Terseret Kasus Narkoba, Gelagat G-Dragon di Bandara Jadi Sorotan: Tampak Gelisah dan Serba Tertutup

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
G-Dragin. SP/ KRS
G-Dragin. SP/ KRS

i

SURABAYAPAGI.com, Korea Selatan - Anggota Big Bang, G-Dragon menjadi salah satu tersangka yang diperiksa atas kasus penyalahgunaan narkoba pada Rabu (25/10/2023). G-Dragon didakwa tanpa penahanan atas tuduhan penyalahgunaan narkoba oleh Badan Kepolisian Metropolitan Incheon.

Pemeriksaan G-Dragon menyusul penyelidikan polisi terhadap Lee Sun Kyun, yang minggu lalu diumumkan terlibat kasus narkoba. Namun, netizen terlambat menyoroti beberapa video G-Dragon dari beberapa bulan sebelumnya saat berangkat ke luar negeri. Dalam potongan video yang beredar, G-Dragon muncul di bandara dalam keadaan tidak stabil. Dia tersandung dan melompat-lompat.

Video lainnya juga menunjukkan G-Dragon tampak gelisah dan menutupi kepalanya dengan tangan. Gelagat tak biasa G-Dragon itu sontak membuat penggemar khawatir. Apalagi G-Dragon memiliki riwayat pemakaian ganja di masa lalu.

"Saya sangat terkejut setelah menonton video bandara. Saya mencari video G-Dragon dan menontonnya selama seminggu setelah itu. Mengapa ini sangat menyedihkan? Saya berharap seseorang bisa menyelamatkan Kwon Jiyong," tulis seorang netizen, Kamis (26/10/2023).

"Jiyong-ah, jika kamu memakai narkoba, tolong berhenti. Kamu benar-benar seseorang yang berbicara dengan tenang dan cerdas, tanpa lupa tersenyum dengan matamu, membicarakan hal-hal mendalam melalui wawancara, menyentuh orang. Sekarang, ketika saya menonton video wawancaramu, kamu berbicara dengan jeda di antara kata-kata, dan kecepatan bicaramu juga melambat... Mau bagaimana lagi kalau itu bukan narkoba," sahut yang lain.

Sebelumnya diberitakan polisi setempat telah melakukan penyelidikan terhadap dua penyanyi terkenal lantaran diduga melanggar Undang-undang Pengendalian Narkoba. Menurut Departemen Kepolisian Incheon, polisi telah mengamankan dua artis itu untuk dilakukan interogasi atas tuduhan pelanggaran narkoba. krs-01/dsy

Berita Terbaru

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.Com, Blitar- Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun peringati Hari Sumpah Pemuda dengan gelar aksi sosialisasi keselamatan…

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

BPKH menghadapi tantangan menjaga keamanan dan keberlanjutan dana, sementara nilai manfaat membantu membiayai haji dan memunculkan pertanyaan tentang hak jemaah…

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAG.com, Surabaya - Universitas Airlangga sedang menggelar event AICECS, Airlangga International Cultural Environmental Community Service sebagai wadah…

45 Lapak PKL di Telaga Ngebel Ponorogo Terancam Dibongkar, Pedagang Keluhkan Minim Sosialisasi

45 Lapak PKL di Telaga Ngebel Ponorogo Terancam Dibongkar, Pedagang Keluhkan Minim Sosialisasi

Jumat, 30 Okt 2026 13:17 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Sebanyak 45 tempat usaha milik pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, terancam d…