim merupakan bentuk komitmen bankjatim terhadap pemberdayaan UMKM khususnya yang berada di lingkungan Terminal Mojokerto.

“Selain itu dari sisi pembayaran, saat ini masyarakat yang ingin menggunakan transportasi Bus Trans Jatim juga tidak perlu repot. Sebab, pembayarannya sudah bisa menggunakan QRIS Bank Jatim. 

”Dalam hal ini kami sudah bekerja sama dengan Dishub Jatim sejak Koridor I diluncurkan dengan memberikan support alat pembayaran secara nontunai, yaitu QRIS,” jelas Busrul. 

Sementara itu, QRIS Bank Jatim terus mengalami pertumbuhan yang signifikan dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya (YoY). Sampai dengan Semester I 2023, QRIS Bank Jatim telah digunakan oleh 90.403 user atau tumbuh 61 persen (YoY) dengan nominal transaksinya mencapai Rp 56 miliar atau tumbuh 76 persen (YoY).

”Kami tak henti-hentinya akan terus mengembangkan pembayaran digital demi mendukung percepatan digitalisasi. Semoga lewat kegiatan ini Bank Jati dapat terus menjadi mitra kerja yang baik bagi Pemprov Jawa Timur serta semua produk dan layanannya dapat bermanfaat bagi semua nasabah,” tutup Busrul. Byb

Tag :

Berita Terbaru

Lamongan Raih Dua Penghargaan pada FESyar Jawa Timur 2026

Lamongan Raih Dua Penghargaan pada FESyar Jawa Timur 2026

Senin, 28 Sep 2026 18:04 WIB

Senin, 28 Sep 2026 18:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjadi salah satu pemerintah daerah yang turut bekerja keras mengawal, dan dianggap berjasa dalam memajukan ekonomi syariah di…

Pagar Mall dan SLF Disorot, DPRD Desak Audit Fisik Bangunan di Surabaya

Pagar Mall dan SLF Disorot, DPRD Desak Audit Fisik Bangunan di Surabaya

Senin, 28 Sep 2026 18:01 WIB

Senin, 28 Sep 2026 18:01 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Isu Sesar Surabaya dan Sesar Waru yang kembali menjadi perhatian publik mendapat respons dari DPRD Kota Surabaya. Di tengah…

RPH Surabaya Pastikan Daging ASUH, Masyarakat Bisa Beli di Pasar Arimbi dan Lapak Mitra

RPH Surabaya Pastikan Daging ASUH, Masyarakat Bisa Beli di Pasar Arimbi dan Lapak Mitra

Senin, 28 Sep 2026 17:59 WIB

Senin, 28 Sep 2026 17:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui PT Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Perseroda mengajak masyarakat lebih selektif dalam…

Genjot Pajak Daerah, 105 Tapping Box Dipasang di Hotel dan Restoran Kota Mojokerto

Genjot Pajak Daerah, 105 Tapping Box Dipasang di Hotel dan Restoran Kota Mojokerto

Senin, 28 Sep 2026 17:58 WIB

Senin, 28 Sep 2026 17:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Mojokerto memasang 105 unit alat tapping box di sejumlah hotel dan …

Puluhan Massa Desak Kejari Kota Kediri Usut Dugaan Jual Beli Kios dan Mangkraknya Alun-Alun

Puluhan Massa Desak Kejari Kota Kediri Usut Dugaan Jual Beli Kios dan Mangkraknya Alun-Alun

Senin, 28 Sep 2026 17:29 WIB

Senin, 28 Sep 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Peduli Kota Kediri menggelar aksi damai di depan Kejaksaan Negeri (Kejari)…

'Police Goes To School' Terus Digalakan Polres Blitar Bertema Hindari Kekerasan Bullying

'Police Goes To School' Terus Digalakan Polres Blitar Bertema Hindari Kekerasan Bullying

Senin, 28 Sep 2026 16:05 WIB

Senin, 28 Sep 2026 16:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Setiap hari Senin Polisi Masuk Sekolah "Police Goes To School, dalam Kegiatan mengikuti Upacara Bendera di setiap sekolah, baik di…