Disnakkeswan Pasuruan Gercep Bagikan 7 Ribu Vaksin PMK ke Peternak Sapi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Peternak sapi Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur  mulai gencar ditindaklanjuti dengan melakukan vaksinasi hingga akhir Januari 2025. SP/ PSR
Ilustrasi. Peternak sapi Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur  mulai gencar ditindaklanjuti dengan melakukan vaksinasi hingga akhir Januari 2025. SP/ PSR

i

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang mulai merebak di lingkup peternak sapi Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur mulai gencar ditindaklanjuti dengan melakukan vaksinasi hingga akhir Januari 2025.

Kepala Disnakkeswan Pasuruan Ainur Alfiyah mengungkap, sebanyak 7.000 dosis untuk dibagikan kepada para peternak sapi di wilayah terkait, dan akan berpusat pada epicenter kasus sebaran PMK di Pasuruan yakni di Kecamatan Prigen dan Kecamatan Grati.

"Hari ini baru kami terima vaksin PMK dari pemerintah pusat untuk segera dibagikan dan dilaksanakan vaksinasi hingga 30 Januari mendatang," jelasnya, Kamis (16/01/2025).

Pasalnya, saat ini tercatat ada lebih dari 176 kasus PMK per hari ini. Angka kematian sapi masih di angka yang sama dengan data pada Senin (13/01/2025) lalu sebanyak tujuh sapi. Sedangkan untuk sebaran kasus terbanyak berada di wilayah Kecamatan Prigen. Sedangkan tujuh kematian sapi yang tercatat berada di Kecamatan Grati.

"Hingga sekarang masih belum ada laporan atas sapi perah yang terjangkit PMK," kata Alfiyah.

Sementara itu, nantinya sapi-sapi yang telah divaksin akan diberi tanda untuk mengurangi resiko tercampur dengan sapi yang belum divaksin atau terjangkit.

Sehingga secepatnya bergerak melaksanakan vaksinasi agar tidak mengganggu stok sapi potong di Pasuruan menjelang bulan Ramadhan serta Hari Raya Idul Fitri pada Februari hingga Maret mendatang.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan sendiri juga akan menutup sementara seluruh pasar hewan di daerah Pasuruan selama 14 hari terhitung sejak 16 hingga 29 Januari mendatang, untuk menekan laju virus PMK yang ditengarai berasal dari hewan ternak di luar Kabupaten Pasuruan yang berpotensi menularkan penyakit. ps-01/dsy

Berita Terbaru

Komisaris Krakatau Steel (KRAS), Adityo Haryo Bimo, Undur Diri

Komisaris Krakatau Steel (KRAS), Adityo Haryo Bimo, Undur Diri

Rabu, 04 Nov 2026 07:37 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:37 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) mengumumkan pengunduran diri salah satu anggota Dewan Komisaris perseroan, Adityo Haryo Bimo. Surat…

Bahlil Ubah Aturan Soal Tambang Agar Daerah Peroleh Manfaat

Bahlil Ubah Aturan Soal Tambang Agar Daerah Peroleh Manfaat

Rabu, 04 Nov 2026 07:36 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:36 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia…

Harga Emas Dunia Melesat

Harga Emas Dunia Melesat

Rabu, 04 Nov 2026 07:34 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:34 WIB

SURABAYAPAGI.com - Harga emas dunia menguat pada Senin, 2 November 2026. Kenaikan harga emas dunia bangkit dari level terendah dalam satu tahun yang dicapai…

Menkeu Suahasil Waspadai Inflasi Pangan

Menkeu Suahasil Waspadai Inflasi Pangan

Rabu, 04 Nov 2026 07:32 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:32 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara mewaspadai kenaikan harga pangan atau volatile food di tengah kondisi kekeringan yang berpotensi…

Hashim Bingungkan Menteri UMKM

Hashim Bingungkan Menteri UMKM

Rabu, 04 Nov 2026 07:28 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim Djojohadikusumo terkait rencana pemerintah memajaki tukang cukur dan tukang pijat…

Dua Jam Mengintai di Plafon, Pria di Jember Perkosa Mahasiswi UIN

Dua Jam Mengintai di Plafon, Pria di Jember Perkosa Mahasiswi UIN

Rabu, 04 Nov 2026 07:25 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember – Seorang pria berinisial MRF, 28 tahun, warga Desa Pontang, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, diduga memperkosa seorang mahasiswi U…