Sapa Pedagang Pasar Kedondong, BHS Ajak Warga Ikuti Joget Gemoy

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya - Ketua Dewan Penasehat DPD Partai Gerindra Jatim Bambang Haryo Soekartono (BHS) kembali menyapa pedagang dalam kunjungannya ke Pasar Kedondong, Surabaya, Rabu (24/1/2024). 

 

BHS didampingi oleh ketua pemenangan tim Yona Bagus Widyatmoko dan Cahyo Harjo Prakoso memantau infrastruktur pasar yang merupakan peninggalan zaman Belanda tersebut. 

 

Pada kunjungannya, BHS menaruh perhatian khusus pada infrastruktur pasar yang terlihat sudah banyak yang hancur. 

 

"Saya juga melihat masih belum ada tempat untuk mengambil sampah serta toilet umum yang memadai di pasar ini," ujarnya. 

 

BHS berencana untuk memperbaiki toilet umum yang kondisinya telah roboh. Menurutnya, pembenahan ini harus segera dilakukan tanpa harus menggangu produktivitas UMKM pasar.

 

Selain menyoroti masalah infrastruktur, BHS juga memberikan apresiasinya kepada harga komoditas kebutuhan pokok di pasar yang tergolong murah.

 

BHS menjelaskan bahwa harga kebutuhan pokok di pasar Kedondong yang murah ini dikarenakan biaya retribusi yang tergolong murah yaitu hanya sebesar seribu hingga dua ribu rupiah, sehingga biaya retribusi tersebut tidak membebani para pedagang.

 

"Pasar merupakan pusat perekonomian kerakyatan, yang harus diperhatikan oleh pemerintah," ujar BHS.

 

BHS menambahkan bahwa rata-rata pengunjung pasar tradisional didominasi oleh masyarakat dengan ekonomi menengah kebawah yang jumlahnya jauh lebih banyak daripada masyarakat dengan tingkat ekonomi lebih diatas.

 

Dalam kegiatan kunjungan pasar ini, juga diwarnai dengan pemberian apresiasi berupa trophy oleh BHS ke tiga pedagang pasar Kedondong yang memberikan pelayanan dan harga terbaik ke konsumen.

 

Marsu yang berdagang di pasar Kedondong selama 10 tahun tak menyangka dirinya mendapatkan penghargaan dari Ketua Dewan Penasehat DPD Gerindra Jatim tersebut. Ke depannya dirinya akan memberikan pelayanan lebih baik ke konsumen.

 

"Orang belanja seperti saudara sendiri, ramah tamah. Jadi kalau ada pembeli, saya juga ramah tamah seperti teman baik semua," katanya seraya memberikan tips melayani pembeli.

 

Setelah melakukan kunjungan ke pasar, BHS dan CHP juga meninjau layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang menyasar sekitar 100 warga Kelurahan Tegalsari Surabaya. Hal ini dilakukan sebagai upaya menjaga masyarakat aga tetap sehat.

 

Ketua RT 16 RW 6 Kelurahan Tegalsari Anita Triwulansari merasa senang dengan adanya layanan kesehatan gratis berupa cek darah di wilayahnya. Dia berharap agar pelayanan seperti ini bisa berkelanjutan.

 

"Alhamdulillah hari ini kedatangan pak Bambang Haryo Soekartono dan mas Cahyo membawa berkah buat warga kami juga dengan adanya cek darah, saya bisa memantau kesehatan warga saya kira-kira sejauh mana dan separah apa kesehatan warga saya. Jadi semoga itikad baik ini dengan layanan kesehatan gratis ini tidak berlangsung hanya sekali ini, berikutnya ada kelanjutannya," terangnya. Byb

Tag :

Berita Terbaru

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

BPKH menghadapi tantangan menjaga keamanan dan keberlanjutan dana, sementara nilai manfaat membantu membiayai haji dan memunculkan pertanyaan tentang hak jemaah…

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAG.com, Surabaya - Universitas Airlangga sedang menggelar event AICECS, Airlangga International Cultural Environmental Community Service sebagai wadah…

45 Lapak PKL di Telaga Ngebel Ponorogo Terancam Dibongkar, Pedagang Keluhkan Minim Sosialisasi

45 Lapak PKL di Telaga Ngebel Ponorogo Terancam Dibongkar, Pedagang Keluhkan Minim Sosialisasi

Jumat, 30 Okt 2026 13:17 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Sebanyak 45 tempat usaha milik pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, terancam d…

Pegiat Lingkungan Desak Eksplorasi Geotermal Ngebel Dihentikan, Khawatir Picu Krisis Air

Pegiat Lingkungan Desak Eksplorasi Geotermal Ngebel Dihentikan, Khawatir Picu Krisis Air

Jumat, 30 Okt 2026 13:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Rencana eksplorasi panas bumi atau geotermal di Dukuh Brambang Rt 01 Rw 01 Desa Gondowido Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, J…

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…