Gubernur Riau Abdul Wahid, Berpotensi Tersangka Korupsi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur Riau Abdul Wahid berjalan menuju ruang pemeriksaan setibanya di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa (4/11/2025).
Gubernur Riau Abdul Wahid berjalan menuju ruang pemeriksaan setibanya di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa (4/11/2025).

i

Diamankan Uang Lebih Rp 1 Miliar dalam bentuk Rupiah, US dollar, dan Poundsterling

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dengan telah dibawanya Abdul Wahid oleh penyidik KPK ke Jakarta,  kian menguatkan potensi dinaikkannya status hukum sejumlah pihak yang diamankan dalam OTT pada Senin sore kemarin. KPK memerlukan waktu 1x24 jam untuk menetapkan tersangka dalam setiap operasi tangkap tangan (OTT).

"Selain mengamankan para pihak, tim juga mengamankan barang bukti sejumlah uang dalam bentuk rupiah, US dollar, dan pound sterling," kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan, Selasa (4/11/2025).

Budi belum memerinci nominal persis dari uang yang diamankan itu. Dia hanya menyebutkan nominalnya lebih dari Rp 1 miliar jika dirupiahkan.

Menurut sumber di Polda Riau, Selasa, Gubernur Riau Abdul Wahid, sudah diperiksa penyidik KPK, Senin sore hingga malam.

Baru Selasa pagi  (4/11/2025) pukul 09.50 wib, Gubernur Riau Abdul Wahid, tiba di gedung merah putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta.

Ia turun dari mobil di pelataran parkir gedung KPK, Abdul Wahid, sudah mengenakan pakaian kaos dan wajahnya ditutupi masker.

Abdul Wahid tak merespon saat dicecari pertanyaan oleh awak media yang sudah menunggu kedatangannya, usai terjaring dalam serangkaian operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Senin (3/11/2025) sore kemarin. Ia hanya melambaikan tangannya, lalu masuk ke dalam gedung KPK.

Politisi PKB ini juga terlihat menenteng tas hijau kecil. Usai masuk ke gedung KPK, ia terlihat langsung naik ke lantai 2.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah membawa Gubernur Riau Abdul Wahid ke Jakarta. Keberangkatan Abdul Wahid bersama sejumlah orang lainnya yang diamankan dalam operasi tangkap tangan, menggunakan penerbangan pertama pesawat Citilink pada pukul 06.05 pagi tadi dari Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru.

 

Reaksi PKB

Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengklaim menghormati proses hukum, namun harus tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.

"DPP PKB menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan," kata Ketua Harian DPP PKB Ais Shafiyah Asfar kepada media, Senin malam.

Abdul Wahid merupakan Ketua DPW PKB Provinsi Riau. Ia sudah menjabat lebih dari dua periode. Sebelum menjadi Gubernur Riau, ia pernah duduk sebagai anggota DPR RI.

Tim penyidik KPK ikut mengamankan Abdul Wahid dalam operasi senyap Senin sore kemarin, bersama dengan 9 orang lainnya. Hingga Selasa (4/11/2025) pagi ini, KPK belum menetapkan status tersangka dan konstruksi perkaranya.

Ais Shafiyah Asfar mengatakan, prinsip PKB sangat jelas dalam upaya pemberantasan korupsi. Ia juga meyakini KPK akan bekerja secara profesional. Dia berharap peristiwa ini bisa menjadi refleksi penting bagi para pejabat publik.

Dilansir dari laman e-LHKPN KPK,  Abdul Wahid punya harta kekayaan senilai Rp 4,8 miliar. Data tersebut ia sampaikan ke KPK pada 31 Maret 2024, saat menjadi anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Abdul Wahid mempunyai aset 12 bidang tanah dan bangunan yang merupakan hasil sendiri senilai Rp 4.905.000.000. Abdul Wahid tercatat punya kas dan setara kas sebanyak Rp 621.046.622, serta utang sebesar Rp 1.500.000.000.

Dia juga mencantumkan kepemilikan kendaraan senilai Rp 780.000.000. Terdiri dari Mobil Toyota Fortuner Jeep Tahun 2016 hasil sendiri, Rp 400.000.000 dan Mobil Mitsubishi Pajero Tahun 2017 hasil sendiri, Rp 380.000.000.

"Total harta kekayaan Rp 4.806.046.622," demikian dilansir dari laman e-LHKPN KPK, Selasa (4/11).

Terdapat peningkatan sejumlah Rp 750.000.000 dari laporan tahun sebelumnya. Pada 14 April 2023, Abdul Wahid melaporkan harta kekayaan ke KPK senilai Rp 4.056.046.622. n rm/jk/cr5/rmc

Berita Terbaru

Jumat Berkah: Membela Kebenaran

Jumat Berkah: Membela Kebenaran

Jumat, 30 Okt 2026 03:01 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:01 WIB

Oleh: Hj. Lordna Putri Anjuran Rasulullah kepada hambanya untuk membela kebenaran Sahabat Nabi yang gencar membela kebenaran siapa saja. Dan siapa yang paling…

Peringati Hari Listrik Nasional, PLN UIT JBM Gelar Aksi Sosial dan Perkuat Kepedulian Masyarakat

Peringati Hari Listrik Nasional, PLN UIT JBM Gelar Aksi Sosial dan Perkuat Kepedulian Masyarakat

Kamis, 29 Okt 2026 21:40 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 21:40 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 yang jatuh pada 27 Oktober 2026, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian T…

SIG Kaji Buyback Saham, Tegaskan Fundamental Perusahaan Tetap Kuat

SIG Kaji Buyback Saham, Tegaskan Fundamental Perusahaan Tetap Kuat

Kamis, 29 Okt 2026 20:15 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) membuka opsi melakukan pembelian kembali atau buyback saham di tengah dinamika pasar modal d…

Pelajar Surabaya Rancang Permainan untuk Lawan Penipuan Keuangan Digital

Pelajar Surabaya Rancang Permainan untuk Lawan Penipuan Keuangan Digital

Kamis, 29 Okt 2026 16:56 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 16:56 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Tingginya akses layanan keuangan belum sepenuhnya diikuti pemahaman yang memadai, terutama di kalangan pelajar. Kondisi ini menjadi t…

Rumah Pompa Surabaya Capai 90 Persen, Pemkot Targetkan Selesai November

Rumah Pompa Surabaya Capai 90 Persen, Pemkot Targetkan Selesai November

Kamis, 29 Okt 2026 16:45 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 16:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat penyelesaian pembangunan rumah pompa dan infrastruktur pendukung pengendalian banjir…

Bimtek SIROLEG, Satpol PP Madiun Perkuat Pengawasan Rokok Ilegal

Bimtek SIROLEG, Satpol PP Madiun Perkuat Pengawasan Rokok Ilegal

Kamis, 29 Okt 2026 15:27 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 15:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Madiun memperkuat pengawasan peredaran rokok ilegal melalui peningkatan kemampuan petugas d…