19 Koperasi Teken Akta Notaris Pendirian Koperasi  Merah Putih

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali kota Mojokerto Ning Ita saat menghadiri penandatanganan akta notaris serentak pendirian Koperasi Merah Putih di PLUT Maja Citra Kinarya, Selasa (27/5). SP/Dwy AS
Wali kota Mojokerto Ning Ita saat menghadiri penandatanganan akta notaris serentak pendirian Koperasi Merah Putih di PLUT Maja Citra Kinarya, Selasa (27/5). SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto — Sebanyak 18 koperasi kelurahan dan 1 koperasi pasar di Kota Mojokerto melakukan penandatanganan akta notaris serentak pendirian Koperasi Merah Putih yang dilaksanakan di PLUT Maja Citra Kinarya, Selasa (27/5).

Kegiatan ini turut dihadiri Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, Wakil Wali Kota Ranchman Sidharta Arisandi, Sekretaris Daerah, Wakil Ketua Dekopinda Kota Mojokerto, serta Ketua Pengurus Daerah Ikatan Notaris Indonesia.

“Penandatanganan akta notaris serentak ini adalah langkah strategis yang memiliki makna besar dalam membangun fondasi ekonomi kerakyatan yang kuat, berdaya saing, dan berkelanjutan,” tutur Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto.

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan program nasional yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada 12 Juli 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Koperasi Nasional.

Ning Ita menyampaikan bahwa Kota Mojokerto dikenal sebagai Kota UMKM yang memiliki ekosistem ekonomi sangat bergantung pada peran koperasi.

“Koperasi memiliki fungsi sentral, baik dalam pembiayaan, rantai pasok, hingga pemasaran produk. Koperasi adalah salah satu pengungkit pertumbuhan ekonomi di Kota Mojokerto,” jelasnya.

Data BPS Kota Mojokerto tahun 2024 menunjukkan bahwa sektor jasa keuangan dan asuransi yang salah satunya ditopang koperasi menempati posisi kelima dalam kontribusi terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) setelah sektor perdagangan, komunikasi dan informasi, konstruksi, serta perindustrian.

“Artinya, koperasi telah berkontribusi nyata dalam pertumbuhan ekonomi daerah. Pendirian Koperasi Merah Putih akan memperkuat peran ini, khususnya dalam mendukung kemandirian ekonomi dari tingkat kelurahan,” tambah Ning Ita.

Dalam era digitalisasi, Ning Ita juga menekankan pentingnya transformasi koperasi agar lebih adaptif dan efisien.

“Kita harus tinggalkan pola lama yang lamban. Digitalisasi adalah keniscayaan. Saya dorong koperasi menggunakan aplikasi KOROENA sebagai alat pelaporan, pengawasan, dan transparansi,” tegasnya.

Ia berharap Koperasi Kelurahan Merah Putih akan mampu mengelola seluruh potensi kelurahan dengan semangat kolaboratif, dan benar-benar menjadi soko guru perekonomian kelurahan.

“Jika dikelola secara profesional dan inovatif, koperasi akan mampu menjadi motor utama penggerak ekonomi lokal yang kuat, mandiri, dan berkelanjutan,” tutupnya. Dwi

Berita Terbaru

Digitalisasi Parkir Segera Diberlakukan demi Menekan Kebocoran Parkir

Digitalisasi Parkir Segera Diberlakukan demi Menekan Kebocoran Parkir

Senin, 19 Okt 2026 12:02 WIB

Senin, 19 Okt 2026 12:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Digitalisasi pembayaran parkir bakal diterapkan di seantero wilayah Kabupaten Sidoarjo sebagai wujud pembenahan tata kelola parkir…

Atlet Biliar Mahasiswa Jatim Berebut Tiket Nasional, Djemy dan Yusril Raih Gelar Juara

Atlet Biliar Mahasiswa Jatim Berebut Tiket Nasional, Djemy dan Yusril Raih Gelar Juara

Senin, 19 Okt 2026 12:00 WIB

Senin, 19 Okt 2026 12:00 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Sebanyak 27 mahasiswa dari 14 perguruan tinggi di Jawa Timur bersaing dalam Campus League Billiard Season 1 Regional Surabaya untuk m…

Dampak Antrean Panjang BBM, Pemkab Jember Kembali Berlakukan WFH ASN 2 Hari

Dampak Antrean Panjang BBM, Pemkab Jember Kembali Berlakukan WFH ASN 2 Hari

Senin, 19 Okt 2026 11:42 WIB

Senin, 19 Okt 2026 11:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Menindaklanjuti dampak viralnya antrian Bahan Bakar Minyak (BBM), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, kembali memberlakukan…

Petani di Ponorogo Tewas Terbakar Saat Berusaha Padamkan Api di Lahan Jagung

Petani di Ponorogo Tewas Terbakar Saat Berusaha Padamkan Api di Lahan Jagung

Senin, 19 Okt 2026 11:39 WIB

Senin, 19 Okt 2026 11:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Seorang petani bernama Purwanto (65), warga Dukuh Bajang, Desa Bajang, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, meninggal…

Tak Berizin dan Jadi Tempat Maksiat, Pemkab Pamekasan Tutup Enam Tempat Hiburan

Tak Berizin dan Jadi Tempat Maksiat, Pemkab Pamekasan Tutup Enam Tempat Hiburan

Senin, 19 Okt 2026 11:31 WIB

Senin, 19 Okt 2026 11:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Menindaklanjuti adanya tempat hiburan yang tidak mengantongi izin resmi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan serta…

Dinkes Tulungagung Pantau Perkembangan Kasus DBD Melonjak saat Kemarau

Dinkes Tulungagung Pantau Perkembangan Kasus DBD Melonjak saat Kemarau

Senin, 19 Okt 2026 11:24 WIB

Senin, 19 Okt 2026 11:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sepanjang Januari-September 2026, termasuk sepanjang kemarau terjadi peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD), sehingga…