Calon Tunggal Pilkada Surabaya

Arif Fathoni: Eri Cahyadi Punya Kemampuan Mengharmoniskan Keberagaman Politik di Surabaya

author Al Qomaruddin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Tren calon tunggal melawan kotak kosong terus meningkat setiap tahun di setiap daerah, utamanya di kota-kota besar. Bahkan, kali ini mulai merambah di Pilkada Surabaya.


Di Surabaya salah satunya, asangan Eri Cahyadi -Armuji ( Er-Ji) yang didukung 18 parpol telah mendaftar ke KPU Kota Surabaya, Rabu (28/8) kemari . Munculnya aksi borong partai ini tak menyisakan celah bagi calon lain diusung melalui sistem pengusungan partai. Sehingga muncullah calon tunggal.


Menanggapi ini, Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya Arif Fathoni menyampaikan,bahwa Eri Cahyadi mempunyai kemampuan untuk mengharmonikan segala keberagaman politik yang ada di Kota Surabaya dalam satu tujuan untuk kesejahteraan masyarakat Surabaya.


"Jadi kami tidak heran kalau kemudian seluruh partai politik yang ada di Surabaya memberikan penghormatan kepada Mas Eri Cahyadi untuk melanjutkan apa yang belum dituntaskan dalam periode pertama,"ujar dia.


Mantan jurnalis ini berpikir bahwa ini (calon tunggal) lebih baik bagi masyarakat Surabaya, sehingga rekonsiliasi akibat polarisasi dukungan politik tidak ada di Surabaya. "Ya mudah-mudahan Er-Ji bisa memenangkan hati masyarakat Surabaya pada 27 November 2024 nanti melawan kotak kosong. Dengan begitu, Er-Ji bisa langsung gaspol untuk kesejahteraan masyarakat Surabaya,"tandas dia.


Dalam sejarah perpolitikan di Surabaya, munculnya calon tunggal dalam pilkada ini adalah yang pertama.


Lantas apakah calon tunggal lawan kotak kosong ini sesuai dengan demokrasi? Toni, panggilan Arif Fathoni menyatakan, kotak kosong atau tidak kosong itu sama-sama demokratisnya. Karena ini sudah diatur dalam UU Pilkada Nomor 10 Tahun 2016.


Lebih jauh, mantan Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya periode 2019-2024 ini menjelaskan, apakah kemudian kotak kosong ini sebagai bentuk kegagalan partai politik dalam melakukan kaderisasi? "Itu juga tidak. Karena apa? Karena kita hari ini melewati fase demokrasi liberal. Artinya, tingkat elektabilitas calon ini memengaruhi kebijakan partai politik,"kata dia.


Bagi Golkar sendiri, lanjut Toni, sejak awal dirinya menyampaikan bahwa kalau tidak ada kader yang berpotensi atau punya kans besar untuk memenangkan kontestasi, maka Golkar akan menitipkan artikulasi perjuangan doktrin karya kekaryaan kepada figur lain. Apalagi di Golkar Eri Cahyadi bukan orang lain, mengingat ayahnya adalah penggerak Golkar Surabaya pada zaman dahulu. Alq

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…