Golkar Tepis Pertemuan Ketum KIM, Tunggu Jokowi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sekjen Partai Golkar Lodewijk F. Paulus mengatakan hingga saat ini belum ada jadwal pertemuan antarketum partai Koalisi Indonesia Maju (KIM) untuk membahas cawapres Prabowo Subianto.

Lodewijk, menepis anggapan pertemuan antar ketum parpol KIM menunggu Presiden Jokowi pulang lawatan. Dia menegaskan Jokowi bukan ketum.

"Kalau kita punya grup Sekjen tidak ada informasi, masih blank. Karena Golkar saja ulang tahun hari ini tanggal 20 kan sakral, ya toh. Terus siang kita ada tumpengan, hari Sabtu baru kita Rapimnas baru tanggal 31 kita ramai-ramai hiburan," kata Lodewijk kepada wartawan di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (20/10/2023).

"Nggak tahulah, dalam konteks ini sih bukan karena Pak Jokowi. Pak Jokowi bukan Ketum, ya kita tunggu saja," jawab Lodewijk menjawab apakah pertemuan Ketum KIM menunggu kepulangan Presiden Jokowi.

 

Ada Waktu Pembahasan

Ia mengingatkan jika pendaftaran capres dan cawapres ke KPU masih sampai tanggal 25 Oktober 2023. Untuk itu, menurutnya, masih ada waktu untuk membahas.

Lodewijk menyebut Golkar tengah fokus mengikuti rangkaian hari ulang tahun (HUT) partai yang ke-59.

 

Pidato Prabowo

Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto mengatakan dirinya merasa seperti di rumah ketika hadir di acara Golkar.

"Terima kasih undangan ini, ini kehormatan bagi saya. Saya merasa selalu di Golkar saya merasa nyaman, nyaman dan at home. Karena begitu banyak kawan-kawan lama, kawan-kawan seperjuangan, Golongan Karya punya sejarah yang gemilang," kata Prabowo dalam sambutannya di DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (20/10/2023).

 

Prabowo Berjoget

Saat pengisi acara menyanyikan lagu Dewa 19 'Kamulah Satu-Satunya"', Prabowo datang bersama dengan Ketum Golkar Airlangga Hartarto dari balik podium. Prabowo berjalan ke depan dan terlihat berjoget menggerakkan tangannya.

Terlihat Waketum Golkar Nurul Arifin mendampingi Prabowo. Prabowo dan Airlangga. Mereka maju ke panggung untuk berjoget bersama. n erc/jk/rmc

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…