Pemkab Tulungagung Tawarkan Lahan 7,1 Hektare untuk Sekolah Rakyat Warga Kurang Mampu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharuddin. SP/ TLG
Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharuddin. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sebagai upaya mendongkrak dunia pendidikan, Pemerintah Kabupaten Tulungagung mencanangkan program pendidikan berasrama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, dengan menawarkan lahan seluas 7,1 hektare di Desa Rejosari, Kecamatan Gondang, sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat.

“Lahan itu merupakan salah satu aset Pemkab Tulungagung yang tidak terpisah, sehingga cocok untuk pembangunan Sekolah Rakyat,” ujar Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharuddin, Rabu (09/04/2025).

Program tersebut diupayakan Pemkab Tulungagung, melihat sekitar 3.000 anak usia sekolah di Tulungagung yang tidak melanjutkan pendidikan. Mereka berpotensi menjadi sasaran penerima manfaat program ini.

“Nanti kita kaji, apakah mereka tidak sekolah karena kendala ekonomi atau faktor lain. Sekolah Rakyat bisa menjadi jawaban,” katanya.

Meski demikian, realisasi pembangunan Sekolah Rakyat di Tulungagung masih menunggu keputusan dari kementerian terkait, termasuk harmonisasi program dengan Kementerian Sosial dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Menurut dia, realisasi pembangunan Sekolah Rakyat di Tulungagung masih menunggu keputusan dari kementerian terkait, termasuk harmonisasi program dengan Kementerian Sosial dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Sebagai informasi, Sekolah Rakyat dirancang sebagai fasilitas pendidikan berasrama gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan kategori desil 1 dan 2 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Belum ada pembukaan pendaftaran siswa karena sarana dan bangunannya masih menunggu pembangunan. Namun, konsepnya sudah jelas, seluruh kebutuhan siswa akan ditanggung negara,” ujarnya.

Fasilitas Sekolah Rakyat akan mencakup pendidikan formal jenjang SD, SMP, hingga SMA dengan standar nasional, serta asrama dan kebutuhan hidup harian siswa. Selain kurikulum reguler, siswa juga akan dibekali pendidikan karakter, kepemimpinan, nasionalisme, dan keterampilan hidup. tl-01/dsy

Berita Terbaru

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com – Bank syariah memperluas layanan perbankan digital bagi nasabah. Hal ini dilakukan untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi d…

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menargetkan revisi aturan tersebut rampung tahun ini dan mulai berlaku pada 2027. Dalam r…

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA menyambut baik rencana pemerintah untuk mengambil alih seluruh saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia …

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

SURABAYAPAGI.com – Wuling bikin kejutan saat meluncurkan Aira ev. Sebab, harga jual Aira ev terbilang murmer! Wuling Aira ev ditawarkan dalam dua varian. Harga …

Harga BBM di Malaysia Turun

Harga BBM di Malaysia Turun

Jumat, 02 Okt 2026 07:10 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:10 WIB

SURABAYAPAGI.com – Harga BBM di Malaysia terpantau mengalami penurunan pada awal bulan ini. Harga BBM jenis RON 95 dan RON 97, termasuk solar di Malaysia, m…