SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Banyuwangi memastikan sudah sebanyak 29 ribu dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di wilayahnya tuntas disuntikkan kepada ternak sasaran. Meski seluruh dosis vaksin telah habis digunakan, kondisi kesehatan hewan ternak di Banyuwangi tetap terkendali.
Diketahui, untuk capaian vaksinasi 100 persen tersebut diiringi kabar baik karena hingga kini tidak ada laporan kasus baru PMK di wilayah ujung timur Pulau Jawa ini. Hal itu terbukti hingga kini belum ada laporan kasus baru PMK yang menyerang ternak. Meski demikian, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terkait kebutuhan tambahan vaksin apabila nantinya kembali tersedia.
"Vaksinasi PMK di Banyuwangi sudah mencapai 100 persen dari total 29 ribu dosis yang tersedia. Sementara ini memang belum ada tambahan dosis, namun kami sudah berkomunikasi dengan provinsi. Apabila ada tambahan vaksin, Banyuwangi siap melaksanakan vaksinasi kembali," jelas Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner Dispertan Banyuwangi, drh. Nanang Sugiharto, Kamis (23/07/2026).
Sehingga, untuk menjaga kondisi tersebut, Dispertan Banyuwangi terus menggencarkan berbagai upaya pencegahan dan pengendalian PMK. Selain pelaksanaan vaksinasi, Dispertan juga aktif mendekatkan layanan kesehatan hewan kepada para peternak melalui program K-POP (Kunjungan Puskeswan Obati Penyakit) yang digeber secara roadshow di berbagai kecamatan.
Melalui program tersebut, tim dari Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) turun langsung ke sentra-sentra peternakan untuk memberikan pelayanan kesehatan hewan, pemeriksaan ternak, pengobatan, edukasi kepada peternak, sekaligus memantau kondisi kesehatan ternak sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi penyebaran PMK maupun penyakit hewan menular lainnya. Selain itu, para peternak diimbau rutin menjaga kebersihan kandang, membatasi lalu lintas ternak yang tidak jelas asal-usulnya, serta memberikan pakan bergizi agar daya tahan tubuh hewan tetap optimal.
"Peternak kami imbau tetap menjaga kebersihan kandang, memperkuat biosecurity, dan jangan lupa memberikan asupan pakan yang baik agar ternak tetap sehat," imbau Nanang. by-01/dsy
Editor : Redaksi