Dinkes Pamekasan Hapus 4.633 Penerima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan Saifudin. SP/ PMK
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan Saifudin. SP/ PMK

i

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur kali ini melakukan penghapusan sebanyak 4.633 penerima bantuan iuran kesehatan karena berbagai alasan.

Diketahui, sebanyak 4.633 penerima bantuan iuran BPJS Kesehatan tersebut, yang dihapus terdiri atas 2.682 orang meninggal dunia, 286 orang pindah ke luar Kabupaten Pamekasan, 674 orang menjadi pekerja migran Indonesia (PMI), 463 orang beralamat di luar Kabupaten Pamekasan.

"Selain karena ada yang telah meninggal dunia, sebagian di antara penerima bantuan iuran kesehatan ini, karena telah pindah alamat ke kabupaten lain," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pamekasan Saifudin, Rabu (02/06/2025).

Pihaknya juga menghapus 528 orang, karena para penerima bantuan tersebut tidak ditemukan berada di Pamekasan, sesuai dengan hasil verifikasi faktual dilakukan tim Dinkes Pemkab Pamekasan.

"Dengan penghapusan ini, maka kini total jumlah penerima bantuan iuran BPJS Kesehatan yang dibiayai APBD Pemkab Pamekasan tinggal sebanyak 176.149 orang dari sebelumnya sebanyak 180.782 orang," kata Saifudin.

Saat ini, pihaknya telah menyampaikan data itu ke BPJS Kesehatan agar institusi penyelenggara program Jaminan Kesehatan Nasional menghapus dari data sebagai penerima bantuan iuran.

"Sebab, jika ke 4.633 orang ini masih terdata sebagai penerima bantuan, maka secara otomatis beban tagihan pembayaran iuran tetap menjadi tanggung jawab Pemkab Pamekasan," katanya. pm-01/dsy

Berita Terbaru

Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Pemerintah Kecamatan Sumbergempol Buka Stan Gerakan Pangan Murah!

Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Pemerintah Kecamatan Sumbergempol Buka Stan Gerakan Pangan Murah!

Kamis, 05 Nov 2026 19:35 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 19:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Hari Jadi Tulungagung ke-821 bertema ‘Gumregah, Nyawiji lan Ngabekti Tumuju Tulungagung Lohjinawi’ tahun ini lebih semarak den…

GCC Petrokimia Gresik Resmi Hadir, Bidik Pasar Event dan Dongkrak UMKM Lokal

GCC Petrokimia Gresik Resmi Hadir, Bidik Pasar Event dan Dongkrak UMKM Lokal

Kamis, 05 Nov 2026 18:12 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kabupaten Gresik kini memiliki alternatif baru untuk penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala besar. Yayasan Petrokimia Gresik (…

Tanam 87.000 Mangrove di Gresik, PT Smelting Raih Penghargaan Gubernur Jatim

Tanam 87.000 Mangrove di Gresik, PT Smelting Raih Penghargaan Gubernur Jatim

Kamis, 05 Nov 2026 18:10 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Komitmen PT Smelting dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir kembali mendapat apresiasi. Perusahaan pengolahan dan pemurnian t…

Polisi Peduli Pengangguran, Kapolres Blitar Kota Beri Motivasi Peserta Pelatihan Kerja dengan Program Quick Wins Polri

Polisi Peduli Pengangguran, Kapolres Blitar Kota Beri Motivasi Peserta Pelatihan Kerja dengan Program Quick Wins Polri

Kamis, 05 Nov 2026 18:09 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus mendukung upaya menekan angka pengangguran, Polres Blitar Kota menggelar…

Klinik Perisai dan Siti Pinter Jadi Inovasi Andalan Kota Mojokerto dalam IGA 2026

Klinik Perisai dan Siti Pinter Jadi Inovasi Andalan Kota Mojokerto dalam IGA 2026

Kamis, 05 Nov 2026 17:17 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 17:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memaparkan dua inovasi unggulan daerah, yakni Klinik Perisai dan Siti Pinter, di hadapan d…

Dorong Keterlibatan BUMDes dalam Program Ketahanan Pangan, DPD PKDI Jatim Minta Pemerintah Beri Proteksi Pasar

Dorong Keterlibatan BUMDes dalam Program Ketahanan Pangan, DPD PKDI Jatim Minta Pemerintah Beri Proteksi Pasar

Kamis, 05 Nov 2026 15:51 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pelaksanaan program ketahanan pangan berbasis alokasi 20 persen Dana Desa di Jawa Timur dinilai memerlukan perlindungan regulasi d…