1.191 Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Masa Mudik di Sidoarjo

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Polresta Sidoarjo pada Rabu (3/4/2024), mulai melakukan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2024.

Apel yang berlangsung di Mapolresta Sidoarjo ini dalam rangka mewujudkan kamseltibcar Lantas dan kondusifitas kamtibmas selama arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 2024.

Sesuai dengan agenda Polri bersama stake holder terkait, untuk melaksanakan operasi terpusat dengan sandi Operasi Ketupat 2024 di seluruh wilayah Indonesia.

Operasi Ketupat berlangsung selama dua pekan, mulai tanggal 4 sampai 16 April 2024. 

Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2024 dipimpin oleh Wakapolresta Sidoarjo AKBP Deny Agung Andriana. 

Dia menyampaikan agar para personel yang diturunkan di Kabupaten Sidoarjo baik dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta stakeholder terkait lainnya dapat menjalankan tugas sebaik mungkin. 

Sehingga perayaan Hari Raya Idul Fitri 2024 dan arus mudik dapat berjalan lancar, aman dan nyaman.

"Tetap waspadai terhadap berbagai ancaman maupun gangguan bagi diri sendiri, maupun situasi kamtibmas yang berkembang sewaktu-waktu. Jalin dan tingkatkan komunikasi efektif mulai tingkat RT/RW hingga ke atas, mengenai upaya kita mewujudkan kondusifitas kamtibmas selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2024," pesannya.

Di akhir apel, Wakapolresta Sidoarjo bersama stake holder terkait melakukan pengecekan kesiapan ranmor dan personel gabungan yang terlibat dalam Operasi Ketupat Semeru 2024.

“Dari pengecekan ranmor dan personel semua siap melaksanakan Operasi Ketupat Semeru 2024, di wilayah Kabupaten Sidoarjo di turunkan sebanyak 1.191 personel gabungan yang disebar di 9 Pos Pengamanan, 1 Pos Pelayanan dan 1 Pos Terpadu,” paparnya.

Polresta Sidoarjo juga melakukan sidak di beberapa SPBU untuk memastikan stok BBM aman di masa lebaran. Sidak dilakukan du 2 SPBU di wilayah Taman, Sidoarjo.

"Alhamdulillah, setelah semuanya kami cek dan kami ukur. Hasilnya, tidak ada kecurangan dan teranya tepat. Jadi, tidak ada indikasi merugikan konsumen," terang Kepala UPT Metrologi Legal Kabupaten Sidoarjo, Vevi W.

Sementara itu, Kanit Idik II Tipidter Satreskrim Polresta Sidoarjo Iptu Suwalyadin Rizal Bogra menuturkan, bahwa pengecekan tera BBM itu dilakukan guna memastikan tidak ada praktik kecurangan yang merugikan masyarakat saat mudik Lebaran.

Selain itu, juga bertujuan untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang baik. Apabila ada temuan pelanggaran kecurangan, maka akan diproses sesuai dengan peraturan yang berlaku. Tentu yang pertama adalah teguran lisan.

Lebih lanjut jika masih adanya pelanggaran akan diberikan teguran tertulis. Apabila ditemukan adanya pelanggaran kembali, maka barulah dilakukan penindakan. 

Berita Terbaru

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

BPKH menghadapi tantangan menjaga keamanan dan keberlanjutan dana, sementara nilai manfaat membantu membiayai haji dan memunculkan pertanyaan tentang hak jemaah…

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAG.com, Surabaya - Universitas Airlangga sedang menggelar event AICECS, Airlangga International Cultural Environmental Community Service sebagai wadah…

45 Lapak PKL di Telaga Ngebel Ponorogo Terancam Dibongkar, Pedagang Keluhkan Minim Sosialisasi

45 Lapak PKL di Telaga Ngebel Ponorogo Terancam Dibongkar, Pedagang Keluhkan Minim Sosialisasi

Jumat, 30 Okt 2026 13:17 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Sebanyak 45 tempat usaha milik pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, terancam d…

Pegiat Lingkungan Desak Eksplorasi Geotermal Ngebel Dihentikan, Khawatir Picu Krisis Air

Pegiat Lingkungan Desak Eksplorasi Geotermal Ngebel Dihentikan, Khawatir Picu Krisis Air

Jumat, 30 Okt 2026 13:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Rencana eksplorasi panas bumi atau geotermal di Dukuh Brambang Rt 01 Rw 01 Desa Gondowido Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, J…

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…