SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Guna mencegah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, Jawa Timur mengingatkan pentingnya menggunakan masker saat musim kemarau. Pasalnya di kalangan masyarakat cenderung diabaikan terutama saat berada di tempat ramai, seperti pasar dan angkutan umum.
"Padahal potensi terserang ISPA sangat rentan, apalagi saat musim kemarau seperti sekarang ini," jelas Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Kabid P2P) Dinkes Pamekasan Erlina, Rabu (30/09/2026).
Sehingga, dengan penggunaan masker bermanfaat untuk membantu melindungi saluran pernapasan dari paparan droplet, debu, dan sejumlah agen penyebab penyakit pernapasan. Karena itu, semestinya kebiasaan menggunakan masker tetap dipertahankan agar tidak mudah terserang ISPA.
"Sementara yang terjadi di kalangan masyarakat akhir-akhir ini, penggunaan masker tidak diperhatikan lagi. Mereka berpikir penyebaran penyakit sudah lewat, karena COVID-19 sudah tidak ada lagi," katanya.
Lebih lanjut, perhatian terhadap penggunaan masker oleh Dinkes Kabupaten Pamekasan ini karena kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) masih ditemukan di Pamekasan. Balita dan lansia menjadi kelompok yang perlu mendapatkan perhatian lebih, terutama ketika terjadi cuaca panas yang disertai angin kencang.
Selain itu, peningkatan penderita ISPA di sejumlah puskesmas dan rumah sakit di Kabupaten Pamekasan juga menjadi perhatian Dinkes Pamekasan. Hingga Agustus 2026, jumlah warga yang terdata menderita ISPA sebanyak 11.710 orang. Selain penggunaan masker, hal lain yang perlu juga dilakukan meningkatkan ketahanan tubuh dengan melakukan asupan gizi yang cukup dan seimbang dan membudayakan perilaku hidup sehat. pm-01/dsy
Editor : Redaksi