Viral dan Unik! Peternak Magetan Tolak Tawaran Rp1 Miliar demi Sapi Bermata Tiga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Seekor pedet dengan kondisi tidak lazim lahir di kandang milik Parmin (57), warga Desa Setren, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan. SP/ MGT
Seekor pedet dengan kondisi tidak lazim lahir di kandang milik Parmin (57), warga Desa Setren, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan. SP/ MGT

i

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Baru-baru ini warga di Desa Setren, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, dihebohkan dengan lahirnya seekor anak sapi atau pedet dengan kondisi fisik yang tidak lazim. Tentu saja, fenomena tersebut membuat pemiliknya terkejut bukan main karena baru pertama kali menjumpai kejadian unik tersebut selama puluhan tahun ia menekuni dunia peternakan sapi.

Pasalnya pedet berjenis kelamin betina tersebut lahir dengan memiliki tiga mata, dua mulut, dua hidung, dua lidah, serta empat lubang hidung. Fenomena langka ini terjadi di kandang milik Parmin (57), seorang peternak setempat. Anak sapi tersebut merupakan keturunan dari indukan sapi jenis limosin hasil inseminasi buatan (IB) atau kawin suntik yang dilakukan oleh petugas inseminator. 

"Ini sapi limosin, hasil kawin suntik. Sudah bertahun-tahun saya pelihara, induknya juga sudah dua kali beranak," ujar Parmin, pemilik pedet unik di Magetan, Minggu (12/07/2026).

Dan meskipun kondisi fisik pedet limosin ini terbilang mengalami kelainan, Parmin menegaskan bahwa sebagian besar organ tubuh luar biasa pada anak sapinya itu dapat berfungsi dengan baik. Pedet tersebut memiliki struktur wajah yang bercabang, namun tetap bisa beraktivitas seperti anak sapi normal pada umumnya, termasuk saat makan dan minum. 

Banyak warga yang penasaran dan ingin melihat langsung keunikan satwa tersebut. Bahkan, nilai jual pedet ini disinyalir bisa meroket karena kelangkaannya.  Namun, Parmin menegaskan bahwa dirinya sudah membulatkan tekad untuk tidak akan menjual anak sapi limosin miliknya tersebut kepada siapa pun, berapa pun harga yang ditawarkan kelak. "Saya pelihara sendiri meski ada yang nawar satu miliar karena unik. Baru kali ini saya punya sapi seperti ini, jadi akan saya rawat. Ini keberuntungan buat saya," pungkas Parmin.

Bagi Parmin, kelahiran pedet ini adalah sebuah berkah spiritual yang harus dijaga. Kini, Parmin fokus memberikan perawatan intensif agar pedet unik pembawa keberuntungan tersebut dapat tumbuh sehat dan bertahan hidup hingga dewasa. mg-01/dsy

Berita Terbaru

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum BULOG memperkuat pengawasan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui pembentukan Satuan Tugas…

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai salah satu pelaku industri perbankan terus berusaha untuk memberikan…

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.Com, Blitar- Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun peringati Hari Sumpah Pemuda dengan gelar aksi sosialisasi keselamatan…