Si Jago Merah Lahap Mess Pabrik Kecap di Surabaya, Lantai Dua Hangus Terbakar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mess karyawan pabrik kecap kenarie Donokerto dilahap jago merah foto dokumen DKPP. SP/ Achmad Adi 
Mess karyawan pabrik kecap kenarie Donokerto dilahap jago merah foto dokumen DKPP. SP/ Achmad Adi 

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Kobaran api melalap lantai dua gedung mess karyawan pabrik Kecap Kenarie di Jalan Donokerto II Nomor 11, Kelurahan Kapasan, Kecamatan Simokerto, Kota Surabaya, pada Minggu (01/06/2025) malam.

Kepala Bidang Pemadaman Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Wasis Sutikno, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, pihaknya menerima laporan dari warga melalui layanan 112 pada pukul 20.46 WIB.

“Setelah menerima telepon dari warga, tim kami dari Unit Tempur Rayon 2 Tambakrejo tiba di lokasi pukul 20.53 WIB dan langsung melakukan pemadaman,” kata Wasis dalam keterangannya, Minggu malam.

Sebanyak 14 unit armada dikerahkan untuk mengendalikan si jago merah. Terdiri dari 2 unit dari Rayon 2 Tambakrejo, 1 unit Pos Pegirian, 3 unit Rayon 1 Pasar Turi, 1 unit Pos Menur, 1 unit Pos Sukolilo, 1 unit Pos Mulyorejo, dan 5 unit Tim Rescue.

Setelah berjibaku selama kurang lebih satu jam, api berhasil dilokalisasi pada pukul 21.06 WIB. Proses pembasahan selesai dan situasi dinyatakan kondusif pada pukul 21.44 WIB.

“Yang terbakar lantai dua untuk mess karyawan, namun kondisinya kosong dan tidak ada aktivitas karena libur. Lantai satu aman,” jelas Wasis.

Gedung dua lantai milik pengusaha muda Wilson Tirta Tamin (23) tersebut memiliki luas kurang lebih 95 meter x 20 meter. Namun hanya sebagian lantai dua yang terdampak, yakni sekitar 6 meter x 12 meter.

Sayangnya, petugas sempat mengalami kendala karena akses menuju lokasi sempit dan hanya bisa dijangkau dengan berjalan kaki sejauh sekitar 300 meter dari unit kendaraan pemadam.

“Meski akses terhambat, kami pastikan tidak ada korban dalam kejadian ini,” tegas Wasis.

Hingga berita ini ditulis, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. ad

Berita Terbaru

Berburu Kelezatan Autentik Sop Iga dan Rawon Kota Delta di Pawon Jenggolo

Berburu Kelezatan Autentik Sop Iga dan Rawon Kota Delta di Pawon Jenggolo

Rabu, 07 Okt 2026 18:35 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pawon Jenggolo kembali mencuri perhatian para pencinta kuliner lewat penawaran menu andalan di Lime Restaurant Favehotel Sidoarjo m…

Diduga Mabuk, Pengamen Asal Pasuruan Aniaya Kakek Penjual Sate Berusia 69 Tahun di Blitar

Diduga Mabuk, Pengamen Asal Pasuruan Aniaya Kakek Penjual Sate Berusia 69 Tahun di Blitar

Rabu, 07 Okt 2026 17:33 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - AK 69 penjual Sate di warungnya, berteriak kesakitan karena terkena tusukan Sajam pada leher kiri dan kepalanya, teriak an Kakek di…

Serba Serbi Manten Expo Nusantara 2026 Menyala di Lippo Plaza Sidoarjo

Serba Serbi Manten Expo Nusantara 2026 Menyala di Lippo Plaza Sidoarjo

Rabu, 07 Okt 2026 17:31 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pameran pernikahan terbesar dan terlengkap, yang dititel Serba-Serbi Manten Expo Nusantara 2026, sangat memukau dan menyita p…

Perkuat Ketahanan Pangan Berbasis Lingkungan, Ketua Komisi A Dorong Pengembangan Urban Farming

Perkuat Ketahanan Pangan Berbasis Lingkungan, Ketua Komisi A Dorong Pengembangan Urban Farming

Rabu, 07 Okt 2026 17:26 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Upaya memperkuat ketahanan pangan berbasis lingkungan di Kota pahlawan. Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko…

Dugaan Korupsi Pengadaan Meter Air Tirta Pakuan Mencuat, Kejati Jabar Teruskan Laporan ke Polda

Dugaan Korupsi Pengadaan Meter Air Tirta Pakuan Mencuat, Kejati Jabar Teruskan Laporan ke Polda

Rabu, 07 Okt 2026 14:55 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 14:55 WIB

SURABAYA PAGI, Bandung- Dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan meter air di Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor tahun anggaran 2023 kembali mencuat. Tim…

Angka Cerai Gugat di Magetan Tinggi, Alasan Dominan Efek 'In This Economy'

Angka Cerai Gugat di Magetan Tinggi, Alasan Dominan Efek 'In This Economy'

Rabu, 07 Okt 2026 14:36 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 14:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pengadilan Agama (PA) Magetan mencatat hingga September 2026, jumlah perkara yang diajukan perempuan untuk mengakhiri perkawinan di…