Diterjang Banjir, Tanggul Sungai Trenggalek yang Baru Dibangun Ambruk

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi tanggul sungai Trenggalek yang ambruk diterjang banjir di musim penghujan. SP/ TRG
Kondisi tanggul sungai Trenggalek yang ambruk diterjang banjir di musim penghujan. SP/ TRG

i

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Memasuki musim penghujan mengakibatkan banjir yang menerjang Tanggul bronjong di Sungai Gedangan, Trenggalek hingga ambrol sepanjang 20 meter. Padahal penahan sungai tersebut baru dibangun tahun ini.

Ambruknya tanggul yang berada di aliran sungai di Desa Kertosono, Kecamatan Panggul tersebut dipicu curah hujan tinggi di wilayah Kecamatan Dongko dan Pule. Kondisi itu berdampak langsung terhadap peningkatan debit air sungai di yang mengarah ke Kecamatan Panggul.

"Ini tadi kami baru ke sana untuk meninjau langsung di lokasi. Kalau kejadiannya itu tadi malam. Dan derasnya air sungai kemudian menggerus bagian bawah tanggul, sehingga tadi malam tanggul bronjong itu ambles," jelas Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek Stefanus Triadi Atmono, Kamis (30/10/2025).

Lebih lanjut, meskipun mengalami kerusakan, kondisi tanggul masih dapat bertahan. Namun, pihaknya khawatir jika terjadi hujan deras tingkat kerusakan tanggul akan semakin parah. "Nggak tahu kalau ada hujan lagi," ujarnya.

Dijelaskan tanggul sungai tersebut dibangun oleh Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Provinsi Jawa Timur untuk mengembalikan aliran sungai ke jalur semula.

"Karena sebelumnya itu sungainya pindah dan mengancam jalan Kertosono-Panggul. Kondisi itu sudah berlangsung lama, kemudian kami mengusulkan ke provinsi dan dibantu pembangunan tanggul bronjong itu," imbuhnya.

Triadi memastikan bencana alam tersebut tidak berdampak besar bagi masyarakat sekitar karena lokasinya jauh dari pemukiman penduduk. "Rumah penduduk masih aman," katanya. tr-01/dsy

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…