Juhari Soroti Kinerja PPS Desa Bancelok yang Diduga Tidak Netral

author Gandi Isharyanto Koresponden Sampang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Sampang - Saksi dari Partai Nasdem Juhari yang notabene Caleg dari Partai NasDem menyoroti kinerja PPS Desa Bancelok diduga tidak netral. 

Sebab, Caleg Nomor Urut Satu dari Partai NasDem dari Daerah Pemilihan (Dapil) II meliputi Kecamatan Tambelangan, Jrengik dan Sreseh, tersebut bertambah tidak sama dengan Formulir C Hasil yang direkap oleh KPPS.

Dimana TPS II Desa Bancelok hasil Formulir C Rekap oleh KPPS Nomor Urut Satu tersebut memperoleh 108 Suara, namun saat bacakan di tingkat PPK Jrengik, nomor urut satu memperoleh 182 Suara jadi bertambah 74 Suara.

“Ini kan aneh, saksi kami dari partai NasDem yang telah menyetor data Formulir C Rekap hasilnya segitu, malah bertambah, maka harus kembalikan dong sesuai hasil C Rekap KPPS," kata Juhari,Selasa (20/2/2024).

Menurutnya, saat menunjukkan data C Rekap, ada bekas tipe x yang dihapus. Sehingga,ada kejanggalan itu sudah salah, maka untuk itu meminta suara harus kembali semula jika tidak dia akan melakukan langkah Hukum sesuai aturan yang berlaku.

“Data saja sudah ada bekas dihapus dengan tipe x, maka kami meminta kembalikan suara seperti semula, jika tidak maka akan kami tempuh jalur hukum sesuai perundang - undangan,"ungkap Juhari.

Sementara itu saat dikonfirmasi kepada Ketua PPK Jrengik Mahfud, ia mengatakan semalam terjadi selisih maka sementara untuk Desa Bancelok ditunda besok.

“Betul semalam ada perselisihan, maka kami pending untuk desa Bancelok akan kembali dibacakan besok terakhir," ujar Mahfud. gan

Berita Terbaru

Terdakwa Fu Liwen Disebut Berperan dalam Klaster Embong Kenongo, Polisi Ungkap Kaitan Jaringan Solo

Terdakwa Fu Liwen Disebut Berperan dalam Klaster Embong Kenongo, Polisi Ungkap Kaitan Jaringan Solo

Kamis, 24 Sep 2026 20:10 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya— Perkara dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang melibatkan sejumlah warga negara asing (WNA) di Surabaya mulai m…

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penguatan pengawasan dan monitoring e…

Enam Jam Lebih Digeledah KPK, Kanwil ATR/BPN Jatim Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap

Enam Jam Lebih Digeledah KPK, Kanwil ATR/BPN Jatim Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap

Kamis, 24 Sep 2026 17:31 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 17:31 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menggeledah Kantor Wilayah (Kanwil) Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional …

15 Warga Datangi Perumda Pasar Joyoboyo, Ajukan Permohonan Sewa Kios! Siap Ganti Pedagang Nakal

15 Warga Datangi Perumda Pasar Joyoboyo, Ajukan Permohonan Sewa Kios! Siap Ganti Pedagang Nakal

Kamis, 24 Sep 2026 16:56 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 16:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sekitar 15 calon pedagang mendatangi kantor Perumda Pasar Joyoboyo Kota Kediri, Kamis (24/9). Mereka ingin menyewa kios atau los…

2.500 Personel Disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 di Madiun Kota

2.500 Personel Disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 di Madiun Kota

Kamis, 24 Sep 2026 15:51 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Sebanyak 2.500 personel gabungan TNI, Polri, dan instansi terkait disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 untuk m…

KPK Telusuri Aset Maidi, Jemakir Ditanya Soal Alfamart 

KPK Telusuri Aset Maidi, Jemakir Ditanya Soal Alfamart 

Kamis, 24 Sep 2026 15:46 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:46 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan aset milik Wali Kota Madiun nonaktif Maidi. Dalam pemeriksaan ter…