Rumuskan Strategi Lembaga Pendidikan, Yayasan PP Sunan Drajat Gelar Raker di Malang

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gus Murrobi Binnur ketua Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat, saat menyampaikan pemaparan dan harapannya kepada pengurus YPPSD untuk kemajuan pondok ke depannya. SP/MUHAJIRIN
Gus Murrobi Binnur ketua Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat, saat menyampaikan pemaparan dan harapannya kepada pengurus YPPSD untuk kemajuan pondok ke depannya. SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat menggelar Rapat Kerja (Raker) di Harris Hotel & Conventions Malang pada 4–6 Juli 2025. Agenda ini menjadi forum penting dalam merumuskan arah kebijakan dan program strategis yayasan untuk periode 2025–2030.

Raker dibuka langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat, Prof. KH. Abdul Ghofur, yang menekankan pentingnya sinergi, konsistensi, dan semangat khidmat dalam membangun lembaga.

"Kita harus bersama-sama membangun Pondok peninggalan satu-satunya yang masih ada ini, untuk tetap eksis dan menjadi pesantren yang dijadikan contoh di seluruh Indonesia, semua itu butuh kekompakan persatuan demi terciptanya visi misi pondok pesantren Sunan Drajat," tutur Yai Ghofur.

Gus Gudfan dalam sambutannya, juga mengingatkan bahwa yayasan harus menjadi motor penggerak kemajuan pesantren, baik dari sisi pendidikan, dakwah, maupun pemberdayaan ekonomi.

"Jangan hanya mengandalkan rutinitas. Yayasan harus visioner, bergerak dengan semangat perubahan yang terarah dan terukur," kata pria yang juga Bendahara Umum PBNU.

Gus Murobi Binnur atau yang biasa dipanggil Gus Obby dalam sambutanya, menyampaikan bahwa Rapat Kerja ini bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi merupakan momentum penting untuk menyatukan visi dan misi dan menguatkan komitmen antar unit lembaga di bawah yayasan.

"Kita tidak boleh terjebak pada kegiatan yang bersifat administratif semata. Raker ini harus melahirkan gagasan besar dan langkah nyata yang menjawab tantangan zaman," tegas Gus Obby.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Raker sebagai ruang evaluasi total dan perencanaan jangka panjang berbasis nilai-nilai pesantren, profesionalisme, dan kolaborasi lintas bidang.

"Kunci sukses yayasan ke depan adalah kekompakan, transparansi, dan keberanian untuk berinovasi. Kita punya modal spiritual yang kuat, tinggal kita kemas dengan manajemen modern," lanjutnya dengan berpesan kepada seluruh elemen yayasan untuk menjaga marwah Pondok Pesantren Sunan Drajat.

Gus Anas Al Khifni, Direktur Perekonomian Yayasan PP. Sunan Drajat, dalam sesi pemaparan menyampaikan bahwa sektor peningkatan pendidikan dan ekonomi menjadi salah satu fokus utama yayasan ke depan. Menurutnya, penguatan ekonomi pesantren harus berbasis kemandirian dan inovasi.

"Kita ingin menjadikan Pondok Pesantren Sunan Drajat unggul dalam prestasi akademik, dan sebagai pusat pemberdayaan ekonomi santri dan masyarakat sekitar. Bukan hanya sebagai lembaga pendidikan, tapi juga sebagai ekosistem bisnis yang Islami dan produktif," ujar Gus Anas.

Ia juga menekankan pentingnya pengembangan pendidikan dan unit usaha berbasis teknologi dan digitalisasi agar sejalan dengan kebutuhan zaman. Dalam Raker kali ini, lanjutnya, sejumlah langkah konkret telah dirumuskan, termasuk pembentukan holding ekonomi pesantren dan perluasan jaringan kemitraan strategis dengan sektor industri, perbankan syariah, dan BUMN.

"InsyaAllah, lima tahun ke depan akan menjadi fase konsolidasi dan ekspansi. Kita dorong semua unit usaha untuk profesional, akuntabel, dan berkelanjutan," tegasnya

Acara Raker diikuti oleh seluruh jajaran pengurus struktural yayasan, para kepala divisi, dan perwakilan lembaga-lembaga yang berada di bawah naungan YPPSD.
Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta membahas evaluasi program sebelumnya, penyusunan program kerja baru, hingga penguatan struktur kelembagaan.

Salah satu sorotan dalam forum tersebut adalah menyanyikan Mars Yayasan Sunan Drajat yang menggugah semangat seluruh peserta untuk terus berkhidmat dan berkarya demi kemajuan umat.

Dengan suasana yang penuh khidmat dan semangat kekeluargaan, Raker ini diharapkan mampu menghasilkan rumusan kerja yang konkret, sistematis, dan berkelanjutan. jir

Berita Terbaru

Data Pribadi di Website Resmi Rawan disalahgunakan, Fraksi PDI-P Minta Pemprov Lakukan Langkah Serius

Data Pribadi di Website Resmi Rawan disalahgunakan, Fraksi PDI-P Minta Pemprov Lakukan Langkah Serius

Minggu, 27 Sep 2026 07:05 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 07:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyalahgunaan identitas untuk pinjaman online (pinjol) ilegal menjadi perhatian Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur. Pemprov…

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Jajaran Imigrasi se-Jawa Timur memperkuat pengawasan keimigrasian berbasis desa melalui program Desa Binaan Imigrasi (DBI) dan…

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun kembali menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial kepada masyarakat,…

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…