Produk Mamin Indonesia Miliki Potensi Besar di Pasar AS

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengatakan, produk makanan dan minuman (mamin) Indonesia berhasil mencatatkan transaksi potensial sebesar 44,45 juta dolar AS atau senilai Rp733,4 miliar dalam pameran Summer Fancy Food Show (SFFS) di New York, Amerika Serikat (AS) pada akhir Juni 2024.

Konsul Jenderal (Konjen) RI di New York Winanto Hadi mengatakan, pameran tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal untuk memperkuat citra Indonesia sebagai produsen mamin berkualitas.

"Membangun jaringan bisnis dengan pemain kunci di industri mamin AS, serta mempromosikan produk mamin Indonesia guna meningkatkan ekspor mamin ke pasar AS dan pasar internasional yang masih memiliki potensi besar dan perlu digali lebih lanjut," ujar Winanto melalui keterangan di Jakarta, Jumat (12/7).

Atase Perdagangan Washington D.C. Ranitya Kusumadewi menyampaikan, potensi transaksi sebesar 44,45 juta dolar atau senilai Rp733,4 miliar menunjukkan besarnya peluang produk mamin Indonesia menembus pasar AS.

Dalam pameran tersebut, Paviliun Indonesia menampilkan produk-produk dari perusahaan dan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM).

Menurut Ranitya, pasar mamin AS sangat kompetitif. Oleh karena itu, produk mamin Indonesia perlu memperhatikan tren yang berkembang dan terus berinovasi.

Selain itu, produk Indonesia perlu memperhatikan aspek standar keamanan, transparansi, dan ketertelusuran produk yang dikonsumsi masyarakat AS.

Lebih lanjut, sejumlah tren dalam industri mamin AS yang diamati selama pameran di antaranya produk yang menitikberatkan pada aspek kenyamanan, komunitas, rasa ingin tahu, dan produk-produk dengan sentuhan premium.

"Selain itu, masakan campuran (fusion) yang menggunakan bahan-bahan dan teknik autentik dari asalnya, makanan sehat yang berkualitas tinggi; serta produk dengan porsi/kemasan kecil seiring meningkatnya tren makan camilan (snacking)," kata Ranitya.

Ranitya juga mengatakan, dengan meningkatnya konsumen milenial dan gen z serta menurunnya baby boomers, penjualan mamin melalui niaga elektronik menjadi penggerak utama penjualan produk mamin di pasar AS.

Berita Terbaru

Catherine Hindra mundur dari direksi GOTO

Catherine Hindra mundur dari direksi GOTO

Kamis, 15 Okt 2026 00:58 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 00:58 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mendapatkan restu pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar Rabu, (…

QRIS Mulai bidik Hong Kong, India Masih Terkendala Negosiasi

QRIS Mulai bidik Hong Kong, India Masih Terkendala Negosiasi

Kamis, 15 Okt 2026 00:56 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 00:56 WIB

SURABAYAPAGI.com – Indonesia menargetkan perluasan konektivitas pembayaran QRIS ke Hong Kong, Timor-Leste, dan Arab Saudi, dengan sejumlah pengembangan teknis d…

Jasa Marga Pacu Transformasi Layanan Usai Raih Penghargaan Danantara

Jasa Marga Pacu Transformasi Layanan Usai Raih Penghargaan Danantara

Kamis, 15 Okt 2026 00:54 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 00:54 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Jasa Marga (Persero) Tbk meraih peringkat 10 dalam Danantara Indonesia CX100 Award 2026 sebagai BUMN dengan layanan terbaik, yang d…

Don Ritto Protes Dakwaan JPU

Don Ritto Protes Dakwaan JPU

Kamis, 15 Okt 2026 00:52 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 00:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Tim kuasa hukum tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU) Don Ritto memprotes dakwaan yang disampaikan jaksa penuntut umum…

Jalan Kunti Digedor, Belasan Orang Diamankan!

Jalan Kunti Digedor, Belasan Orang Diamankan!

Kamis, 15 Okt 2026 00:50 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 00:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Operasi pemberantasan narkoba di kawasan Jalan Kunti, Surabaya, terus berlanjut. Polda Jawa Timur bersama petugas gabungan m…

Eks Kadis ESDM Jatim Didakwa Terima Rp 4,09 Miliar

Eks Kadis ESDM Jatim Didakwa Terima Rp 4,09 Miliar

Kamis, 15 Okt 2026 00:48 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 00:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Mantan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur, Aris Mukiyono, didakwa menerima uang sekitar Rp 4,09 miliar d…