Ratusan Relawan PKS Kota Kediri Pastikan Berjuang Bersama Mbak Vinanda Wujudkan Perubahan

author Duchan Prakasa

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mbak Vinanda foto bersama ratusan relawan Partai PKS Kota Kediri
Mbak Vinanda foto bersama ratusan relawan Partai PKS Kota Kediri

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri – Safari politik terus dilakukan Vinanda Prameswati jelang pilkada 2024 ini. Minggu (8/9/2024) malam, Vinanda bertemu dengan ratusan relawan PKS di Kelurahan Setonopande Kota Kediri.

Dalam acara tatap muka itu, ternyata dihadiri lebih dari 150 orang. Mereka berasal dari 15 Kelurahan, yang tergabung dalam relawan PKS.

Kedatangan Vinanda di lokasi tersebut disambut meriah para relawan. Tak sedikit dari mereka yang menyempatkan diri untuk berswafoto dengan Vinanda.

Ketua DPD PKS Kota Kediri Mukhti Wibowo mengatakan, pihaknya akan mati-matian memperjuangkan kemenangan Vinanda – Gus Qowim dalam Pilkada 2024 nanti. Menurutnya, ketulusan dan kecerdasan Vinanda sudah terbukti dan layak untuk memimpin Kota Kediri.

“Kita perjuangkan bersama Mbak Vinanda untuk menjadi Wali Kota Kediri periode 2024-2029. Karena Mbak Vinanda lah pilihan yang tepat menurut kami. Ketulusan dan kecerdasan mbak Vinanda ini buktinya sampai memikat 7 partai parlemen untuk mengusungnya,”ujar Mukti Wibowo.

Sementara itu Vinanda sendiri dalam pertemuan dengan ratusan relawan itu menyerukan penurunan kemiskinan di Kota Kediri. Selain itu, Vinanda juga menyampaikan keseriusan perhatiannya kepada para kader posyandu. Menurutnya, kader posyandu memiliki peran penting dalam membantu meningkatkan kesehatan masyarakat.

“Kota Kediri ini Kota yang kaya, sehingga angka kemiskinan wajib kita tekan, dari yang sekarang 7 persen menjadi 5 persen. Selain itu, Insentif kader posyandu juga wajib ditingkatkan,”tegas Vinanda yang disambut suka cita para relawan.

Selain persoalan sosial, dan kesehatan, pertemuan hangat itu juga membahas tentang mutu pendidikan. Apa yang disampaikan para relawan, sudah masuk dalam tubuh visi misi Vinanda – Gus Qowim, yang akan membawa Kota Kediri lebih Mapan. Can

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…