Santri dan Alumni Sunan Drajat Gelar Istighosah Kebangsaan, Doakan Prabowo Bawa NKRI Menjadi Negara Makmur Bermartabat

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gus Murrobi Binnur Ketua Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat Paciran Lamongan, memberikan tausiyah dalam rangka Istighotsah Kebangsaan, untuk keselamatan bangsa  dan negara

FOTO:SP/MUHAJIRIN
Gus Murrobi Binnur Ketua Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat Paciran Lamongan, memberikan tausiyah dalam rangka Istighotsah Kebangsaan, untuk keselamatan bangsa dan negara FOTO:SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI COM, Lamongan - Ribuan santri dan alumni serta keluarga besar Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat, pada Senin (22/6/2026) malam, menggelar Istighosah Kebangsaan sebagai bentuk ikhtiar spiritual dan doa bersama, bagi keselamatan bangsa dan negara, terkhusus bagi Presiden Prabowo Subianto agar selalu diberikan kesehatan dan kesuksesan dalam memimpin Indonesia.

Kegiatan tersebut berlangsung khidmat. Para santri membaur dengan para alumni yang tergabung dalam Persatuan Santri Alumni Sunan Drajat (PESSANDRA), terlihat sangat khusu' larut dalam lantunan bacaan istighosah yang dipimpin oleh Kyai Musalam, dengan harapan doa ini tembus langit, agar Indonesia senantiasa diberikan keamanan, kedamaian, persatuan, serta dijauhkan dari berbagai bencana, konflik perpecahan yang dapat mengganggu kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ketua Yayasan PP. Sunan Drajat Paciran Lamongan, Gus Murrobi Binnur, menyampaikan bahwa Istighosah Kebangsaan bertujuan untuk keselamatan bangsa dan negara dan meminta keselamatan kepada Allah SWT,.

"Jadi tujuan utama istighosah kebangsaan ini adalah untuk mendoakan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Mendoakan negara tercinta ini, mudah-mudahan menjadi negara yang damai, negara yang makmur, dan negara yang bermartabat," harapnya.

Selain itu kata Gus Obby, panggilan akrab putra pengasuh PP. Sunan Drajat KH. Abdul Ghofur, istighosah ini tidak hanya berhenti pada gelaran Istighotsah Akbar ini saja, tapi akan dilaksanakan berkelanjutan oleh santri dan alumni dalam berbagai kesempatan. "Dalam berbagai kesempatan saya meminta santri serta alumni menyelipkan doa untuk keselamatan bangsa dan negara, " pintanya.

Tujuan yang lain, istighosah ini digelar juga untuk mendoakan pemimpin bangsa ini yakni Presiden Prabowo Subianto, agar selalu diberikan kekuatan dan keselamatan untuk menata, dan mengelola bangsa ini.

“Melalui istighosah ini, kami berharap bangsa Indonesia, terkhusus kepada bapak Presiden selalu mendapatkan perlindungan dari Allah SWT, diberikan keberkahan, serta mampu menjaga persatuan dan kesatuan di tengah berbagai dinamika yang ada,” harapnya.

Dalam kesempatan itu Gus Obby juga mengajak alumni dan santri untuk terus menumbuhkan semangat cinta tanah air, menjaga kerukunan, serta berperan aktif dalam membangun masyarakat yang harmonis dan sejahtera.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa, santri dan alumni Pondok Pesantren Sunan Drajat tidak hanya berperan dalam penguatan nilai-nilai keagamaan, tetapi juga memiliki kepedulian besar terhadap masa depan bangsa melalui doa dan kontribusi nyata bagi masyarakat

Ketua umum Pessandra, Muhajirin mengapresiasi terselenggaranya Istighosah Kebangsaan yang diinisiasi oleh Yayasan PPSD dengan melibatkan para santri dan alumni Sunan Drajat. 

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian yayasan PPSD terhadap bangsa dan negara melalui ikhtiar spiritual yang diwariskan oleh para ulama. “Pondok Pesantren tidak hanya memiliki tanggung jawab menularkan ilmu dan menjaga nilai-nilai keislaman, tetapi juga memiliki kewajiban moral untuk ikut mendoakan keselamatan bangsa,, terkhusus kepada pak Presiden Prabowo Subianto" ujarnya  

Istighosah Kebangsaan ini juga bisa menjadi bentuk kecintaan santri dan alumni  kepada Indonesia, dan ikhtiar batin agar negeri ini senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT.

Ia menegaskan bahwa pesantren sejak dahulu telah menjadi bagian penting dalam menjaga keutuhan bangsa. Karena itu, tradisi doa bersama seperti istighosah harus terus dilestarikan sebagai sarana memperkuat persatuan dan menumbuhkan optimisme di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa.

“Kami berharap Indonesia selalu diberikan keamanan, kesejahteraan, serta dijauhkan dari segala bentuk perpecahan. Mari kita jaga persaudaraan, memperkuat ukhuwah, dan bersama-sama berkontribusi sesuai peran masing-masing demi kemajuan bangsa dan negara,” harapnya.

Muhajirin  juga mengajak seluruh santri, alumni, dan masyarakat untuk terus meneladani perjuangan para ulama, yang mengajarkan keseimbangan antara ikhtiar lahir dan batin dalam membangun kehidupan berbangsa yang damai, harmonis, dan penuh keberkahan.jir

Berita Terbaru

The Fed Naikkan Suku Bunga, Dolar Menguat

The Fed Naikkan Suku Bunga, Dolar Menguat

Jumat, 18 Sep 2026 09:03 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 09:03 WIB

SURABAYAPAGI.com - Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap rupiah pagi kemarin, usai Bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed)…

Pokemon, akan Hadirkan Bahasa Indonesia

Pokemon, akan Hadirkan Bahasa Indonesia

Jumat, 18 Sep 2026 09:01 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 09:01 WIB

SURABAYAPAGI.com - The Pokemon Company membawa kabar menggembirakan bagi para penggemar aplikasi Pokemon Trading Card Game Pocket di Tanah Air. Mereka…

Bos Properti China, Khawatir Status Kepemilikan Tanah

Bos Properti China, Khawatir Status Kepemilikan Tanah

Jumat, 18 Sep 2026 08:58 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 08:58 WIB

SURABAYAPAGI.com - Direktur Jenderal Tata Kelola dan Pengendalian Risiko Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), H. Roberia mengatakan telah…

Bisnis Anak Muda di China yang Cuan, Buang Sampah

Bisnis Anak Muda di China yang Cuan, Buang Sampah

Jumat, 18 Sep 2026 08:56 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 08:56 WIB

SURABAYAPAGI.com - Urusan buang sampah yang sering diabaikan masyarakat kini mendatangkan cuan bagi banyak anak muda di China. Layanan ini menjelma jadi tren…

Menkeu Suahasil Bungkam Dicecar Wartawan

Menkeu Suahasil Bungkam Dicecar Wartawan

Jumat, 18 Sep 2026 08:54 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 08:54 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, memilih bungkam saat diberondong sejumlah pertanyaan oleh awak media. Peristiwa tersebut terjadi…

Proyek Giant Sea Wall di Pantura, Tahun 2027 Dibangun

Proyek Giant Sea Wall di Pantura, Tahun 2027 Dibangun

Jumat, 18 Sep 2026 08:52 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 08:52 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pembangunan giant sea wall di Pantai Utara (Pantura) Jawa akan menjadi proyek strategis besar pemerintah. Proyek ini akan menyelamatkan…