Lantik 12 Pj Bupati/Wali Kota di Jatim

Ikuti Arahan Presiden, Jatim Jangan Sampai 'Batuk', Nanti Nulari ke Ibu Kota

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur Khofifah Saat melantik 12 Pj Bupati/Wali Kota Jatim di Gedung Negara Grahadi, Minggu (24/9/2023). SP/Nur Aini
Gubernur Khofifah Saat melantik 12 Pj Bupati/Wali Kota Jatim di Gedung Negara Grahadi, Minggu (24/9/2023). SP/Nur Aini

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Secara resmi 12 Penjabat (Pj) Bupati dilantik dan ambil sumpah jabatan untuk kabupaten/kota yang kepala daerahnya telah habis masa jabatannya. Pelantikan dan sumpah jabatan yang digelar di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu, (24/9/2023).

Usai melantik 12 Pj Bupati/Wali Kota Jatim, Khofifah mengingatkan untuk segera bekerja diantaranya penyusunan APBD perubahan tahun 2023. Tidak hanya itu mereka juga harus kerja cepat karena sebentar lagi juga sudah masuk dalam penyusunan rancangan APBD 2024.

"Bagi Pj yang sebelumnya memang menjabat sebagai sekda, mungkin sudah tune in. Namun yang bukan, tolong untuk melakukan koordinasi secara intensif agar penyusunan anggaran daerah bisa dilakukan cepat dan akurat,"ujar Khofifah.

"Tolong, ada beberapa hal yang mungkin memang harus dikoordinasikan dengan purna tugas Bupati maka tolong lakukan, supaya terbangun kesinambungan program dan keberlanjutan pembangunan," imbuhnya.

Tak hanya itu, Khofifah juga menyebutkan hal yang dapat dijadikan contoh, yang ia kerap lakukan saat awal menjabat Gubernur Jatim.

Ia senantiasa berkomunikasi intens dengan Pakde Karwo, gubernur sebelumnya. Misal, berkoordinasi terkait penerapan SMK Mini. "Saya sempat menanyakan terkait SMK mini yang ternyata adalah tempat pelatihan vokasi. Dan itu kami komunikasi dan konfirmasikan untuk keberlanjutan program selanjutnya," lugas perempuan nomor satu di Jatim tersebut.

Selanjutnya, Khofifah juga meminta agar para Pj bupati dan Walikota memperhatikan beberapa arahan presiden, yakni terkait penanganan kemiskinan terutama kemiskinan ekstrem.

Selain itu, Khofifah juga mengingatkan kepada seluruh Pj Bupati/Wali Kota yang baru saja dilantik untuk bisa mengelola dinamika politik di tahun politik tahun 2024 mendatang. Terutama di wilayahnya masing-masing.

 

'Jatim Jangan Sampai Batuk'

Gubernur perempuan pertama di Jatim itu memberikan istilah bahwa ‘Jatim tak boleh sampai batuk’. Pasalnya, hal itu akan berdampak sampai Ibu Kota Jakarta, dimana merupakan pusat dari pemerintahan.

“Jangan sampai Jawa Timur batuk. Kalau Jawa Timur batuk dropletnya sampai ibu kota. Itu artinya bahwa ketenangan, ketentraman, dan kedamaian harus sama-sama kita jaga,” ujar Khofifah, Minggu (24/9/2023).

Karena itu, Khofifah menilai jika melakukan koordinasi bersama seluruh jajaran terkait, terutama Forkopimda menjadi hal penting. Menurutnya, itu akan menciptakan kondisi Jatim yang aman dan tetap guyub rukun.

“Terkait dinamika tahun politik ini, pasti akan ada efek dinamikanya. Bagaimana mengelola dinamika itu dengan tetap positive thinking membangun suasana guyub rukun, toto tentrem kerto rahardjo,” tuturnya.

Seperti diketahui, Gubernur Khofifah telah melantik 12 Pj bupati/wali kota dari wilayah Madura, Tapal Kuda, dan Mataraman. Pelantikan itu dibagi menjadi dua sesi, masing-masing sesi 6 Pj yang diambil sumpahnya.

Di sesi pertama, Khofifah melantik 6 Pj Bupati dari wilayah Madura dan Tapal Kuda, di antaranya Pj Bupati Lumajang Indah Wahyuni, Pj Bupati Pasuruan Andriyanto, Pj Bupati Pamekasan Masrukin, Pj Bupati Bondowoso Bambang Soekwanto, Pj Bupati Bangkalan Arif Mulya Adi, dan Pj Bupati Probolinggo Ugas Irwanto.

Di sesi kedua, Khofifah kembali melantik 6 Pj dari wilayah Mataraman, antara lain Pj Bupati Jombang Sugiat, Pj Bupati Nganjuk Sri Handoko Taruna, Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto, Pj Bupati Madiun Tontro Pahlawanto, Pj Bupati Magetan Hergunadi, dan Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat.

Rencananya, Gubernur Khofifah juga kembali dijadwalkan melantik Pj Bupati Tulungagung pada Senin (24/9/2023) hari ini. Jabatan Pj Bupati Tulungagung itu akan diisi oleh Heru Suseno yang merupakan Kepala Dinas Perkebunan (Kadisbun) Provinsi Jatim. ain/rmc

Berita Terbaru

Kali Ditutup, Tambak Warga Terancam: Petambak Mengare Minta JIIPE Jangan Korbankan Wong Cilik

Kali Ditutup, Tambak Warga Terancam: Petambak Mengare Minta JIIPE Jangan Korbankan Wong Cilik

Senin, 02 Nov 2026 19:11 WIB

Senin, 02 Nov 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pengembangan kawasan industri semestinya membawa manfaat bagi masyarakat. Namun, ketika pembangunan justru membuat saluran air m…

MilkLife Strikers Tembus Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

MilkLife Strikers Tembus Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

Senin, 02 Nov 2026 18:57 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:57 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Strikers memastikan tiket ke final Singa Cup 2026 setelah finis sebagai pemuncak klasemen Grup A. Meski menelan kekalahan 0…

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Komisi D DPRD Jawa Timur menilai rancangan anggaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jatim tahun 2027 belum sesuai dengan kondisi…

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- BeautyFest Asia Surabaya 2026 by Popbela.com sukses digelar selama tiga hari, pada 30 Oktober–1 November 2026, di Convention Hall, T…

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita resmi menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota…

Luas Tanam Naik 2.000 Hektare, Produksi Tembakau di Ngawi Tembus 3.420 Ton

Luas Tanam Naik 2.000 Hektare, Produksi Tembakau di Ngawi Tembus 3.420 Ton

Senin, 02 Nov 2026 15:42 WIB

Senin, 02 Nov 2026 15:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Kondisi kemarau panjang mendorong sejumlah petani memanfaatkan lahan  pertanian mereka untuk membudidayakan tembakau. Sehingga, Dinas …