Pembentak Siswi Magang Luluk Nuril Minta Maaf, Kini Suami Dicopot dari Jabatan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Luluk Sofiatul Jannah saat meminta maaf didampingi oleh suaminya, Bripka Nuril, Rabu (06/09/2023). SP/ PRB
Luluk Sofiatul Jannah saat meminta maaf didampingi oleh suaminya, Bripka Nuril, Rabu (06/09/2023). SP/ PRB

i

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Kasus wanita pembentak siswi magang SMK 1 Probolinggo Luluk Sofiatul Jannah kini berakhir damai dalam mediasi pada Rabu (06/09/2023). Luluk Nuril dengan tulus mengungkapkan penyesalannya secara terbuka.

Dalam mediasi tersebut, dipandu oleh Kapolres Probolinggo, AKBP Wisnu Wardhana, dan menghadirkan Luluk Nuril bersama suaminya, Bripka Nuril, serta keluarga dari korban, saudari Laila Nur Afni, dan ibunya, Lasmi.

Atas perbuatannya hingga membuat sang siswi merasa trauma, dalam mediasi itu, Luluk meminta maaf sambil terisak kepada semua pihak yang mungkin merasa dirugikan oleh tindakannya, termasuk keluarga korban, Institusi Polri, dan organisasi Bhayangkari terakit tindakan yang telah dia lakukan.

Kapolres Probolinggo AKBP Wisnu Wardana menjelaskan, meski keduanya telah berdamai, suami Luluk, Bripka Nuril, tetap diberi sanksi yakni dicopot dari jabatannya sebagai Kanit Binmas Polsek Tiris.

"Sanksi yang bersangkutan (Nuril), kita akan copot dari jabatannya sekarang (Kanit Binmas Polsek Tiris) dan dari Polsek Tiris kita kembalikan ke Polres. Sementara proses sidang kode etik maupun disiplin sedang berjalan," kata Wisnu.

Dia mengatakan serius menangani masalah Nuril karena akibat ulah istrinya jadi menimbulkan ketidaknyamanan bagi institusi Polri.

"Kami fokus, kami serius dalam menangani permasalahan ini. Saya juga mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada masyarakat, netizen yang memberikan masukan yang konstruktif kepada kami sehingga nantinya dapat melayani lebih baik lagi," ujarnya, Kamis (07/09/2023).

Sebagai informasi, Nuril yang bertugas di Polsek Tiris sejak 8 tahun lalu, posisi Bripka Nuril hanya sebagai anggota biasa. Sampai akhirnya sekitar 2 sampai 3 bulan lalu dia mendapatkan promosi jabatan menjadi Kanit Binmas Polsek Tiris. 

Kasus ini sebelumnya viral, berawal dari sebuah video kontroversial yang menunjukkan Luluk Nuril marah dan kecewa terhadap anak magang dari SMK di sebuah toko bernama KDS yang dipicu oleh masalah pelayanan yang diduga kurang memuaskan dari anak magang tersebut, yang salah mengira bahwa Luluk Nuril akan membatalkan pesanannya.

Karena perkara itu, luluk sempat dilaporkan ke polisi oleh perwakilan guru di SMK tersebut. Namun, kini kedua pihak telah berdamai, dan pelaporan pun mencabut laporannya. prb-01/dsy

Berita Terbaru

Haier dan AQUA Bidik Pasar Jawa Timur, Perdana Tampil di PRJ Surabaya 2026

Haier dan AQUA Bidik Pasar Jawa Timur, Perdana Tampil di PRJ Surabaya 2026

Kamis, 08 Okt 2026 19:28 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 19:28 WIB

SURABAYAPAGI, Surabaya- Pasar elektronik rumah tangga di Jawa Timur menjadi salah satu sasaran penguatan bisnis Haier dan AQUA. Untuk mendekatkan diri dengan…

Penggeledahan Beruntun KPK di Madiun, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Disasar

Penggeledahan Beruntun KPK di Madiun, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Disasar

Kamis, 08 Okt 2026 18:13 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 18:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggeledah lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Kamis (8/10/2026). Kali i…

Pemkab Lumajang Gelontorkan Rp10 Miliar untuk Perbaiki Ruas Jalan Rowokangkung-Kalipepe

Pemkab Lumajang Gelontorkan Rp10 Miliar untuk Perbaiki Ruas Jalan Rowokangkung-Kalipepe

Kamis, 08 Okt 2026 15:30 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 15:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dalam rangka perbaikan ruas jalan Rowokangkung-Kalipepe sepanjang kurang lebih 6 kilometer, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang…

Rampung Dibangun, Operasional 252 KDKMP Ponorogo Masih Tunggu Verifikasi Lapangan

Rampung Dibangun, Operasional 252 KDKMP Ponorogo Masih Tunggu Verifikasi Lapangan

Kamis, 08 Okt 2026 15:15 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 15:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Meski sebanyak 252 dari 307 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Ponorogo, telah rampung dibangun, namun untuk…

Beri Kepastian Hukum, Pemkab Banyuwangi Tetapkan Perda Perlindungan Pekerja Migran

Beri Kepastian Hukum, Pemkab Banyuwangi Tetapkan Perda Perlindungan Pekerja Migran

Kamis, 08 Okt 2026 15:05 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 15:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Guna menjamin perlindungan hukum, ekonomi, dan sosial bagi pekerja migran serta keluarganya, DPRD dan Pemerintah Kabupaten…

Kekeringan hingga Krisis Air Bersih, Warga di Jombang Rela Ambil Air Irigasi

Kekeringan hingga Krisis Air Bersih, Warga di Jombang Rela Ambil Air Irigasi

Kamis, 08 Okt 2026 14:58 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 14:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Melihat fenomena kekeringan di musim kemarau mengakibatkan pasokan air menipis bahkan hingga krisis air bersih, salah satunya yang…