Sejahterakan Warga Madura, Program Jatim Akses Bangun Sembilan Dermaga

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya Setidaknya sembilan dermaga telah berhasil terbangun di wilayah Madura dalam lima tahun terakhir. Melalui program Jatim Akses, pemerintah provinsi Jatim serius untuk memperlancar akses transportasi demi mewujudkan kesejahteraan bagi warga masyarakat Madura.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur Nyono menegaskan bahwa akses perhubungan memang menjadi prioritas dalam pembangunan lima tahun terakhir. Pasalnya, kelancaran akses transportasi menjadi penumpu aktivitas ekonomi di wilayah kepulauan.

“Selama lima tahun terakhir, pembangunan dermaga dilakukan di sembilan titik. Ini menjadi wujud keseriusan dalam pembangunan wilayah Madura dan kepulauan,” kata Nyono, Minggu (20/10/2024). 

“Sebab selama ini dermaga banyak belum tersedia di wilayah Madura kepulauan. Padahal ini sangat krusial. Kalau dermaga tidak tersedia, transportasi, distribusi logistik maupun mobilitas barang menjadi tidak lancar,” imbuhnya. 

Sembilan dermaga yang dibangun Pemprov Jatim dalam lima tahun terakhir tersebut yang pertama adalah dermaga di Gili Mandangin Kabupaten Sampang. Dermaga ini dibangun dengan anggaran Rp 10 miliar.

Berikutnya dermaga di bangun di Pulau Bawean. Ada dua dermaga sekaligus yang dibangun di sana. Satu untuk dermaga kapal penumpang dan satunya lebih besar untuk kapal barang atau cargo. 

Tidak hanya itu, dermaga juga dibangun di Dungkek Kabupaten Sumenep. Pembangunan dermaga di pelabuhan Dungkek berangkat dari keluhan masyarakat yang kesulitan saat mengirimkan hewan ternak. Karena tidak ada dermaga, maka hewan ternak sapi maupun kerbau terpaksa harus dipaksa berenang menuju kapal di tengah laut. 

“Pembangunan dermaga di Dungkek dilakukan dengan anggaran Rp 43 miliar. Kami berkoordinasi dengan pemkab setempat agar masyarakat di sana bisa melakukan aktivitas perdagangan dengan lebih layak,” ujar Nyono.

Selanjutnya dermaga yang dibangun adalah dermaga di Masalembu, dengan anggaran sebesar Rp 20 miliar. Selain itu di dermaga di Kangean dan Sapeken, yang masing-masing dibangun dengan anggaran Rp 1 miliar.

Tidak hanya itu, program Jatim Akses Nawa Bhakti Satya juga memperhatikan akses di kawasan wisata. Dimana dermaga dan pengembangan fasilitas pelabuhan dilakukan di Gili Iyang dan Gili Ketapang.

Untuk revitalisasi pelabuhan dan dermaga di Gili Ketapang dilakukan dengan anggaran Rp 10 miliar. Sedangkan revitalisasi pelabuhan di Gili Iyang termasuk pembangunan dermaga menghabiskan anggaran Rp 20 miliar. 

“Pembangunan pelabuhan dan dermaga di Gili Iyang ini bertujuan untuk memudahkan mobilitas masyarakat di kawasan wisata. Sebelumnya, kapal tidak bisa sandar sampai pantai sehingga penumpang harus turun agak jauh dan harus nyincing pakaian hingga basah, tentu ini tidak nyaman bagi wisatawan maupun masyarakat,” tegas Nyono.

Pembangunan infrastruktur pelabuhan dan dermaga di Gili Iyang ini sengaja didorong seiring dengan gencarnya mempromosikan wisata Gili Iyang yang memiliki keunggulan kadar oksigen tertinggi kedua di dunia setelah Yordania, yaitu 20,9 persen lebih tinggi dari daerah lain.

“Pembangunan dermaga maupun merevitalisasi fasilitas pelabuhan di wilayah Madura dan kepulauan Madura akan bentuk nyata untuk memuliakan warga Madura. Dan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan warga Madura,” pungkas Nyono. Byb

Berita Terbaru

67 Juta UMKM, Sertifikasi SNI Masih Minim, DPR RI Soroti Keterbatasan Anggaran BSN

67 Juta UMKM, Sertifikasi SNI Masih Minim, DPR RI Soroti Keterbatasan Anggaran BSN

Jumat, 16 Okt 2026 18:32 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 18:32 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Rendahnya cakupan sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi tantangan d…

Kirab Enam Tumpeng Raksasa Warnai Haul ke-61 Mbah KH Moh Syafi’i di Pongangan

Kirab Enam Tumpeng Raksasa Warnai Haul ke-61 Mbah KH Moh Syafi’i di Pongangan

Jumat, 16 Okt 2026 16:09 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 16:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Tradisi dan gotong royong kembali berpadu dalam peringatan Haul ke-61 Mbah Kiai Haji (KH) Mohammad Syafi’i dan para sesepuh Desa Pon…

Bupati Sumenep : Warnai Hari Santri dan Hari Jadi ke-757 Sumenep Dengan 111.111 Kali Al-Waqi'ah

Bupati Sumenep : Warnai Hari Santri dan Hari Jadi ke-757 Sumenep Dengan 111.111 Kali Al-Waqi'ah

Jumat, 16 Okt 2026 14:57 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 14:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Pemerintah Kabupaten Sumenep mengkolaborasikan peringatan Hari Santri 2026 dan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep dengan gerakan…

Emil Dardak Pastikan Pengurus Demokrat Jatim Tuntas Akhir Oktober, Pelantikan November

Emil Dardak Pastikan Pengurus Demokrat Jatim Tuntas Akhir Oktober, Pelantikan November

Jumat, 16 Okt 2026 11:23 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 11:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memastikan penyusunan kepengurusan DPD Partai Demokrat Jatim periode 2…

Mu+ku, Zes, Suko Hadir dan Siap Jadi Icon Fashion Baru

Mu+ku, Zes, Suko Hadir dan Siap Jadi Icon Fashion Baru

Jumat, 16 Okt 2026 11:20 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 11:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - PT MDS retailing tbk grup resmi menghadirkan Mu+ku, zes, dan suko di Tunjungan plaza 3 dengan konsep yang unik. Serta setiap…

Kejari Madiun Ingatkan Kades: Dana BKK Desa Bukan Uang yang Bisa Dikelola Semau Sendiri

Kejari Madiun Ingatkan Kades: Dana BKK Desa Bukan Uang yang Bisa Dikelola Semau Sendiri

Jumat, 16 Okt 2026 11:19 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 11:19 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun mengingatkan kepala desa agar tidak sembarangan mengelola Bantuan Keuangan Khusus (BKK) D…