Selama Periode 2023

Wow, Negeri Tirai Bambu Kalahkan Jepang si Raja Ekspor Mobil Dunia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penampakan pabrik Mitsubishi di Jepang. SP/ JKT
Penampakan pabrik Mitsubishi di Jepang. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.co,m, Jakarta - Asosiasi Industri Otomotif Jepang mencatat angka pengiriman mobil ke luar negeri selama Januari-November sebanyak 3,99 juta unit tidak sebanyak eksportir milik China yakni diperkirakan bakal mencapai 4,3 juta unit sampai satu tahun penuh 2023.

Melihat perolehan sementara tersebut, Jepang sudah dipastikan kalah jumlah dari China. Mayoritas mobil yang diekspor dari Negera Tirai Bambu tersebut masih berupa mesin bakar internal atau ICE. Namun, untuk kendaraan energi terbarukan atau new energy vehicle (NEV) juga sedang mengalami pertumbuhan signifikan, data tersebut dirilis China Automobile Association, pada Kamis (04/01/2024).

Kenaikan melonjak 110 persen selama Januari-November 2023 dengan total 825 ribu unit dalam tiga kuartal pertama. Rusia adalah negara tujuan ekspor terbesar China.

Belum lagi sejak meletusnya perang Rusia-Ukraina, China berhasil mengirimkan mobil-mobil buatannya sebanyak 730 ribu unit selama Januari hingga Oktober tahun lalu alias tujuh kali lipat dibanding periode yang sama tahun 2022.

Negara tujuan ekspor terbesar kedua China datang dari Benua Amerika Selatan yakni Meksiko. Sudah ada 330 ribu unit mobil yang dikirim sejak Januari hingga Oktober 2023 atau naik sebesar 71 persen.

Selain melakukan pengiriman unit secara utuh ke Meksiko, pabrikan China juga rajin menggelontorkan investasi dan rencana ekspansi ke Negeri Sombrero tersebut. Tujuan lainnya adalah agar mobil China lebih mudah masuk ke pasar Amerika Utara.

Sejak lama, Jepang menduduki posisi nomor satu dalam ekspor mobil global. Terakhir kali Jepang kehilangan dominasinya adalah ketika dikalahkan oleh Jerman pada tahun 2016. Meski produsen mobil Jepang merupakan pemain terdepan di era kendaraan berbahan bakar bensin, mereka tertinggal jauh dalam transformasi ke elektrifikasi. jk-07/dsy

Berita Terbaru

Dukung Kegiatan Puncak Hari Jadi ke-81 Pemprov, Bank Jatim Salurkan CSR kepada Dinsos Jawa Timur

Dukung Kegiatan Puncak Hari Jadi ke-81 Pemprov, Bank Jatim Salurkan CSR kepada Dinsos Jawa Timur

Jumat, 16 Okt 2026 10:31 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 10:31 WIB

SurabayaPagi, Sumenep - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) turut mendukung penyelenggaraan Puncak Hari Jadi ke-81 Pemerintah Provinsi Jawa…

Hak Jawab PT Bank Artha Graha International Tbk 

Hak Jawab PT Bank Artha Graha International Tbk 

Jumat, 16 Okt 2026 10:12 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 10:12 WIB

Surabaya, 16 Oktober 2026  Nomor : 17/B/TANGGAPAN –SMS/X/2026  Kepada YTH : Sdr. Hamdan Zoelva, SH,MH  Kuasa Hukum PT Bank Artha Graha International Tbk …

Mohamad Feriadi Raih Penghargaan CEO of The Year di Indonesia Logistics Award 2026

Mohamad Feriadi Raih Penghargaan CEO of The Year di Indonesia Logistics Award 2026

Jumat, 16 Okt 2026 08:05 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 08:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM-JAKARTA : Presiden Direktur JNE, Mohamad Feriadi Soeprapto, kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan bergengsi kategori…

Kurangnya Sarana dan Prasarana Pendidikan Wakil Ketua DPRD Surabaya Minta Pemkot Segera Lakukan Pemetaan Sekolah

Kurangnya Sarana dan Prasarana Pendidikan Wakil Ketua DPRD Surabaya Minta Pemkot Segera Lakukan Pemetaan Sekolah

Jumat, 16 Okt 2026 08:00 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 08:00 WIB

Surabaya Pagi.com-Surabaya -  Kurang fasilitas kebutuhan sarana dan prasarana Pendidikan menjadi perhatian Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Bahtiyar Rifai. Ia …

IHSG Hari Ini Anjlok 1,3% ke 5.863

IHSG Hari Ini Anjlok 1,3% ke 5.863

Jumat, 16 Okt 2026 07:59 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 07:59 WIB

SURABAYAPAGI.com - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan pada perdagangan saham Kamis, (15/10/2026). Namun, tekanan IHSG hari ini berkurang jelang…

Pemerintah Targetkan Biaya Logistik Turun Jadi 12,5 Persen Pada 2029

Pemerintah Targetkan Biaya Logistik Turun Jadi 12,5 Persen Pada 2029

Jumat, 16 Okt 2026 07:57 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 07:57 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pemerintah menargetkan biaya logistik nasional turun menjadi 12,5 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) pada 2029 dari 14,29 persen…