Anggota DPRD Jatim Cahyo Harjo dan Dinsos Jatim Rumuskan Langkah Tekan Potensi Bencana Sosial

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya - Anggota DPRD Jatim Fraksi Partai Gerindra Cahyo Harjo Prakoso menggelar Sarasehan Sosial Membangun Solidaritas di Tengah Keberagaman: Tantangan dan Solusi di Elmi Hotel Surabaya, Sabtu (16/11/2024) petang. Turut hadir, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jatim Restu Novi Widiani sebagai narasumber. 

Cahyo mengajak masyarakat untuk memperkuat persatuan bangsa sebagaimana nilai-nilai luhur Pancasila. Karena beragam tantangan baik disrupsi informasi maupun globalisasi sudah ada di depan mata. 

Tantangan keberagaman, disrupsi informasi dan globalisasi harus disikapi dengan bijaksana. Namun, rupanya ada tantangan utama dalam setiap perbedaan tersebut. 

"Sumber problem dalam perbedaan ini sebenarnya adalah ketimpangan ekonomi," kata Cahyo.

Ia mengungkapkan bahwa Pemprov Jatim telah memiliki konsentrasi dalam perbaikan ekonomi sesuai prinsip ekonomi kerakyatan dan ekonomi Pancasila seperti gagasan Presiden Prabowo dan Gibran untuk mewujudkan persatuan nasional. Tujuannya untuk menekan angka kemiskinan ekstrem.

"Ketika kesenjangan ekonomi semakin kecil, disparitas makin kecil, persatuan semakin kuat," tegasnya.

Cahyo juga memaparkan prinsip ekonomi Pancasila yang menjunjung tinggi kemanusiaan, berpihak pada kepentingan nasional, egaliter dan kerakyatan serta berkeadilan sosial. Begitu pula nilai gotong royong harus tetap ada dan tetap kuat di perkampungan.

Kadinsos Jatim Restu Novi Widiani yang juga merupakan Pjs Wali Kota Surabaya mengungkapkan, peran dinas sosial dalam mewujudkan kesejahteraan sosial berseiring dengan harapan DPRD Jatim sebagai mitra pemerintah.

Tugas dinas sosial masuk dalam Asta Cita nomor tiga- salah satunya membangun dari desa untuk pemerataan ekonomi. 

"Jatim terdiri dari 41,42 juta jiwa. Jumlah penduduk ini memiliki latar belakang beragam. Termasuk dari sisi ekonomi maupun sosial, sehingga bukan perkara mudah mengelola provinsi ini," ujarnya.

Sikap individualisme, meningkatnya angka kriminalitas dan judi merupakan bagian dari bencana sosial yang muncul akibat kesenjangan ekonomi. Ia berharap agar masyarakat memiliki solidaritas tinggi agar tercipta suasana aman dan kondusif.

Sementara pemerintah akan mengoptimalkan kebijakan dari pemerintah daerah kabupaten, kota, provinsi, legislatif sehingga meminimalisir ancaman yang disebabkan oleh globalisasi dan sumber problem bencana sosial. Byb

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…