Wali Kota Mojokerto Ajak Masyarakat "Larisi" UMKM

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali kota Ning Ita saat melarisi jualan UMKM Kota Mojokerto. SP/Dwy AS
Wali kota Ning Ita saat melarisi jualan UMKM Kota Mojokerto. SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengajak seluruh masyarakat untuk melarisi atau membeli dagangan para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Ajakan ini ia sampaikan dalam kegiatan "Sambang" atau Semangat Membangun UMKM, pada Rabu (2/7).

"UMKM adalah kekuatan ekonomi lokal yang sangat penting. Mereka bukan hanya menciptakan lapangan kerja, tapi juga menjaga perputaran ekonomi di tengah masyarakat. Kalau kita semua ikut melarisi dagangan UMKM, maka kita ikut membantu mereka berkembang," tutur Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto.

Pada kesempatan ini, Ning Ita mengunjungi langsung dua pelaku UMKM yang berada di Kelurahan Wates. UMKM pertama adalah Aneka Sambelan "Belut Gelut", serta UMKM kedua yaitu "Rumah Rolan", yang memproduksi jus kesehatan dan sayur-sayuran segar. Kedua UMKM ini menjadi contoh bagaimana kreativitas bisa dikembangkan menjadi peluang usaha yang menjanjikan.

"Saya ingin melihat sendiri proses produksi mereka, sekaligus mendengar langsung kebutuhan dan kendala yang mereka hadapi. Pemerintah akan terus hadir memberikan dukungan, baik dari sisi pelatihan, perizinan, maupun promosi," tambahnya.

Selain itu, untuk mendukung ekonomi kerakyatan Ning Ita juga telah menerbitkan Surat Edaran (SE) yang berisi imbauan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto untuk berbelanja di pasar tradisional.

Dengan adanya program "Sambang UMKM", diharapkan masyarakat makin mengenal dan mencintai produk-produk lokal. Ning Ita juga mengajak para pelaku UMKM untuk terus meningkatkan kualitas produk, menjaga kebersihan, serta memperhatikan kemasan agar lebih menarik dan siap bersaing di pasar yang lebih luas. Dwi

Berita Terbaru

Bulog Bojonegoro Siapkan 200 Ron Beras Premium Perkuat Pasokan Pasar

Bulog Bojonegoro Siapkan 200 Ron Beras Premium Perkuat Pasokan Pasar

Rabu, 30 Sep 2026 22:42 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 22:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Bojonegoro – Perum Bulog Cabang Bojonegoro memastikan ketersediaan beras premium di tengah dinamika harga dan pasokan beras di pasaran. S…

Dari Usulan 612, DPS Konferensi PWI Jatim Ditetapkan 362 Anggota

Dari Usulan 612, DPS Konferensi PWI Jatim Ditetapkan 362 Anggota

Rabu, 30 Sep 2026 22:30 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 22:30 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Sebanyak 362 anggota PWI Jawa Timur ditetapkan PWI Pusat sebagai daftar pemilih sementara (DPS) yang memiliki hak memilih Ketua d…

Kementerian Transmigrasi Tawarkan Pesantren Kelola Lahan 3,1 Juta Hektare

Kementerian Transmigrasi Tawarkan Pesantren Kelola Lahan 3,1 Juta Hektare

Rabu, 30 Sep 2026 22:07 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 22:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Kementerian Transmigrasi membuka peluang luas bagi pesantren dan jaringan alumninya untuk ikut mengelola potensi ekonomi di k…

Pemutihan Pajak Jatim Tahap II Dimulai, Sasar Buruh hingga Pengemudi Ojol

Pemutihan Pajak Jatim Tahap II Dimulai, Sasar Buruh hingga Pengemudi Ojol

Rabu, 30 Sep 2026 21:27 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 21:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali memberikan pembebasan dan keringanan pajak daerah melalui program tahap II yang berlangsung 1 O…

KPK Sita 3 Ponsel dari Penggeledahan Kantor Dinas Kominfo Kota Madiun,

KPK Sita 3 Ponsel dari Penggeledahan Kantor Dinas Kominfo Kota Madiun,

Rabu, 30 Sep 2026 20:11 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 20:11 WIB

‎SURABAYAPAGI, Madiun – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sita tiga unit ponsel usai melakukan penggeledahan selama sekitar lima jam di Kantor Din…

Fraksi Gerindra Sebut BP BUMD Jangan Cuma Kantor Birokrat, Aufa : Tugasnya Berat

Fraksi Gerindra Sebut BP BUMD Jangan Cuma Kantor Birokrat, Aufa : Tugasnya Berat

Rabu, 30 Sep 2026 19:36 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 19:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru bernama Biro Pengelolaan BUMD dan BLUD dituntut tidak cuma berkutat pada urusan rutinitas…