Intensitas Hujan Tinggi, Luapan Sungai Sadar Terjang Warga Perumahan Meri Kota Mojokerto

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Area Perumahan Griya Permata Meri Blok D2 turut terendam air luapan Sungai Sadar, Rabu (06/03/2024). SP/ Foto WA Alfian
Area Perumahan Griya Permata Meri Blok D2 turut terendam air luapan Sungai Sadar, Rabu (06/03/2024). SP/ Foto WA Alfian

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Warga Perumahan Meri Kota Mojokerto subuh tadi dikagetkan adanya luapan air banjir yang disebabkan debit air Sungai Sadar yang meningkat akibat intensitas hujan deras yang tinggi di sejumlah wilayah Meri, Rabu (06/03/2024) dini hari.

Menurut salah satu warga Perumahan Griya Permata Meri, Alfian Mada (26) mengatakan jika sebelumnya sempat diguyur hujan tanpa henti sejak Selasa (05/03/2024) sampai Rabu (06/03/2024) tengah malam. Yakni sejak pukul 04.00 sore hingga 12.00 malam.

“Iya. Sejak kemarin sore sampai tengah malam lebih. Saya juga kaget, bangun-bagun pagi, kok air banjir sudah masuk sampai bagasi mobil. Selang beberapa menit air banjir sudah masuk ke dalam rumah saya hingga dalam kamar,” jelas Alfian seraya menunjukkan luapan banjir yang masuk kedalam rumahnya, Rabu (06/03/2024).

Sementara itu, debit air yang masuk hingga rumah-rumah warga memiliki variasi ketinggian yang berbeda-beda. Di ruas jalan dan depan rumah-rumah bahkan ada yang setinggi lutut orang dewasa.

“Di depan rumah saya sudah setinggi lutut orang dewasa, sampai sekarang juga masih belum surut. Saya juga tidak bisa kemana-mana,” lanjut Alfian, warga Blok D2 Perumahan Griya Permata Meri itu.

Kini, warga masih sibuk menghalau air yang masuk ke rumah. Mereka membuat tanggul dari barang seadanya. Sedangkan, untuk sampah-sampah yang masuk ke area rumah dihalau dengan alat seadanya. 

Hingga pukul 09.00 WIB, air belum surut. Belum juga terlihat petugas terkait yang membantu warga. 

''Untuk sekarang, berusaha menghalau air masuk kedalam rumah sembari membersihkan sampah yang juga masuk kedalam rumah. Petugas terkait juga masih belum ada,” tutupnya.

Sejumlah Sekolah Terpaksa Dipulangkan

Disatu sisi, luapan Sungai Sadar di Kota Mojokerto yang mengakibatkan banjir juga merajalela di sejumlah sekolah. Seperti di sekolah dasar area Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, seluruh siswanya dipulangkan karena air masuk ke kelas.

Salah satu siswa SD setempat, April mengaku dipulangkan pihak sekolah karena kelasnya dimasuki banjir. ''Iya dipulangkan, karena banjir. Airnya sudah masuk kelas,'' ujarnya, Rabu (06/03/2024).

Begitu juga dialami Alexa, siswa SDN Meri 1, dirinya dipulangkan karena kelasnya terendam banjir.

Diketahui, seluruh temannya pun dipulangkan karena sekolah terendam banjir, lantaran memang area Meri relatif paling parah menerima limpasan air luapan sungai Sadar yang meningkat tajam sejak Selasa (05/03/2024) malam. 

Sedangkan kini, sejumlah pengguna jalan yang nekat melintasi genangan air di Jalan Raya Meri, Jalan Raya Kuwung, dan Jalan Raya Gununggedangan tampak mengalami mogok. mj-01/dsy

Berita Terbaru

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

Selasa, 13 Okt 2026 21:30 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 21:30 WIB

SurabayaPagi, Sukoharjo - PT PLN (Persero) mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui kemitraan layanan pembayaran tagihan dan…

Bupati Madiun Targetkan Produktivitas Padi 10 Ton per Hektare

Bupati Madiun Targetkan Produktivitas Padi 10 Ton per Hektare

Selasa, 13 Okt 2026 21:13 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 21:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sebagai salah satu wilayah lumbung pangan di wilayah Jawa Timur, Bupati Madiun Hari Wuryanto menargetkan produktivitas padi men…

Bupati Sumenep : Kepastian Hukum Penyusunan RDTR Dukung Pembangunan Daerah

Bupati Sumenep : Kepastian Hukum Penyusunan RDTR Dukung Pembangunan Daerah

Selasa, 13 Okt 2026 20:58 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 20:58 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep  – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menekankan pentingnya kepastian hukum dalam penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) untuk m…

Sidak RSUD Ponorogo, DPRD Soroti Ruang Tunggu Poliklinik Berdesakan hingga Antrean Obat

Sidak RSUD Ponorogo, DPRD Soroti Ruang Tunggu Poliklinik Berdesakan hingga Antrean Obat

Selasa, 13 Okt 2026 17:56 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 17:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Komisi D DPRD Kabupaten Ponorogo menyoroti sejumlah persoalan pelayanan di rumah sakit umum daerah (RSUD) setelah melakukan…

Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewwu Blitar Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewwu Blitar Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Selasa, 13 Okt 2026 15:55 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi terjadi kebakaran di wilayah Kabupaten Blitar, kali ini sebuah Toko bangunan 999 milik LS.49  warga Desa Sukosewu Kec.Gandusari …

MTQ Difabel di Lamongan, Diikuti Ratusan Kafilah dari Jawa Hingga Bali

MTQ Difabel di Lamongan, Diikuti Ratusan Kafilah dari Jawa Hingga Bali

Selasa, 13 Okt 2026 15:46 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Tidak biasanya Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Difabel 2026 yang digelar di Lamongan, diikuti ratusan peserta dari Jawa dan Bali, …