Muswil Pessandra Jawa Tengah Tetapkan Qoyum Sebagai Ketua, dan Resmi Miliki 6 Cabang

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pengurus PW Pessandra Jawa Tengah saat berpose dengan Gus Murobbi Binnur dan pengurus PP. Pessandra.  FOTO:SP/MUHAJIRIN
Pengurus PW Pessandra Jawa Tengah saat berpose dengan Gus Murobbi Binnur dan pengurus PP. Pessandra. FOTO:SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.COM, Magelang - Musyawarah Wilayah (Muswil) Persatuan Santri Alumni Sunan Drajat (Pessandra) Propinsi Jawa Tengah telah digelar, dan menetapkan kembali Abdul Qoyum untuk kali kedua menjabat sebagai ketua untuk periode 2025-2028.

Di hari yang sama, PP. Pessandra juga mengumumkan dan menetapkan 6 ketua Pengurus Cabang (PC) Pessandra di Wilayah Jawa Tengah, yakni Kabupaten Grobogan, Rembang, Wonosobo, Magelang, Temanggung, dan Demak.

Dengan demikian PW Pessandra Propinsi Jawa Tengah resmi memiliki perwakilan Pengurus Cabang di enam Kabupaten, dan diharapkan PC Pessandra di semua Kabupaten dan Kota bisa menyusul membentuk kepengurusan tingkat cabang.

Pemilihan ketua tingkat Propinsi dan enam pengurus cabang tersebut, seperti disampaikan oleh Sya'ban Habiburrohman Sekretaris Jenderal PP. Pessandra berjalan cukup lancar, dengan nuansa kekeluargaan. 

Dimana lanjutnya, semua ketua dipilih secara aklamasi salam musyawarah mufakat. "Alhamdulillah di Propinsi Jawa Tengah selain sudah ada PW, sekarang ini sudah ada 6 cabang juga resmi terbentuk, dan diminta para ketua untuk segera melengkapi kepengurusan dan diajukan untuk mendapatkan SK dari PP. Pessandra ,"ujar Sya'ban.

Sementara itu, Halal bi Halal dan Muswil PW Pessandra yang digelar di Lembaga Pendidikan Agama (LPA) Madin Roudhotut Tholibin, Ngaglik Kalipucang, Grabag Kabupaten Magelang Jawa Tengah milik Ahmad Wahib pada  Kamis (10/4/2025) tersebut dihadiri langsung Dewan Pelindung PP. Pessandra Gus Murobbi Binnur putra KH. Abdul Ghofur pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat.

Hadir juga Kepala Pondok PPSD Ustadz Nur Halim yang juga Penasehat PW. Pessandra Jawa Tengah, Muhajirin Ketum PP. Pessandra beserta jajarannya dan beberapa ketua dan pengurus PC Pessandra dari Jawa Timur.

Gus Murobbi Binnur yang membuka Muswil PW Pessandra dalam sambutanya, mengaku cukup senang dan bersyukur para alumni Pondok Pesantren Sunan Drajat, masih Istiqomah dalam bergerak menyambung tali silaturrahim dibawah koordinasi Pessandra.

"Terima kasih bapak ibu para alumni yang masih menyempatkan untuk hadir dan menyambung tali silaturrahim dibawah koordinasi Pessandra, semoga dengan kegiatan ini, jumlah calon santri yang akan mondok di PPSD bisa bertambah terus dan jumlah alumni semakin banyak dan menyebar di Kabupaten kota di Jawa Tengah," harap Gus Obby panggilan akrab putra Bungsu KH. Abdul Ghofur.

Dalam kesempatan itu, Gus Obby terus mendorong para alumni terlibat langsung membesarkan Pessandra di wilayahnya masing-masing, dan di niati untuk berkhidmat mecari berkah dan barokah.

Ia juga mengutip sebuah hadist dan artinya “Sesungguhnya hikmah itu menambah kemuliaan orang yang mulia, dan mengangkat derajat seorang hamba sahaya hingga ia dapat mencapai kedudukan para raja. Allah memberi hikmah kepada siapa yang Dia kehendaki,” terangnya.

Hadist ini pun bisa dijadikan renungan dan dijabarkan "Bilangan nol dari Allah setelah bilangan dari usaha yang kita lakukan—itulah barokah". Artinya, sekecil apa pun usaha kita, jika Allah tambahkan “angka nol” sebagai bentuk barokah-Nya, hasilnya akan berlipat-lipat. Usaha + ridha Allah = keberkahan tak terhingga. 

"Khidmat itu berdzikir dan salah satunya mau mengurus organisasi, maka akan ditambah terus kemuliaannya dan dapat barokah," ungkapnya.

Iapun mencontohkan ada seseorang berpenghasilan Rp 3 juta, kalau dihitung-hitung uang Rp 3 juta untuk kebutuhan 1 bulan seolah-olah tidak cukup untuk kebutuhan rumah tangga, namun karena orang itu senang berkhidmat keberkahan dan barokah hidup akan menghampirinya. 

"Barokah itu seperti angka 0 dari Allah, setelah bilangan usahanya manusia. Kalau angka 0 itu ditambah angka 3 saja, maka akan menjadi 30 maka jumlahnya menjadi berlipat-lipat itulah barokah," pungkasnya.jir

Berita Terbaru

Semarakkan HSN 2026, Pemkab Ponorogo Wajibkan ASN Berbusana Muslim

Semarakkan HSN 2026, Pemkab Ponorogo Wajibkan ASN Berbusana Muslim

Minggu, 18 Okt 2026 11:46 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, mewajibkan aparatur…

Rugi Rp4,8 M, Mourin Bantah Isu Aliran Dana ke Spa dan Tuduhan Ani-ani Kapolda

Rugi Rp4,8 M, Mourin Bantah Isu Aliran Dana ke Spa dan Tuduhan Ani-ani Kapolda

Minggu, 18 Okt 2026 11:36 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 11:36 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Mourin Chienci Lintong, pengelola Arisan Meouw, angkat bicara terkait mandeknya bisnis perkumpulan dana yang ia jalankan. Kerugian m…

Lewat Lakon Semar Bangun Kayangan, Armaya: Pembangunan Harus Utamakan Kepentingan Rakyat

Lewat Lakon Semar Bangun Kayangan, Armaya: Pembangunan Harus Utamakan Kepentingan Rakyat

Minggu, 18 Okt 2026 10:39 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 10:39 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Ketua DPRD Kota Madiun Armaya menegaskan pembangunan daerah harus direncanakan dengan baik dan mengutamakan kepentingan masyarakat, …

Polres Blitar Gencarkan Operasi Gabungan Antisipasi Peredaran Narkoba, Sasar Tempat Hiburan Malam

Polres Blitar Gencarkan Operasi Gabungan Antisipasi Peredaran Narkoba, Sasar Tempat Hiburan Malam

Minggu, 18 Okt 2026 10:37 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 10:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dalam upaya menekan peredaran dan penyalahgunaan narkoba dan sekemisnya, Polres Blitar bersinergi (Gabungan) dengan instansi…

MUI Lamongan Sambangi PCNU, Bahas Tawuran Perguruan Silat hingga Peredaran Miras

MUI Lamongan Sambangi PCNU, Bahas Tawuran Perguruan Silat hingga Peredaran Miras

Sabtu, 17 Okt 2026 19:54 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan  – Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lamongan melakukan silaturahmi dan audiensi dengan Pengurus Cabang Na…

Industri Perhiasan Bidik Tren 2027, Desain Ringan dan Batu Permata Buatan Jadi Alternatif

Industri Perhiasan Bidik Tren 2027, Desain Ringan dan Batu Permata Buatan Jadi Alternatif

Sabtu, 17 Okt 2026 19:51 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:51 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Industri perhiasan bersiap menghadapi perubahan tren pada 2027. Desain berukuran besar dengan bobot lebih ringan, pilihan warna yang s…