Musim Kemarau, Panen Jagung di Lamongan Capai 175.196 Ton

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Petani jagung di Lamongan mulai seluas 21.255 hektar. SP/ LMG
Ilustrasi. Petani jagung di Lamongan mulai seluas 21.255 hektar. SP/ LMG

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sebagian kawasan Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, hingga akhir April 2024 berhasil panen raya seluas 21.255 hektar dengan produksi mencapai 175.196 ton, sebagai upaya diversifikasi pangan untuk menjaga ketahanan pangan nasional.

"Mendukung pertanian di Lamongan terus dilakukan oleh Pemkab Lamongan. Salah satunya dengan diversifikasi pangan untuk menjaga ketahanan pangan," jelas Bupati Yuhronur Efendi, Kamis (30/05/2024).

Pada komoditas jagung sendiri, tahun 2024 hingga April telah menanam jagung di luas 35.001 hektare. Untuk luas panennya sendiri ada 21.255 hektar. 

"Dengan luasan tersebut produksi jagung mencapai 175.196 ton atau produktivitas rata-rata 8,73 ton/hektar," tambah Bupati. 

Selain mendukung program pipanisasi, Pemkab Lamongan juga telah mengusulkan sebelas unit pompa dan lima irigasi perpompaan di wilayah Modo. 

Hal itu dilakukan untuk percepatan tanam dan menambah produktivitas petani. Dan nantinya implementasi program pipanisasi di Lamongan akan membawa dampak positif. 

"Sebagai lumbung pangan nasional, Lamongan juga unggul pada produksi jagung. Tentu Pemerintah Kabupaten Lamongan sangat mendukung program pipanisasi yang didampingi langsung oleh Pangdam V Brawijaya, Jelasnya.

Dampak positif tersebut akan berimbas, terutama dalam menunjang surplusnya komoditas jagung. Karena jagung menjadi salah satu komoditi unggulan di Lamongan.

“Tentu hadirnya program tersebut akan mendukung produksi dan percepatan tanam jagung di Lamongan," imbuhnya. lmg-01/dsy

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…